Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Black Blood Gengster II


__ADS_3

Tidak lama kemudian, pemuda kekar dan berotot keluar dari dalam dengan beberapa anak buah yang mengikutinya, termasuk penjaga yang mabuk tadi.


'' Pino, apakah dia orang yang kamu maksud? '' kata pria kekar tersebut


'' Ya bos, dia orang nya yang membunuh hugo '' kata Orang yang bernama pino.


'' Kenapa kamu menbunuh bawahan ku? '' tanya pria kekar tersebut dengan suara agak serak.


'' Tanya saja sendiri dengan bawahan mu yang sudah ada di neraka '' kata jehann memprovokasi.


Merasa terpancing amarahnya, pria kekar tersebut mendengus dengan dingin.


'' Apakah begini cara mu berbicara kepada Toche sang tangan besi? '' kata pria kekar yang bernama Toche.


'' Tentu saja, memang harus bagaimana? babi anggora? begitu? '' kata jehann dengan nada mengejek.


Bammm...


Amarah Toche sudah tidak terbendung, ia langsung maju ke arah jehann dengan tangan yang menghunus.


'' Mati kau sialan '' kata Toche.


Jehann tidak menghindar dan hanya menerima tinju tersebut, para bawahan Toche menyayangi nasib jehann yang akan segera menjadi bubur.


Bugh...


Pukulan Toche berhasil mengenai dada jehann dan membuat asap mengepul.


'' Hahaha bodoh, sangat bodoh, kukira dia hebat tapi nyatanya dia hanya orang bodoh '' kata Toche.


'' Pino, kau terlalu mendewakan dirinya, lihat dia sudah mati '' lanjut toche.


Tidak lama kemudian mata semua bawahan Toche berserta Toche sendiri terbelalak karena mendapati tubuh pemuda yang berdiri tegak di depan mereka.


Belum sempat mereka bereaksi, sebuah suara terdengar yang tak lain adalah suara jehann.


'' Ya elah, tinjuan seperti itu seperti menggelitik rasanya '' kata jehann.


'' Ba.. ba.. bagaimana mungkin? aku sudah mengerahkan seluruh tenaga miliku, tapi? bagaimana mungkin dia masih bisa bertahan '' kata toche terkaget.


'' Baiklah, karena kalian tidak bisa menyambut tamu dengan baik, maka aku akan mengirim kalian semua kematian '' kata jehann lalu mulai menghilang.


Jehann menghilang dan muncul dibelakang bawahan Toche secara bergantian, setiap langkah nya akan menimbulkan jeritan yang sangat memilukan.


'' Arghhh ''

__ADS_1


'' Arghhhh '''


'' Arghhhh ''


'' Arghhh ''


290 bawahan Toche mati satu persatu dengan luka gorok setipis benang di tenggorokan mereka.


Kini hanya menyisakan Toche.


Toche yang mendapati semua bawahan nya mati satu persatu hanya dalam kurun waktu 3menit, hal itu tentu saja pukulan mental yang sangat berat bagi toche, kini lutut nya mulai lemas, jantungnya berdetak kencang, wajah nya memucat.


'' Tu... tuan yang terhormat, ampuni saya ampuni saya, saya merasa bodoh ketika dihadapkan oleh tuan yang agung '' kata toche memohon.


'' Baiklah, aku akan memaafkanmu, namun beritahu aku lokasi tempat kamu menyembunyikan harta mu '' kata jehann dingin.


'' Baik tuan, aku akan memberi tahumu '' kata toche.


Toche pun mulai bergerak menuju kedalam markas nya, markas milik toche sendiri terbuat dari kayu jati, didesain sangat gelap tanpa penerangan, menambah kesan menyeramkan di tempat itu.


2 menit berjalan, jehann dan toche sampai di sebuah ruangan yang didalam nya hanya terdapat meja.


'' Silahkan tuan, ruang perbendaharaan kami ada di belakang lemari tersebut '' kata toche.


Jelas bahwa jehann melihat sikap toche yang berubah, tidak seperti dihalaman markas beberapa saat yang lalu, namun sekarang kesanya seperti sedang menyiapkan rencana licik.


Tanpa banyak omong, jehan langsung menggorok leher toche.


'' Kau bajingan, terlalu cepat 10 tahun untuk menjebakku '' kata Jehann sambil memandang mayat toche.


'' System, bagaimana caranya menghilangkan panel tersebut? '' tanya jehann


[ Tuan harus kembali ke pintu masuk ke markas ini, lalu pencet tombol dibawah Vas bunga yang ada di dekat pintu ] balas system.


'' Begitu ya, baiklah, tidak kuduga bajingan ini sangat cerdik '' puji jehann pada toche.


Jehann langsung berjalan kembali ke pintu masuk, dan setelah memencet tombol yang ada di bawah Vas bunga, jehann kembali ke ruang penyimpanan.


Saat sudah berada di dalam, jehann melihat gunung kecil yang bertumpukan emas batangan, ia merasa kagum karena kelompok kecil seperti Black Blood menyimpan banyak harta kekayaan.


Jehann menjarah semua harta yang ada di dalam ruang penyimpanan tersebut, namun jehann berhenti ketika melihat sebuah Belati yang di beri kotak transparan sebagai penutup nya, jehann menghampiri barang tersebut.


'' System, benda apa ini? '' tanya jehann.


[ Sebuah belati yang digunakan oleh seorang samurai yang berusia 1000 tahun tuan ] balas system.

__ADS_1


'' Wow, lucky, aku mendapatkan barang yang langka di sini, sepertinya toche ini tidak sesederhana yang kulihat '' Kata jehann memuji Toche.


Setelah menyimpan sebagian harta berbentuk fisik, kini tersisa barang terakhir berbentuk fisik, yaitu sebuah kartu kredit berwarna hitam, namun sangat jauh kualitas nya dengan milik jehann.


'' System, bukankah ini kartu yang sama dengan miliku? namun berbeda 6 bintang dengan miliku '' kata jehann.


[ Benar tuan, didalam nya tersimpan uang sebesar $ 4.000.000.000 ]


balas system.


'' System, tolong pindahkan semua saldo yang ada di rekening tersebut dan masukan kedalam rekening milku '' kata jehann.


[ Baik tuan ]


balas system.


Setelah beberapa saat berlalu, kini waktu menunjukan pukul 02 : 13, jehann langsung keluar dari markas Black Blood dan kemudian langsung berjalan kaki menuju Geng lain nya, diperjalanan, seperti biasa jehann akan menyalakan rokoknya.


Setelah beberapa saat berlalu, rokok yang di nyalakan jehann sudah habis, ia langsung berhenti berjalan kaki dan menuju ke Geng yang berlokasi dekat dengan Black Blood.


'' Menurut informasi, seharusnya gedung itu adalah markas Dari Fierce Wolf '' kata jehannn melihat sebuah gedung yang sudah terbengkalai.


Jehann merasakan banyak orang yang berada di bawah tanah, jehann menyimpulkan jika Fierce Wolf ini berpura pura lemah dari luar, namun sangat berbahaya.


Itu semua karena jehann merasakan bahwa semua orang yang dibawah tanah setidaknya 3x lebih kuat dari yang berada di luar.


Jehann sangat bersemangat karena sebentar lagi akan membunuh orang kuat.


Namun ketika hendak melangkah kan kaki nya, jehann melihat orang berjalan memasuki gedung, jehan terlihat sangat familiar dengan orang itu.


Setelah cukup mengamati, jehann dapat melihat dengan jelas bahwa orang yang sedang di amatin nya adalah Billie, yah benar, dia adalah orang yang mencari masalah dengan jehann di Showroom ketika membeli mobil.


'' Seperti nya tidak ada kata maaf lagi untuk nya '' kata jehann.


Jehann berjalan kaki dengan santai menuju ke gedung tersebut, sekitar 5 menit berjalan, jehann akhirnya sampai di depan gerbang.


'' Apa tujuan mu datang kesini '' kata penjaga dengan angkuh.


'' Aku ingin memusnahkan kalian semua '' kata jehann santai.


'' Kau.. '' penjaga tersebut terpancing emosi


Like dan komenn ya bangg.


Btw sory kalo ini bab terkahir hari ini, author ada jadwal latihan soalnya jam 7 sampai jam 11.

__ADS_1


Bye bye.


__ADS_2