Systemm Kekayaan

Systemm Kekayaan
Persiapan Pernikahan Dan Membeli Kucing


__ADS_3

3 Hari berlalu dengan begitu cepat, jehann dan yang lainnya mulai mempersiapkan tempat untuk diadakan acara resepsi pernikahan jehann dan dindaa di hari rabu mendatang.


Terlihat berbagai dekorasi memenuhi halaman istana milik jehann.


Jehann mengeluarkan dana sekitar 10 Triliun dollar untuk membuat dekorasi semegah yang ada diistana miliknya.


Jehann pada awal nya berpikiran untuk melakukan acara resepsi dengan sederhana.


Namun ia memikir kembali, ini adalah acara sekali seumur hidup, ia ingin memberikan yang terbaik agar saat mengenang dimasa tua kelak ia dapat tersenyum.


Bu siti dan bu sri sudah mengatur pelayan dan tukang dekorasi untuk memberi dekor di tempat yang sudah mereka tentukan.


Jehann menyerahkan tugas itu karena ia tak pandai sama sekali apa yang menjadi selera para wanita.


Sedangkan Dindaa dan Arini? dindaa sedari kemarin selalu menemani arini bermain, wajar saja, arini masih kecil dan membutuhkan pembimbing untuk menunjukan arah agar tidak tersesat.


Jehann sendiri pergi ke luar kota untuk menjelaskan kepada richard agar memberi tahu kepada keempat direktur utama nya untuk mengundang mereka.


Setelah pergi dari tempat richard, jehannn kesal dengan handphone milik nya yang selalu berdering.


Jehann berfikir bahwa itu adalah telpon dari penagih hutang.


Tapi, setelah melihat siapa yang menelpon, ia buru buru mengangkat nya.


Itu adalah telephone dari ibu sri, calon mertuanya sebentar lagi.


'' Halo bu, ada apa? '' tanya jehann.


'' Ini nak, kata dindaa kamu lagi diluar ya? '' jawab sekaligus tanya bu siti.


'' Iya bu, ini jehann lagi diluar kota, kenapa ya bu? '' ujar jehann.


'' Oh gitu, ibu mau nitip nak, arini pengen kucing, jadi kalo kamu ga sibuk ibu mau nitip, nanti uang nya ibu ganti '' balas bu sri.


'' Oh, baiklah bu, nanti jehann belikan, ibu gausah ganti uang nya oke? '' kata jehann.


'' Haih, baiklah kamu saja yang mengaturnya '' kata bu sri pasrah.


Jehann yang memang sudah tidak memiliki hal untuk dilakukan, ia dengan segera menancap gas mobil nya dengan laju sedang menuju Kios penjualan kucing.


Satu jam lebih jehan menyetir, akhirnya ia sampai di kios yang dituju.


Jehann segera memasuki toko itu dan segera pelayan menyapanya.

__ADS_1


'' Selamat siang tuan, ada yang bisa saya bantu? '' tanya pelayan tersebut.


'' Oh ini mbak, saya mau beli 1 kucing, apakah ada? tampilkan yang terbaik yang toko kalian miliki '' ujar jehann.


'' Oh ada mas, apakah mas ingin membelinya? '' tanya pelayan tersebut.


'' Tentu, bolehkah saya melihatnya? '' tanya jehann.


'' Silahkan ikuti saya tuan '' jawab pelayan tersebut.


Jehann berjalan mengikuti pelayan tersebut dari belakang, beberapa saat berlalu, akhirnya jehann diperkenalkan kepada kucing yang ada didepan nya.


'' Ini kucing yang saya maksud tuan, sekaligus yang terbaik yang kami miliki, untuk harga nya adalah 6000 dollars tuan '' kata pelayan yang melayani jehann sambil memperkenalkan kucing persia di depan nya.


'' Oh tidak masalah, ini, gunakan kartu ini untuk membayar nya, untuk sandinya 999999 '' kata jehann sambil memberikan kartu hitam.


Pelayan itu untuk sementara terkesima ketika melihat kartu yang berada ditangan jehann, akan tetapi ia dengan cepat mengembalikan kesadaran nya agar menjaga sikap nya.


Pelayan tersebut lalu mengambil kartu yang berada ditangan jehann lalu pergi menuju kasir untuk mengambil alat, setelah agak lama, pelayan tersebut kembali sambil menyerahkan kartu milik jehann.


'' Tunggu sebentar tuan, saya akan memberikan tempat terlebih dahulu untuk kucingnya '' tutur pelayan tersebut.


'' Baiklah '' jawab jehan singkat.


Kucing tersebut dengan sangat mudah menyesuaikan belaian dari jehan, tidak seperti kebanyakan kucing yang akan memberontak saat dielus kepala nya oleh orang yang baru ditemui.


Jehann senang dengan respon kucing persia tersebut.


Lalu sang pelayan kembali membawa kandang kucing beserta pakan yang akan diberikan serta obat kutu.


'' Ini tuan, kandang dan catatan untuk merawat nya '' kata pelayan tersebut sambil menyerahkan secarik kertas.


Jehann membaca untuk sejenak, lalu menganggukan kepalanya setelah mengerti.


Jehann lalu keluar dari toko dan langsung masuk kedalam mobil nya untuk segera kembali menuju istana miliknya.


Diperjalanan, jehann bertemu dengan seorang yang membeli salah satu rumah di kotanya.


Orang tersebut menyapa jehann.


'' Hai bung, apakah kau penguni baru di kompleks ini? '' tanya pria seumuran jehan yang sedang duduk dihalaman.


Jehann memberhentikan laju mobil nya ketika seorang menyapa nya.

__ADS_1


'' Benar bung, aku tinggal di kota satu '' kata jehann.


'' Wow, fantastis bung, kudengar di kota satu tidak dijual, bagaimana kau dapat tinggal disana bung? '' tanya orang tersebut.


'' Ah iya, aku lupa memperkenalkan diri, perkenalkan, namaku Stowe, aku berasal dari inggris '' kata stowe memperkenalkan diri.


'' Ah perkenalkan namaku jehann, oh iya, aku dapat tinggal disana karena aku berkerja di istana bung '' kata jehann tidak memberikan identitas aslinya.


'' Sungguh beruntung kamu bung, dapat berkerja di kota yang keindahan nya seperti surga di kota satu '' kata Stowe memuji.


'' Yah begitu lah bung, kurasa langit memang berpihak kepadaku '' kata jehann.


'' Baiklah bung, aku masih ada kerjaan, jika ada kesempatan, dilain hari aku akan mengunjungi mu '' lanjut jehann.


'' Baiklah bung, selamat beraktifitas kembali '' kata pemuda tersebut.


Jehann segera memasukan dirinya kembali ke mobil dan mulai memacunya, saat melintasi jembatan, jehann melihat danau yang sangat indah disuguhkan di pinggir jembatan.


Jehann memberhentikan mobilnya lalu turun, ia mengeluarkan sebatang rokok lalu membeli segelas kopi dari system.


Sungguh nikmat, begitulah kata yang ingin di ucapkan oleh jehann saat ini.


Jehann melihat banyak ikan yang berenang kesana kemari, jehan juga membeli 1 kilogram pelet dari system dan melemparnya dari atas jembatan.


Saat pelet tersebut tercebur ke dalam air, dengan segera para ikan mengumpul untuk menyantap nya.


Jehann yang melihat banyak ikan berkumpul hanya tersenyum melihatnya.


Memang kebiasaan jehann jika setiap sore adalah seperti ini.


Ia akan menyalakan sebatang rokok dan membeli segelas kopi dari system, lalu tidak lupa ia akan membeli 1 sampai 5 kilo pelet untuk diberikan kepada para ikan yang berada di danau.


Jehann juga sering mandi bersama para ikan yang ada didalam nya, air nya sangat segar, oleh karena itu jehan sering mandi disana.


Setelah rokok nya habis, jehann membeli satu permen karet lalu mengunyah nya, itu bertujuan untuk menghilangkan bau rokok di mulut nya.


Jehann lalu masuk kedalam mobilnya dan langsung menuju istana.


Sesampai nya di istana, jehann segera memberi salam.


'' Aku pulang '' kata jehann.


Jangan lupa like dan komen ya mbak dan mass mas sekalian oke.

__ADS_1


Bye bye


__ADS_2