Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Obrolan Saat Sarapan.


__ADS_3

'' System, perlihatkan statusku '' perintah jehann.


[ Baik tuan ] balas system.


[ Status ]


[ Nama : Jehan Bayu Aji ]


[ Umur : 19 tahun ]


[ Tunangan ]


[ Dindaa ]


[ Saldo Rekening ]


[ $ 32.956.987.799.000.000 ]


[ Versi System : V.32.0 ]


[ Misi Harian ]


[ Lari 10Km, Push up 150x ]


[ Hadiah ]


[ $ 500.000.000 ]


- Info tubuh


- Skills


- Aset


- Bawahan


- Gacha Chance


- Bisnis yang dibangun


- Aksesoris


- Shop


- Inventory. ]


Melihat angka yang tertera didalam saldonya yang 10x lipat dari sebelum ia bangkrut, jehann sangat senang dengan hal itu.


'' Sepertinya, bisnis miliku kedepan nya akan sangat seru, aku sudah tidak sabar '' kata jehann.

__ADS_1


Sambil mengelus kepala elang yang berada di lengan kirinya nya, jehann tersenyum penuh bahagia, setelah setengah menaiki puncak, jehann berencana untuk memulai kedepan nya tanpa bantuan system.


Ia memang sudah merencanakan sebelum nya, untuk membangun bisnis nya sendiri dibantu oleh dindaa, jehann juga sudah membicarakan nya dengan dindaa, dan tentu saja dindaa sangat senang ketika mendengar itikad baik dari jehann.


Jehann sebenarnya melakukan hal ini karena ia pernah merasa bahwa jika dirinya langsung memimpin tanpa menaiki tangga dari bawah, maka ia akan celaka dikemudian hari, begitulah pikir jehann.


'' Astaga, aku lupa untuk memberikan kalian berdua nama, hmm? nama apa yang cocok ya? '' jehann bertanya pada dirinya sendiri.


Setelah agak lama, jehann akhirnya menemukan 2 nama yang cocok untuk kedua anak elang tersebut.


'' Bagaimana jika, Zazu dan Zizi, seperti nya bagus, apakah kalian menyukainya? '' tanya jehann kepada sepasang anak elang tersebut.


Anak elang tersebut hanya membalas dengan suara kecilnya saja, jehann yang melihat itu tertawa ringan melihat nya.


Lalu jehann memutuskan untuk menaruh kedua anak elang tersebut di dunia system, kemudian membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur.


Jehann beristirahat sampai alarm membangunkan nya tepat pada jam 06 : 30.


Jehann langsung mencuci muka, lalu berlari mengelilingi kota milik nya.


Jehann sudah mendapat pemberitahuan dari manager yang ia perintahkan untuk pembelian rumah di JD.City.


Dibandrol dengan harga yang sangat fantastis, yaitu 30 triliun rupiah tiap rumah nya, hanya 1 unit yang laku terjual untuk saat ini.


Yang membeli rumah besar tersebut adalah seorang konglomerat yang berasal dari inggris, orang tersebut sangat terkenal dengan sifat nya yang dermawan, jadi jehann mengatur agar manager yang berkerja menyelesaikan proses transaksi dengan sukarela.


Tepat saat jam 7 : 30, jehann sudah menyelesaikan misinya, bisa terdengar di benak jehann pemberitahuan bahwa misinya sudah selesai.


Jehann dengan segera kembali menuju istana miliknya, sesampainya di istana, jehann segera pergi kekamar untuk membersihkan diri dan sesudah nya memutuskan ke dapur untuk makan bersama.


Setelah sampai di dapur, jehann melihat semua telah hadir.


Bu sri, bu siti, dindaa dan ada juga arini yang sudah mandi.


Jehann segera menghampiri kursi lalu untuk duduk.


'' Pagi semua '' jehann menyapa.


'' Pagi nak ''


'' Pagi Nak jehann ''


'' Pagi mas ''


'' Pagi kak ''


Semua membalas sapaan dari jehann.


'' Wah, ibu masak apa bu? kayak nya enak nih '' tanya jehann melirik ke arah potongan daging sapi yang sudah dibakar.

__ADS_1


'' Ya, semuanya enak, kamu harus makan dengan lahap '' balas bu sri sambil menaruh piring yang sudah di isi berbagai hidangan lalu menaruh nya di depan jehann.


Dindaa cemburu melihat ini, jehann bukan anak kandung dari ibunya, mengapa ia diperlakukan seperti itu, sedangkan ia? ia adalah anak kandung nya, tapi? ia harus mengambil nya sendiri.


Dindaa akhirnya hanya menghela nafas berat melihat hal ini.


Suasana makan semakin lama semakin meriah, itu dikarenakan arini yang hampir setiap saat mendongeng bahwa ia semalam bermimpi bahwa ia melihat kecoa di atas kasurnya, lalu terbangun dengan keadaan mengompol.


Semua tertawa riang mendengarnya kecuali jehann, jehann teringat suasana saat dulu ia masih smp sewaktu ia dan kakek oji sarapan di iringi candaan candaan.


Jehann sangat merindukan hal itu.


Namun semua tidak menyadari bahwa jehann sedang larut dalam kenangan nya, itu dikarenakan jehann yang selalu tersenyum di depan ibu sri dan yang lainya.


'' Bu, jehann memiliki rencana untuk membangun bisnis dari 0 dengan modal sebesar 300 juta, dan jehann akan pindah kuliah di indonesia bersama dindaa setelah kami menikah, apakah boleh? '' tanya jehann membuka suara.


Meskipun jehann berkata dengan nada serius, namun tidak menghilangkan kegembiraan diwajah mereka.


Bu sri dan bu siti kemudian menjawab secara bergantian.


'' Wah bagus itu, bagaimanapun seekor naga harus mencari tahtanya dari dasar jurang, seperti kata pepatah, jika ingin kaya berkerja, tidak ada yang instan, walaupun kamu sudah memiliki semuanya, kamu harus memiliki pengalaman jatuh bangun, jika tidak akan menjadi boomerang untuk kamu sendiri kedepan nya '' jawab bu sri.


'' Lalu, apakah kamu sudah membicarakan nya dengan dindaa? '' tanya bu sri.


Jehann melirik sesaat ke dindaa, dan dindaa membalas nya dengan anggukan.


'' Sudah bu, sebelum nya aku sudah mendiskusikan dengan dindaa '' jawb jehann.


'' Nah kalau begitu sudah sama sama cocok, tinggal kamu memulai nya saja '' bu siti memotong.


'' Dan untuk kami bertiga? apakah akan menetap disini atau ikut dengan kamu? '' tanya bu sri.


'' Saya menyarankan agar ibu dan yang lainya untuk tetap tinggal disini, karena selain tempat nya terjaga, dan keamaanan ibu akan sepenuh nya terjaga, arini juga akan disekolahkan disini, aku merekrut guru yang paling profesional untuk mengajar disekolah yang sudah aku dirikan di kota kedua '' jawab jehann sambil menjelaskan.


'' Dan aku akan memberikan sejumlah modal untuk ibu merintis usaha di tanah paman sam ini '' lanjut jehann.


'' Ah kalau yang pertama ibu setuju, namun yang kedua ibu kurang setuju nak, ibu sudah cukup menyusahkan dirimu, ibu juga memiliki tabungan dari hasil restoran yang ada di indonesia, ibu rasa itu sudah cukup untuk membangun bisnis kecil kecilan di sini '' kata bu sri menolak dengan halus.


Jehann langsung mengiyakan jawaban bu sri tersebut, lalu jehann mengeluarkan 3 kartu hitam dari saku nya lalu memberikan kepada bu sri, bu siti serta arini.


'' Nah kalau yang pertama ditolak aku tidak keberatan, tapi kalau kartu ini untuk ibu gunakan untuk kepentingan pribadi disini selama aku tidak ada '' kata jehann yang tidak ingin mendapat kan penolakan lagi.


Melihat bagaimana jehann sengat keras kepala, bu sri, bu siti, dindaa hanya menggelengkan kepalanya.


'' Baiklah, ibu menerimanya '' balas bu sri pasrah.


Lalu ketiga nya mengambil kartu tersebut masing masing satu.


Like dan komen jangan lupa okei brou?

__ADS_1


__ADS_2