Tak Harus Memiliki

Tak Harus Memiliki
10


__ADS_3

Kevin melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sedangkan Ara hanya melihat keluar jendela tanpa ada niat untuk bicara.Kevin yang mengerti keadaan Ara pun tidak mau membuka suara dia tetap fokus dengan kemudi mobilnya dan sesekali melihat ke arah Ara.


Kevin bingung kemana ia akan mengantarkan Ara, melihat mood Ara malam ini yang berantakan akhirnya Kevin memberanikan diri untuk bertanya.


"Ra" Panggil Kevin sambil menoleh ke arah Ara


"Hmmm" balas Ara tanpa melihat ke arahnya


"kamu mau di antar pulang kerumah??" tanya Kevin kali ini dia tidak melihat ke arah Ara


Seketika Ara melihat ke arah Kevin. Kevin yang menyadari bahwa Ara sedang melihat ke arahnya pun kembali menoleh. Seketika Ara menggelengkan kepalanya.


"Kenapa " tanya Kevin lembut, namun Ara hanya menggelengkan kepalanya saja.


"Kalau ada masalah cerita sama aku ya!! " saran kevin sambil mengusap kepala Ara


Ara hanya mengangguk tanpa ada niat untuk bicara.


Akhirnya Kevin membawa Ara ke apartement miliknya. Kebetulan apartement Kevin memiliki 2 kamar, jadi tidak ada salahnya Ara menginap di sana jika ia tidak mau pulang.


Ketika sampai di apartement miliknya Kevin mengehentikan mobilnya. Ara yang bingung, sebab ia belum tau Kevin tinggal di mana kerena mereka sering bertemu hanya di cafe ataupun resto.

__ADS_1


"Kenapa berhenti?'' Tanya Ara yang baru membuka suaranya.


"Ini apartement aku, kamu bisa nginap di sini kalau kamu gak mau pulang kerumah'' Jawab Kevin dengan senyuman menggoda nya.


Seketika Ara langsung merubah ekspresinya menjadi seram. Kevin yang menyadari ekspresi Ara pun tertawa.


''hahahahahaahahha'' tawa kevin pecah.


"Gak lucu Vin'' karena Ara sudah merasa kesal karena Kevin.


"Kamu sih terbawa suasana, Aku kan cuma nawari kamu nginap di sini masa gitu aja marah'' Jawab Kevin yang masih tertawa.


"Tenang, apartement aku kamarnya ada dua kok" terang Kevin pada Ara.


''Apa gue nginap di sini aja kali ya'' pikir Ara.


''Ya udah deh, tapi lo jangan macam macam ya'' peringatan Ara sambil melempar kan tatapan mautnya.


''Iya iya '' jawab Kevin tertawa sambil mencubit pipi cubby Ara.


''Gak usah tertawa dan gak usah cubit cubit pipi gue''peringatan Ara sambil memajukan bibirnya akibat kesal karena tingkah Kevin.

__ADS_1


''emang kenapa '' tanya kevin yang membuat Ara semakin kesal.


''Tau ah '' Ara langsung keluar dari mobil.


Kevin sudah puas membuat Ara kesal pun akhirnya turun mengikuti Ara dari belakang.


Ara berjalan di depan Kevin dengan jarak agak jauh sambil memasang wajah cemberutnya, sedangkan Kevin hanya mengikuti Ara dengan senyum senyum sendiri.


''Emang kamu tau apartemen aku di lantai berapa'' teriak Kevin dengan suara kencang karena jarak mereka agak jauh.


Ara tak menghiraukan teriakan Kevin, sesampainya di depan lift Ara langsung masuk ke dalam. Kevin yang melihat Ara masuk ke dalam lift pun langsung lari untuk mengejar Ara agar mereka naik bersamaan.


Dengan napas yang ngos ngosan Kevin masuk ke dalam lift, Ara yang melihat Kevin pun tertawa...


''hahahahaahah'' tawa Ara pecah ketika melihat Kevin..


''Makanya jangan buat Ara kesal'' sindir Ara yang masuk tertawa.


Kevin sedikit memicingkan matanya ke arah Ara.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like, Komen and vote ya reader's


dan tinggalkan jejak...okee


__ADS_2