Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Ch. 29


__ADS_3

'' Baiklah, tinggalah di markas sementara miliku, alamatnya di sini, katakan pada jhon bahwa kau adalah bawahan baruku '' perintah jehann.


'' Baik yang mulia '' balas Thanatos kemudian menghilang.


Setelah Thanatos menghilang, jam sudah menunjukan pukul 03 :40 pagi.


Jehann lalu mengeluarkan handphone milik nya untuk menelpon dindaa.


Dikamar dindaa.


Tingg.....ting......ting......


Dikamar dindaa.


'' Enghhh..... siapa sih pagi pagi gini nelpon '' keluh dindaa


Tanpa melihat siapa yang menelpon, dinda langsung mengangkat nya.


'' Iya siapa? '' tanya dindaa.


'' Din aku mas jehann, aku punya berita bagus, ibu siti udah sembuh dari penyakit yang di deritanya, tadi jhon kabarin '' kata jehann bersemangat.


Rasa kantuk yang di derita oleh dindaa perlahan langsung menghilang.


'' Beneran mas? '' tanya dindaa memastikan.


'' Iya bener, eh masih jam 4 kurang, aku minta maaf ya udah bangunin kamu, aku seneng banget soalnya '' kata jehann setelah melihat jam.


'' Iya mas ngga papa '' balas dindaa.


'' Nanti mau ikut marathon ga? jam 5an '' tanya jehann.


'' Mau, mau banget, aku mau Sunrise '' kata dindaa agak berteriak.


'' Iya iya kebo, ini mau lanjut tidur apa mau apa? '' tanya jehann lagi.

__ADS_1


'' Mau telponan aja hehe '' balas dindaa.


'' Dasar kerbau '' kata jehann.


Mereka melanjutkan telponan hingga waktu yang di tentukan oleh jehan sudah tiba, yaitu pukul 05 : 40, mereka kemudian marathon sebagaimana biasanya, jehann sempat menjahili dindaa dengan melemparkan ular mainan ke badanya,ketika ular mengenai badan nya, sontak saja dindaa kaget dan berteriak, setelah menyadari bahwa ular itu adalah ular mainan, ia langsung mengejar jehann seperti hewan buas menemumakan mangsa, jehann yang dikejar hanya pasrah ketika dindaa mengancam nya bahwa dindaa akan mengadu ke ibunya jika jehann orang nya kejam.


Jehan tidak mau calon ibu mertuanya mengetahui bahwa calon mantu nya adalah orang yang sangat sangat kejam.


Oleh sebab itu ia membujuk dinda dengan berbagai cara, membelikan bunga contohnya, pinggang jehan sudah seperti bawang merah, sangat merah karena dicubit habis habisan oleh dinda, setelah mereka puas, mereka pun kembali ke hotel untuk check out dan berangkat menuju sekolah.


Disekolah.


Jehann dan dindaa baru saja memakirkan motor, setelah memparkirkan motor, mereka berjalan menuju kelas, saat dikelas, mereka langsung ditemui oleh amel yang berpura pura baik, saat ini jehann masih dalam batas sabar nya sendiri, jika amel masih menunjukan sisi licik yang sudah diluar batas bagi jehann, saat itulah waktu yang tepat untuk menghancurkan nya.


'' Sekali lagi maafin aku ya din, kemaren aku ngga bisa apa apa soalnya dimass adalah tuan muda dari keluarga no 2 di jakarta ini, aku ngga bisa ngapa ngapain buat bantuin kamu '' ucap amel dengan raut wajah pura pura salah.


Dinda yang disuguhi raut wajah pura pura bersalah seperti itu hanya membalas nya dengan senyum pura pura juga, wanita sejenis amel sudah pernah ia temui di sekolah sebelumnya, ia tidak akan naif sekarang, sebenarnya dindaa sudah mengetahui sejak awal bertemu jika amel adalah rubah yang licik, hanya saja ia membiarkannya, lagipula ada jehann yang selalu melindungi nya dimanapun.


'' Iya, kamu ngga usah minta maaf terus dong mel, kan akunya ngga enak '' balas dindaa.


'' Iya tapi kan salah aku din '' kata amel.


'' Ayo din '' balas amel dengan pura pura tersenyum juga.


Jehann mengetahui aksi dindaa yang seperti itu, ia seperti dibuat bingung oleh dindaa, apakah sebelum ia memberi tahu dindaa bahwa amel adalah orang yang licik dindaa sudah mengetahuinya lebih dulu?


Begitulah pikirnya.


'' Aih sudahlah, lagian itu juga baik untuk nya jika memiliki sikap waspada '' kata jehann dalam hati.


Kegiatan belajar berjalan sebagaimana biasanya, jehan sempat meminta izin untuk menjawab telpon dari jhon ketika jam pelajaran sedang berlangsung dengan alasan ada telpon dari keluarga nya, tentu saja guru memberikan izin kepada jehann, ditelpon, jhon memberitahukan kepada jehann bahwa keluarga Violence yang sedang diawasinya memiliki sifat yang dermawan, hanya saja tuan muda mereka memiliki sifat seperti itu karena ibunya yang bukan dari keluarga tersebut terlalu memanjakanya, jehann memberi arahan kepada jhon untuk datang dengan baik baik untuk membicarakan nya dengan kepala keluarga Violence, Jehann menyuruh jhon berbicara agar keluarga violence mendisiplinkan tuan muda mereka, jehan memberikan waktu selama 3 bulan, jika nanti ia berkunjung ke keluarga violence namun sikap tuan muda mereka masih sama saja, maka bersiaplah untuk menerima kehancuran.


Setelah bertukar beberapa kata, jehan mematikan telpon dan beranjak menuju kembali ke kelas.


Setelah jam menunjukan pukul 11 : 25, bel pertanda jam pelajaran sudah berakhir berbunyi, jehann dan dindaa berpamitan kepada teman teman sekelasnya untuk kembali kerumah, teman teman nya juga melakukan hal yang sama kepada jehann dan dindaa.

__ADS_1


Diperjalanan menuju rumah, jehann dan dindaa sempat mampir ke toko permen lolipop untuk memberikan nya kepada arini, dindaa membeli 12, dindaa menyiapkan 5 tangkai untuk diberikan kepada arini, sedangkan sisa nya menjadi miliknya, jehann sempat menegur dindaa untuk tidak membeli banyak, namun dindaa tetap bersikeras untuk membeli banyak, jehann yang melihat dindaa bersikeras hanya bisa mengiyakan apa yang menjadi keinginan nya.


Setelah sampai dirumah, kebetulan arini dan bu siti juga baru sampai lebih dulu ke rumah jehann, arini yang melihat jehann dan dindaa menaiki motor berjalan ke arahnya, ia langsung bersemangat, dan menunjukan senyum termanis yang ia miliki, saat jehan sampai di depan gerbang, arini langsung menyapa nya.


'' Haloo kak jehann, kak dindaa ''


sapa arini sambil tersenyum.


'' Haloo adik manis, tebak kak dindaa bawa apa '' dindaa memberikan tebakan ke arini.


'' Emm, pasti mainan, iyakan? '' arini menjawab sekaligus bertanya.


'' Salah, tapi bawa ini '' kata dinda sambil menunjukan permen lolipop.


'' Wahhh, aku mau kak, aku mau '' kata arini kegirangan.


'' Iya iya, sabar ya kita masuk dalem dulu oke '' kata dindaa.


Arini tidak memberikan jawaban dan hanya menganggukan kepalanya.


Bu siti pun yang sudah bisa berdiri memberikan sapaan hangat ke jehann dan dindaa.


Lalu mereka pun masuk menuju rumah, didalam rumah mereka menemukan keberadaan ibu nya dindaa yang sedang memasak, sebelum nya dindaa sudah memberi kabar bahwa ia dan jehann akan pulang kerumah, tentu saja bu sri akan memasak untuk dimakan bersama.


'' Hai bu, aku udah pulang '' dindaa dan jehan memberikan salam.


Sontak bu sri langsung mengalihkan pandangan nya ke jehann dan dindaa dan membalas salam mereka.


Namun ketika ia melihat keberadaan bu sri dan arini, ia mengernyitkan dahinya mengamati mereka berdua.


Setelah mengamati mereka berdua cukup lama.


Deghh.....


Jantung bu sri berdetak kencang lalu berkata dengan lirih sambil berlari ke arah bu siti.

__ADS_1


'' Ka..kamu adiku '' ucap nya lirih sambil menangis.


Jangan lupa komen dan like yo.


__ADS_2