Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Membawa Albert Dan Yudhistira


__ADS_3

'' Aku memiliki sebuah tugas penting untuk kalian, yaitu menangkap tuan muda yang bernama Albert Vein dan Yudhistira yang profesi nya sebagai dukun hidup hidup dan bawa kemari, lalu tugas terakhir kalian adalah membantai habis semua anggota keluarga Vein, jangan sisakan satu pun '' Perintah jehannn dengan tegas.


'' Baik yang mulia, apakah ada yang lain? '' tanya salah satu Number of death.


'' Tidak ada, aku memberikan waktu selama 2 hari untuk tugas ini kalian selesaikan, jika tidak, bersiaplah menjadi abu '' kata jehann.


Seketika badan para bawahan jehann gemetar ketakutan ketika Jehann menyebut kata 'abu'.


'' Baik Yang mulia, kami akan melaksanakan nya dari sekarang '' kata semuanya serentak.


'' Baiklah, jika sudah dapat beri kabar kepadaku '' kata jehann.


'' Kami undur diri yang mulia '' kata Mereka lalu menghilang menjadi bayangan.


Di indonesia atau lebih tepatnya di banyuwangi.


Ada sebuah gubuk kecil yang terbuat dari bambu, digubuk tersebut terdapat 2 orang yang sedang berbincang.


'' Gmana Mbah, apakah semuanya sudah beres? '' tanya pemuda yang tidak lain adalah albert.


'' Semuanya sudah beres, tinggal menunggu beberapa hari lagi mangsa mu akan musnah, hanya saja aku memiliki perasaan buruk '' balas pria didepan albert.


'' Sudahlah mbah yudhistira, buang jauh jauh perasaan buruk mu itu, ini sisa uang pembayaran nya '' kata albert sambil menyerahkan amplop besar berisi uang.


Sungguh niat, dari Jakarta pergi ke banyuwangi hanya untuk mengirim santet ke dindaa, entah kematia seperti apa yang akan diterima oleh albert nanti.


'' Lihat saja kamu jehann, pertama aku akan membuat tunangan mu itu mati, lalu selanjutnya adalah kau '' kata albert dalam hati.


Setelah mengambil Amplop tersebut, mbah yudhistira tersenyum senang karena memegang uang banyak.


'' Baik mbah, karena bisnis kita sudah selesai, aku pamit undur diri dulu, jika ada tugasagi aku akan datang kesini '' kata albert berpamitan.


'' Baik nak, hati hati dijalan '' kata mbah Yudhistira mempersilahkan albert kembali.


Lalu albert pun kembali ke jakarta.


Situasi di Kediaman keluarga Vein menjadi seram, ada pembantaian sepihak di keluarga itu, tentu saja pelaku nya adalah Number Of Death, semua anggota keluarga sudah tamat riwayat nya, termasuk kepala keluarga yaitu Hengki Vein.


Kelompok Number Of Death membantai seluruh anggota keluarga Vein tanpa pandang bulu, Orang tua, anak anak dilibas habis oleh bawahan jehann tersebut.


Terdapat cap tangan berdarah di gerbang kediaman keluarga Vein.

__ADS_1


Albert selama di perjalanan memiliki firasat buruk, entah bahaya apa yang sedang menantinya.


'' ****, mengapa firasatku menjadi tidak enak begini '' kata albert sambil membanting tangan nya ke stir mobil.


Baru saja mengatakan hal itu, mobil albert terpaksa berhenti ke tepi jalan karena ada sekelompok orang yang memberhentikan nya.


'' Kata Yang mulia kita harus membawa orang ini hidup hidup '' kata salah satu dari keempat orang yang tak lain adalah Number Of death.


'' Baiklah, kita akan meringkusnya '' Sahut salah satunya.


Albert keluar dari mobil dan mulai mencaci maki orang yang memberhentikan nya.


1menit mencaci maki mereka, salah satu Number of death menghampiri nya dan langsung memukul perut albert hingga pingsan.


'' Satu beres, tinggal yang terakhir '' kata salah satu dari NoD.


< NoD > : Number Of death oghkey


'' Benar, menurut lokasi yang diberikan oleh informan, Lokasi dari Yudhistira ini berada sekitar 25 km di selatan ''


Salah satu dari mereka menyahut.


'' Persetan dengan hal itu, aku hampir melupakan nya '' balas NoD bernomor 1115.


'' Baiklah, cepat kita menuju kesana '' ucap pemimpin regu sambil memimpin jalan.


Lalu mereka pun mulai berjalan ke selatan, diperjalanan NoD menemukan berbagai macam hal yang tidak mereka temukan di jakarta, yaitu banyak rumah yang terbuat dari kayu, mereka juga banyak bertanya kepada para warga perihal alamat Yudhiatira.


10 menit berlalu, mereka menemukan sebuah gubuk yang terbuat dari bambu ada di hadapan mereka, menurut penuturan warga, Yudhistira tinggal di gubuk ini.


Tanpa salam, keempat anggota langsung menerobos masuk kedalam.


Didalam, jantung Yudhistira berdetak kencang ketika mendengar percakapan beberapa orang di depan gubuknya, puncak jantung nya berdetak adalah ketika pintu di dobrak dengan kasar.


Para NoD melihat, seorang kakek tua renta yang ada di hadapan mereka, salah satu dari mereka kemudian mulai bertanya.


'' Apakah kamu yang bernama Yudhistira? '' tanya salah satu diantara NoD dengan dingin.


'' Ya tuan, benar saya adalah Yudhistira '' jawab Yudhistira dengan nada ketakutan.


Tanpa Babibu NoD 90000 langsung berkata kepada rekan nya.

__ADS_1


'' 8899, ringkus dan langsung bawa ke rumah yang mulia, mari selesaikan misi ini '' kata NoD 90000.


'' Baik '' balas 8899 langsung maju menuju ke arah Yudhistira.


Sebelum sampai ke Yudhistira, Yudhistira mengeluarkan keris yang memiliki bau sangat menyengat.


'' Maaf tuan, kalian tidak menjelaskan kedatangan kalian kemari, namun alih alih berbicara, kalian langsung ingin menangkap ku, aku ingin bertanya apa kesalahan ku, jika tidak, aku akan membunuh kalian semua '' kata Yudhistira dengan mengambil sikap kuda kuda.


Dukun yang satu ini ternyata memiliki bekal beladiri yang lumayan, bisa dilihat dari kuda kudanya yang lumayan kokoh, namun NoD hanya menjawab seperti ini dengan bualan Yudhistira tersebut.


'' Sudah mau mati masih banyak tingkah, kesalahan mu adalah berurusan dengan Tuan kami, itu adalah kesalahan mu '' NoD 90000 memberikan penjelasan.


'' Tuan anda? siapa? '' tanya Yudhistira kebingungan.


'' Tuan Jehann, tunangan nya Nyonya dindaa '' kata NoD dengan lantang.


Degh....


Jantung Yudhistira langsung berdetak kencang, tamat sudah riwayat nya kali ini, entah apa yang akan ia terima kedepan nya.


NoD menghilang menjadi bayangan, lalu meninju perut Yudhistira hingga pingsan.


'' Ayo bawa sampah ini kepada yang mulia, waktu kita tersisa 1 hari 14 jam '' kata NoD 90000.


Lalu mereka pun berangkat menuju Amerika Serikat, sesampai nya disana, mereka langsung menemui jehann dalam bentuk bayangan saat jehan berada dikelas.


Mereka melaporkan bahwa misi yang diberikan oleh jehan sudah mereka tuntaskan dengan sempurna.


Jehan mengangguk puas dengan sangat senang, bawahan nya ternyata bukan hanya pajangan belaka, namun sangat kuat.


Pernah suatu hari seoarang, NoD gagal dalam misi yang menyebabkan NoD tersebut diubah menjadi abu oleh jehann.


Jehann tidak suka kegagalan, jadi ia menuntut sempurna.


Sejak saat itu jehann lebih sering mengirim Commander untuk menyelesaikan misi.


'' Bawa mereka ke sebuah gedung kosong, berikan alamat gedung nya kepadaku, sepulang kuliah aku akan datang menemui bajingan itu '' perintah jehan pada bawahan melalui sebuah tulisan di buku.


Para bawahan kemudian pergi.


Like dan komennn yaaaa

__ADS_1


__ADS_2