
'' Sayang, kamu pulang duluan aja ya, mas jehann ada urusan '' kata jehann beralasan kepada dindaa.
'' Oke mas, aku duluan ya sama alice sama robin '' balas dindaa.
'' Oke '' kata jehann.
Dindaa pun meninggalkan jehann sendiri di depan kelas, karena jalan parkiran dan halte berbeda arah.
Jehann tidak benar benar berjalan sampai ke halte, ia menghilang ketika tidak ada orang yang memperhatikan nya.
Jehann menuju sebuah gedung terbengkalai di utara kota, dimana para NoD sudah menunggu nya disana.
Ketika jehann sampai, para NoD menyambut kedatangan nya dengan memberikan salam.
'' Salam Yang Mulia '' ucap mereka berempat.
'' Salam kalian kuterima, langsung saja, dimana orang yang menjadi target? '' tanya jehann.
'' Orang nya ada didalam tuan, mereka berdua masih dalam keadaan pingsan setelah kami berikan pukulan kemarin '' kata 90000.
'' Oke, pimpin jalannya '' kata jehann.
Mereka pun memimpin jalan menuju tempat dimana Albert dan Yudhistira berada.
Di lantai dua, tempat dimana Albert dan Yudhistira berada, saat pintu dibuka, terlihat 4 NoD berserta Jehann dibelakang nya.
Melihat kedua orang itu pingsan, jehann memberikan perintah kepada NoD.
'' Siram lutut sampai kaki kedua orang ini dengan air keras '' kata jehann.
Lalu seorang NoD mengeluarkan sebotol air keras dari sakunya.
Saat air keras disiram kepada albert.
'' Arghhhh.... ''
'' Arggggh.. ''
'' Tolong... Sakit... ''
'' Persetan.... Siapa yang melakukan ini kepada ku '' kata albert dengan nada marah.
Namun setelah melihat jehann, albert gemetar ketakutan, kemarin ia sudah membuat konflik dengan jehann melalui santet yang dikirim kepada dindaa.
Seolah rasa sakit nya menghilang, albert menjadi gemetar ketakutan bagai melihat iblis yang menyeramkan sedang berada di depan nya.
__ADS_1
'' Hai albert, sepertinya aku tidak perlu menjelaskan lagi ya, kamu sudah tahu bukan, kesalahan mu karena mencari gara gara dengan mu '' kata jehann dingin.
Albert dibuat kalang kabut oleh jehann, sebelum albert membela dirinya, jehann maju ke arah albert tepat sebelum dia ingin berbicara.
Jehann memasukan sebuah paku yang sangat beracun kedalam kaki albert, albert langsung meringis karena racun itu langsung berkerja ketika pertama kali mengenai kulit albert.
Kaki albert yang ditusuk langsung berubah warna menjadi hitam, racun itu adalah racun terganas yang bersifat korosi.
'' Kau sebelum nya memerintahkan orang yang kamu sewa agar memasukan barang ke dalam perut dindaa bukan? oleh karena itu rasakan lah ketika racun di badan mu menusuk nusuk seperti balon ditusuk jarum '' kata jehann sembari menyeringai jahat.
Ketakutan terpancar jelas tepat diwajah albert, tidak ada lagi kesombongan yang setiap hari ia gunakan sebagai senjata.
Enggan untuk hidup tersiksa..
Tapi takut mati..
Setelah menusukan jarum tepat ke kaki albert, jehann tidak lengsung membangunkan yudhistira.
Melainkan bercakap dengan albert beberapa lama.
'' Mengapa kamu menyantet dinda? '' tanya jehann dengan dingin.
Merasa ada malaikat pencabut nyawa sedang bertanya kepadanya, albert memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan dari jehan.
'' Asal kamu tahu jehann, tuan muda itu memiliki aset senilai 390 triliun dollars, membunuhmu seharus nya merupakan hal kecil baginya '' lanjut albert menyombongkan keberadaan tuan nya.
Albert tidak melihat perubahan pada wajah jehann, ia berharap akan melihat ketakutan jehann setelah memamerkan identitas tuan nya, bukan nya mendapat apa yang ia ingin kan, albert malah mendapat hinaan berlebih.
'' Sejak kapan tuan muda yang penuh kesombongan bisa menjadi anjing keluarga tuan muda yang berasal dari eropa? apa aku salah dengar? Ah aku terkejut sekali '' tanya jehann.
Sebelum albert menjawab, jehann melanjutkan pertanyaan nya.
'' Tapi, bagaimana jika kamu melihat ini? '' lanjut jehann sambil memperlihatkan kepala hengki vein dan ibu albert, yaitu Novi Cow.
Melihat kepala tanpa tubuh kedua orang tuanya, tubuh albert bagai tersetrum oleh listrik.
Ia dengan marah mencaci jehann.
'' Bajingan, aku yang memiliki permasalahan dengan mu, mengapa kamu harus melibatkan mereka? ha? jawab aku? '' tanya albert dengan geram.
'' Tentu saja aku melakukan nya karena ingin, apakah kamu tidak berfikir jika aku membunuh mu maka keluarga mu akan turun tangan? otak mu dangkal sekali ckckckckck '' ejek jehann.
'' Asal kau tahu, seluruh anggota keluarga mu sudah kubantai '' kata jehann dengan dingin.
Setelah jehann mengucapkan kata itu, lutut albert langsung terkulai lemas, ia baru sadar bahwa ia sudah membangunkan naga yang sedang tidur, ia merasa menyesal karena keluarga nya habis dibantai oleh orang orang nya jehann.
__ADS_1
'' Aku bersumpah, jika ada kehidupan kedua, aku tidak akan membuat keluargaku menanggung nasib atas sifat sembrono ku ini '' kata albert dalam hati.
'' Baiklah jehann, kau menang '' kata albert lalu terjatuh dari tempat nya duduk lalu mati dengan mulut mengeluarkan busa, serta kulit putih berubah menjadi hitam dan berbau busuk.
'' Yang terakhir, karena dia sudah menanamkan barang di dalam tubuh indah milik tunangan ku, maka aku akan menyiksa nya ribuan kali lipat lebih sakit dari albert '' kata jehann dingin.
'' Siram air keras ke burung nya '' kata jehann.
Langsung saja NoD menuangkan sebotol air keras tepat di bagian Vital Yudhistira.
Yudhiatira langsung menjerit kesakitan kala air keras membuat burung nya menjadi rusak.
Arghhhh........
Tolongg......
Sakit..
Ampuni aku......
Tolong.....
Jehann tidak memberikan tanggapan kepada Yudhistira, jehann seolah menikmati teriakan teriakan tersebut.
Beberapa menit kemudian setelah efek dari air keras lumayan menghilang, yudhistira tersenyum masam karena menyadari keberadaan para NoD.
'' Tuan yang terhormat, mengapa kalian menyiksa ku? '' tanya yudhistira memberanikan diri.
'' Apakah kau mengenal orang yang bernama dinda? '' tanya jehann yang berada di barisan belakang.
Mendengar nama yang di sebuykan oleh jehann, Yudhistira langsung teringat ketika albert menyuruh nya untuk menyantet orang yang bernama Dindaa.
'' Iya tuan saya kenal, dindaa adalah orang yang ditujukan oleh tuan muda albert untuk di santet '' kata yudhistira menjelaskan dengan pelan.
Namun bukan nya tenang karena mendapat penjelasan, jehann malah merasa dirinya di provokasi.
'' Wah wah wah, hebat juga nyalimu mbah, maka izinkan yang muda ini menyiksamu dengan tangan muda ini '' kata jehann sambil mengambil Belati tengkorak nya.
Jarang jarang jehann menyiksa dengan belati itu, biasa nya ia akan langsung menggorok leher jika menggunakan belati itu.
Merasa hidup nya berada di ambang kematian, Yudhistira hanya berdoa kepada yang maha kuasa agar mengampuni dosa yang ia lakukan semasa hidup.
Like dan komen nya yaaaa.
Bye bye.
__ADS_1