Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Dindaa Dan Yang Lainya Tiba Di Amerika


__ADS_3

Beberapa hari berlalu dengan cepat, namun berita tentang JD City belum ada tanda tanda meredup, berita tentang kota yang baru dibangun itu sudah menjadi topik teratas baik di dunia nyata maupun dunia nyata.


Terlihat di sebuah kolam yang berada di dalam istana yang berlokasi dipusat JD City.


Ada seorang pemuda yang tengah berenang, ia adalah jehan.


Jehann sedang berenang ditemani oleh ikan ikan.


Sesudah mandi, jehann langsung mengganti pakaian nya dan pergi ke ruang tamu.


Jehann tadi pagi mendapat telpon bahwa Dindaa beserta ibunya dan yang lainya akan tiba di bandara pagi ini.


Ia memutuskan pergi keruang tamu untuk mengambil topi miliknya yang tertinggal.


Sesudah mengambil topi, jehann berangkat menuju bandara untuk menjemput dindaa dan yang lain nya.


Jehann memacu mobil nya dengan kecepatan sedang, ketika ia keluar dari JD City, banyak para wartawan yang Ingin berbicara dengan nya.


Jehann tidak mau ambil pusing, ia segera menaikan kecepatan mobil nya.


30 menit berlalu, akhirnya jehann sampai di bandara dan segera menunggu di loby.


Sambil makan makanan ringan, jehann menengok ke satu arah yang terdengar suara memanggi manggil namanya.


Jehann menghampiri asal suara tersebut dan setelah dekat dengan sumber suara, jehann segera berlari untuk memeluknya.


'' Mas, gamalu apa ada ibu '' kata Dindaa yang wajah nya bersemu merah.


Melihat sekeliling nya yang terdapat 3 orang lagi, jehann segera melepaskan pelukan nya dan segera menyalami ketiga orang tersebut.


'' Aih, nak jehann sudah tambah besar saja '' kata bu sri.


'' Hehe iya bu, dindaa disana nakal ga bu? '' tanya jehann.


'' Yah begitulah, dindaa selalu nontin drama korea sampai larut, mending kalau nonton sendiri, ini malah ngajak arini, ibu udah coba ajak ngobrol tapi dia bilang belum ngantuk '' bu sri terlihat mengadu kepada jehann.


Jehann yang mendengar pernyataan tersebut segera memelototi dindaa, merasa dipelototi seperti itu, dindaa menjulurkan lidah nya.


'' Wleee '' dindaa sambil menjulurkan lidah nya.


Melihat itu, jehann segera menghampirinya dan menjitak kepala dindaa.


'' Awww, sakit mas '' kata dindaa sambil mengelus kepala nya sendiri.


'' Syukurin '' kata Jehann.


Jehann lalu mendatangi bocah berusia 9 tahun yang ada di samping ibu siti.


Saat menghampirinya, terbesit niat menjahili bocah tersebut.

__ADS_1


Setelah sampai di hadapan bocah yang tidak lain adalah arini tersebut, jehann segera menggendong nya.


Jehann lalu mengalihkan matanya ke arah bu sri.


'' Bu, arini ikut begadang juga kan? '' tanya jehann.


'' Iya nak, dia paling semangat kalau begadang sama dindaa '' jawab bu sri.


Jehann lalu mengembalikan pandangan nya ke arah arini.


'' Oh jadi begadang ya, yaudah kak jehann kirim ke indonesia lagi ya, biar gabisa liat winnie the pooh '' kata jehann pada arini.


Ucapa jehann sukses membuat arini ketakutan, ia dengan segera berkata pada jehann.


'' Jangan kak, jangan, aku mau liat winnie the pooh '' ucap arini memohon.


'' Boleh aja, tapi gaboleh begadang lagi ya? '' kata jehann.


'' Iya kak iya, arini ga begadang lagi ''


sahut arini dengan cepat.


'' Janji? '' tanya jehann sembil menjulurkan jari kelingking.


Arini segera mengaitkan kelingkingnya pada jehann lalu menjawab.


'' Janji '' balas arini.


Padahal sebelum nya arini sangat susah untuk dinasehati.


Jehann dan yang lain nya mengobrol sebentar, lalu awan mulai mendung, jehann mengakhiri pembicaraan dengan mengajak mereka kembali ke kota JD.


'' Yaudah kalau begitu mari kita pulang, udah mau ujan '' ajak jehann sambil memandangi awan.


'' Iya ayo, ibu mau mandi '' kata bu sri.


Lalu mereka pun berjalan kedepan dimana mobil jehann diparkirkan disana.


Selama didalam mobil, arini selalu berteriak karena kagum dengan pemandangan di amerika, berbeda dengan di indonesia yang masih banyak sampah di pinggir jalan, disini hampir tidak ada sama sekali.


Puncak kekaguman arini yaitu mulai dari memasuki kota JD, hingga yang terakhir adalah saat tiba di istana milik jehann.


Ia sangat sangat kagum dengan pemandangan seperti ini, begitupula dengan yang lainya, mereka semua tidak bisa untuk tidaj mengaguminya.


Istana yang halaman nya taman berbunga, terlihat juga tukang kebun sedang memotong rumput rumput liar.


Jehann memakluminya, karena dia sendiri menampilkan ekspresi seperti itu saat awal pertama kali mendatangi kota milik nya tersebut.


Kini Jehann dan yang lainya turun dari mobil, jehann menyerahkan kunci mobil kepada bawahan nya agar segera diparkirkan.

__ADS_1


Setelah itu, jehann segera mengajak mereka semua masuk.


Dindaa dan yang lainya tidak percaya dengan istana yang mereka lihat di depan mata mereka, istana yang dibangun dari 80% emas dan sisanya berlian, mereka merasa sungkan ketika melihat kaki mereka menginjaki keramik yang terbuat dari batu batu giok.


Jehann segera berbicara kepads mereka.


'' Bu sri, bu siti, dindaa, arini.


danau ini akan menjadi milik kita semua, dan disebrang jembatan sana sebagian akan kujual bagi para investor yang ingin membeli nya, kalian bisa menikmati semua fasilitas disini '' jehann memberikan penjelasan.


Mereka semua terkaget kaget mendengar nya, jehann membangun kota? sebelum nya dindaa tidak memberi tahu mereka, oleh karena itu mereka terkejut.


Arini tidak terkejut, ia tersenyum senang ketika mendengar jehann memperbolehkan melakukan apa saja.


'' Kak, apa disini ada tukang es krim? '' tanya arini polos membubarkan lamunan mereka yang masih nampak terkejut.


'' Ada, 500 meter ke arah sana akan ada toko yang menjual eskrim '' kata jehann sambil menunjuk ke arah depan.


'' Aku mau beli, tapi ngga punya uang kak '' kata arini sambil menampilkan ekspresi meminta permen.


Jehann segera mengeluarkan selembar uang 100 dolars dan memberikan nya kepada dindaa.


'' Nah kamu beli sama kak dindaa ya, nanti dia yang anter, kak jehan masih mau ngobrol oke? '' kata jehann sambil memberikan uangnya kepada dindaa.


'' Iya kak ngga papa, makasih kak '' kata arini lalu berjalan ke arah Jehann yang sedang memposisikan tubuh nya agar sejajar dengan arini.


Cup....


Arini mencium jehann, bu sri, bu siti serta dindaa hanya menggelengkan kepalanya saat melihat jehann dan arini.


'' Nah, yaudah kamu boleh beli eskrim sekarang '' kata jehann.


'' Oke kak, ayo kak dinda '' jawab sekali ajak arini.


'' Ayo '' balas dindaa sambil menggandeng tangan arini.


Kini yang tersisa di dalam ruangan hanya ibu sri, ibu siti serta jehann.


Suasana agak canggung karena jehann akan membicarakan hal yang menurut nya sangat penting.


Jehann berdehem sebentar, lalu berkata.


'' Bu sri, bu siti kebetulan jehann ingin....


Like dan komen nya oke.


Nih bonus untuk hari ini oke?


Vote nya juga kalau tidak keberatan.

__ADS_1


bye bye.


__ADS_2