Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Dinda Kena Santet?


__ADS_3

Sesampainya di rumah, jehann langsung masuk apartemen miliknya setelah dibukakan pintu oleh dindaa.


Jehann ternsenyum hangat ketika melihat dindaa, tunangan nya ini sekarang berbeda dengan dulu, dulu dindaa akan ketakutan jika jehann masuk kekamar nya, namun sekarang setelah melepas segel milik nya, dindaa terkesan sangat menempel kepada jehann, dindaa hanya mau jehann tidak meninggalkan nya setelah mengambil kehormatan miliknya.


'' Gimana? mobil nya enak kan? ''


tanya jehann pada dindaa yang sedang membuat minuman segar untuk jehann.


Dindaa datang ke kursi tempat jehann duduk dengan mengantar minuman tersebut.


'' Iya mas, enak banget, kenapa ga dari dulu kamu beliin aku mobil '' tanya dindaa.


Bibir jehann berkedut mendengarnya.


'' Emm kalau itu ya, karena kamu masih bocil, jadi gaboleh kalo cewe bawa mobil dibawah umur '' ucap jehann santai.


'' Tapi kalau cowok gapapa, kan nanti jadi supir cewek ''ucap jehann cengengesan.


'' Heh, gaadil kalau gitu, tapi gapapa deh, sekarang kan udah dibeliin '' balas dindaa sambil masuk kepelukan jehann.


Namun naas.


Jehan belum mandi, dan tentu saja badan nya bau, hal ini membuat hidung dinda kembang kempis.


'' Mas jehan belum mandi, astaga bau keringet '' kata dindaa sambil menciumi tubuh nya takut kalau bau nya nempel di pakaian nya juga.


Jehann tidak tau harus membalasnya dengan ekspresi apa, disatu sisi jawaban dindaa memang benar, namun disisi lain ia kesal karen Dibilang bau keringat.


'' Ya ya ya, seterah kamu aja, aku mau mandi dulu '' kata jehann sambil menarik hidung dindaa pelan.


'' Awww, sakit tau '' pekik dindaa.


Jehann mandi selama beberapa saat, lalu setelah ia mandi, jehann langsung mengganti pakaian dan turun kebawah untuk makan bersama.


Suasana makan sangat bahagia bagu keduanya, dan setelah makan jehann dan dindaa memutuskan untuk beristirahat karena kata Robin besok kelas akan dimulai.


Seperti biasa, jehann dan dindaa tidur layaknya sepasang suami istri, padahal masihlah tunangan.


Saat jam menunjukan pukul 02 : 30.


Jehann terbangun karena mendengar notifikasi dari system nya.


[ Dingg ]


[ Misi tersembunyi terpicu.


Selamatkan dindaa dari santet ]

__ADS_1


[ Hadiah ]


[ - Lahan Seluas 10.000.000 Hektar yang cocok dijadikan sebagai istana dan kota


- Jam tangan Rolex ]


Selesai sudah nada yang bergema di kepala jehann, lalu ia terbangun untuk melihat kondisi tubuh dindaa.


Jehann melihat tubuh dindaa nampak seperti biasa dari luar, namun dengan kemampuan mata kebenaran milik nya, jehann melihat aura kehitaman dan beberapa barang tertanam di dalam tubuhnya.


'' Siapa yang mencoba mencelakai istriku? '' dengus jehann dengan dingin sambil tersenyum jahat.


Andaikan ada orang yang melihat senyum itu, termasuk dindaa, maka orang itu dapat terjamin akan menggigil seluruh tubuhnya.


'' System, sudah berapa lama barang itu berada di dalam tubuh dindaa? '' tanya jehann pada system.


[ Saat system memberi tahu tuan, saat itulah kejadian nya ] balas system.


'' Baru sebentar ya, baiklah aku akan membuat perhitungan setelah merobek mulut bajingan yang berani mengirim santet kepada istriku '' kata jehann dalam hati.


'' System, panggil satu commander yang bisa menangani santet ini, sekarang '' perintah jehann pada system.


[ Baik tuan ]


balas system.


Beberapa detik kemudian muncul silluet dari celah dimensi dan berganti dan kemudian muncul bawahan jehann yang memakai pakaian layaknya seorang biksu.


'' Aku memiliki tugas sederhana untuk mu, bersihkan santet yang ada didalam tubuh dindaa secepat nya, aku tidak ingin barang kotor tersebut ada didalam tubuhnya '' perintah jehann.


'' Baik yang mulia, hamba akan melaksanakan nya '' kata commander tersebut.


Commander tersebut perlahan mengambil sikap berdiri disamping dindaa, dan meletakan tangan nya di atas tubuh dindaa, namun tidak sampai menyentuh nya, bagi commander tersebut, menyentuh tubuh dindaa adalah kematian baginya.


Ia lalu mengeluarkan sebuah kain yang berbentuk seperti kantung yang didalam nya terdapat telur, dan mulai membaca kalimat dalam hati.


Dindaa yang berada di alam batinya sebelumnya merasakan sensasi gelap gulita, sepi, mencekam dan seram.


Namun sesudah commander tersebut membaca kalimat yang ia ucapkan di dalam hati, dindaa merasakan sebuah cahaya yang menyinari alam bawah sadarnya dan perasaan aman dan damai.


Disaat yang bersamaan, commander tersebut memulai proses terpenting, yaitu mengangkat barang yang ada didalam tubuh dindaa.


Paku, jarum, hingga sebuah besi perlahan masuk didalam telur yang dimasukan kedalam kain yang dikeluarkan oleh commander tersebut.


Disaat terakhir, commander tersebut membaca mantra yang tidak jehann mengerti, tujuan Commander membaca kalimat tersebut tidak lain adalah untuk membuat penghalang untuk dindaa agar tidak dapat disantet kembali, dapat dibilang sekarang dindaa aman luar dalam, disisi luar ada jehann yang setia melindunginya, dan disisi dalam ada penghalang yang dibuat Commander tersebut.


'' Sudah selesai tuan, hamba menjalankannya dengan baik '' kata Commander tersebut dengan penuh hikmat.

__ADS_1


'' Aku berterima kasih kepada mu karena telah mengangkat santet yang baru dikirim itu, oh iya aku ingin bertanya perihal siapa yang mengirim santet tersebut '' kata jehann.


'' Suatu kehormatan bisa membantu yang mulia, dan untuk pengirim nya, ia adalah seorang dukun yang bernama Yudhistira yang diutus oleh Seorang tuan muda yang bernama Albert Vein '' jawab Commander tersebut.


Mendengar nama pelaku yang disebutkan, jehann hanya menunjukan ekspresi kaget, selama setahun setelah jehann mematahkan tangan albert tersebut, albert mulai berubah sikap nya yang tadinya aroga menjadi sopan jika bertemu jehann, jehann pun pada saat itu bingung dengan perubahan sikap albert.


Namun sekarang jehann mengerti, dulu albert dipaksa oleh ayah nya untuk merubah sikap, dan sekarang mulai menunjukan taringnya kembali.


Jehann mengetuk ngetuk tangan nya ke atas kasur.


'' Silahkan kamu kembali ke alam System, aku akan memanggilmu lagi jika ada tugas '' kata jehannn.


'' Baik yang mulia, hamba undur diri '' kata commander tersebut lalu menghilang bagai ditelan bumi.


Setelah Commander tersebut menghilang, jehann mendengar notifikasi dari system karena sudah menyelesaikan misi nya dengan baik.


Jehann tersenyum senang mendengar nya.


'' System, panggil 4 Number Of Death kesini sekarang '' jata jehann.


[ Baik tuan ] balas system.


Whuss


Drzzt


Whuss


Drzzt


Muncul 4 orang yang entah datang nya darimana.


'' Salam kepada yang mulia '' ucap ke empat Number Of Death sambil berlutut.


'' Salam kalian kuterima, silahkan berdiri '' balas jehann.


'' Maaf jika lancang yang mulia, ada apa memanggil kami '' tanya salah satu number of death.


'' Aku memiliki sebuah tugas penting untuk kalian, yaitu..........


Hayo Hayo, udah like dan komen belum?


Kalo belum like yaa, dan kasih saran yang membangun untuk author.


Btw author bingung nih, soal jehann dan dindaa kapan nikah.


Kalian punya saran ga?

__ADS_1


Kalau ada tinggalin dikomentar ya.


Bye bye


__ADS_2