
'' Hei, kenapa reaksi kalian seperti itu? bukankah kalian harus berlutut ketika bertemu anak pemilik Showroom ini? '' kata pemuda tersebut.
'' Perkenalkan, namaku adalah Billie Count, ayah ku adalah pemilik Showroom ini, Allen Count '' lanjut Billie menyombongkan dirinya.
Jehann tidak berbicara, karena kondisi nya saat ini sudah terbang karena membayangkan nanti malam akan membuka segel milik dindaa, jadi jehann menghiraukan nya.
Sedangkan dinda? ia masa bodoh dengan status yang dimiliki oleh pemuda tersebut.
Menyombongkan diri di depan jehann? pemuda itu terlalu naif pikir dindaa.
Pelayan yang tadi melayani jehann juga sudah pergi meninggalkan semuanya, pelayan itu pergi melapor kepada pemilik Showroom ini, Allen Count.
Merasa omongan nya di acuhkan, Billie tersulut emosi nya, ia kemudian maju untuk memberikan keduanya tamparan.
Ketika ia ingin menampar jehann, terdengar suara pria paruh baya agak berteriak.
'' Billie, jangan berbuat rusuh kepada pelanggan, pergi kamu dari sini '' kata Pria paruh baya tersebut.
'' Ayah, aku hanya ingin memberikan pelajaran kepada kedua orang ini karena mengacuhkan omongan ku ''
Kata Billie.
'' Persetan memberikan pelajaran, cepat pergi atau aku tidak akan memberikan uang bulanan '' Teriak Pria paruh baya yang tidak lain adalah Allen.
Melihat wajah ayah nya sangat marah, Billie hanya bisa mengiyakan permintaan ayah nya tersebut, karena pintu keluar ada di belakang jehann, maka billie melewati keduanya.
'' Awas saja kau '' kata Billie berbisik di telinga jehann.
Jehann celingak celinguk kesana kemari, lalu berkata kepada dindaa.
'' Apakah barusan ada anjing yang menggonggong? '' tanya jehann pada dindaa dan allen.
'' Tidak, tidak ada, yang berkata barusan orang disampingmu '' kata dindaa.
'' Oh jadi kamu, aku kira anjing, ternyata manusia, sory sory '' kata jehann meminta maaf pada Billie dengan ekspresi mengejek.
Merasa dirinya diremehkan, Billie tidak merespon dan hanya memutuskan untuk pergi sambil menahan amarah.
Bagaimana kondisi allen? ia sedari tadi hanya merutuki anak nya yang bodoh, hanya karena digoda wanita yang body nya bagus langsung merasa angkuh, andai saja allen melihat mobil yang digunakan jehann, apakah ia masih bisa bersifat begitu?
Setelah billie meninggalkan ruangan, keadaan menjadi canggung, akhirnya allen memutuskan untuk membuka pembicaraan.
'' Maaf tuan jika pelayanan kami sangat buruk '' ucap allen dengan tulus.
'' Tidak masalah, yang bermasalah hanya otak anakmu saja, aku ingin kedepan nya kamu urus sifat anak mu itu, mungkin jika aku sedang kesal akan kubunuh anak mu itu '' kata jehann santai.
Mendapat ancaman seperti itu, allen merasakan bulu kuduk nya merinding.
__ADS_1
'' Baik tuan, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk merubah sikap nya, oh iya apakah anda sudah dapat mobil yang ingin anda beli? '' kata allen.
'' Belum, aku tadi ingin melihat mob termahal disini, namun anakmu menghalangi kami '' kini dindaa yang menjawab dengan ketus.
'' Mohon jangan diambil hati nyonya '' kata allen.
'' Baiklah, sekarang apakah kamu bisa menunjukan mobilnya? '' kata jehann.
'' Tentu tuan, mari saya antarkan '' kata allen dengan hormat.
Allen ini sifat nya memang baik, namun ia belakangan ini sangat pusing karena sifat anaknya yang sangat arogan, jadi rencana kedepan allen adalah mendisiplinkan sifat anak nya itu, begitulah pikirnya.
Sekitar 1 menit berjalan, kini jehann dan dindaa dibawa ke sebuah ruangan khusus yang didalam masing masing ruangan berisi mobil mewah.
Mata dindaa berbinar ketika melihat mobil yang sangat menarik perhatianya.
Lexus lc 500, mobil itulah yang membuat dindaa berbinar, dindaa sebelum nya sudah mengecek di google mobil sports yang sering dibancangkan oleh banyak wanita, dan Lexus lc 500 adalah salah satu yang mendapati rating tertinggi.
'' Mas, aku mau mobil ini '' kata dindaa bersemangat.
'' Yakin yang ini? '' jehann memastikan.
'' iyaa '' balas dindaa.
'' Baiklah, tidak masalah '' kata jehann.
'' Benar tuan, nama saya Allen Count, secepatnya akan saya urus transaksinya '' kata allen sembari mengambil kartu ditangan jehann.
Setelah puas memandangi, akhirnya jehann dan dindaa mengikuti Allen untuk kembali ke meja kasir.
'' Maaf tuan, ada beberapa kendala di dalam transaksi ini, salah satu surat nya tertinggal di Malaysia, kemungkinan besok akan tiba tuan suratnya, apakah tidak masalah? '' Kata allen terlihat kecewa sambil mengembalikan kartu milik jehann.
'' Tidak masalah, dindaa juga belum bisa menyetir, jadi kirimkan saja ke alamat rumahku, ini kartu nama ku '' kata jehann menyerahkan kartu nama.
'' Nggak masalah kan? '' tanya jehann pada dindaa.
'' Iya mas nggak papa '' kata dindaa.
Lalu setelah beberapa obrolan, jehan dan dinda kembali ke parkiran untuk kembali menuju ke apartemen.
Diperjalanan, jehann mengemudi sambil mengobrol dengan dindaa.
'' Makasih ya mas, udah mau turutin kemauan aku '' kata dindaa.
'' Nggak papa, lagian kalau aku nggak bisa buat kamu seneng nanti mau ditaruh dimana muka ku didepan ibu kamu '' balas jehann.
__ADS_1
Cupp.........
'' Makasih sayang '' kata dindaa ditelinga jehann.
'' Sama sama '' balas jehann.
'' Oh iya, aku laper nih, gimana kalau kita makan dulu sebentar '' kata jehann.
Sebenarnya itu hanyalah akal akalan jehann saja agat nanti malam bisa memainkan beberapa ronde.
Dindaa yang tidak curiga hanya bisa mengiyakan keinginan jehann.
'' Okee, kebetulan aku punya beberapa restoran yang sering menjadi rekomendasi '' kata jehann.
'' Serius? '' tanya dindaa.
'' Tentu, aku dikabari oleh salah satu bawahan ku '' kata jehann.
Mereka pun membelokan lagi niatan awal mereka, yang awalnya ingin kembali ke apartemen, sekarang malah menuju restoran.
30 menit perjalanan, dan matahari mulai tenggelam memberi petanda bahwa malam akan tiba.
Jehann akhirnya sampai di restoran yang menjadi rekomendasi dari salah satu bawahan nya.
Tampilan luar yang sangat megah, menunjukan bahwa restoran tersebut adalah restoran mahal, dapat dijamin bahwa hanya orang orang kalangan atas yang bisa masuk kesitu.
Ketika jehann tiba di pintu masuk, jehann sudah memberitahukan kepada satpam yang sedang berjaga jika ia ingin makan di restoran tersebut.
Satpam membukakan gerbangnya dengan senang hati.
Ketika sudah sampai di pintu masuk, jehann dan dindaa menghampiri resepsionis untuk memesan meja.
Kini jehann dan dindaa sudah duduk disalah satu meja, dan setelah memilih beberapa menu, akhirnya menu yang dipilih pun tiba.
Jehann memesan Steak yang berukuran jumbo, dibalut oleh keju berlapis emas, itu menambahkan kesan mewah tersendiri.
Sedangkan dinda memesan Seafood, dan barbeque.
Keduanya makan dengan lahap.
'' Bener mas, menu nya lezat semua ''
kata dindaa bersemangat.
'' Benarkan? lalu jika mas jehan bertanya mana yang terbaik antara masakan mas jehann dan masakan restoran ini? siapa yang lebih lezat? '' tanya jehann.
'' Tentu saja masakan mas jehann '' balas dinda cepat.
__ADS_1
Sapa cita cita nya nunggu bab buka segel? wkwkwkwkw
Like dan komen okee.