
Arga apa kamu setuju dengan perjodohan ini" Tanya pak Bambang pada putra semata wayangnya.
Arga hanya menjawab dengan anggukan kepala.
Kemudian pak Bambang melihat ke arah Ara dan bertanya,
"Bagaimana dengan mu nak Ara" tanya pak Bambang lembut.
Setelah pak Bambang melontarkan pertanyaan pada nya, Ara langsung berdiri dan lari keluar dari restaurant tersebut. Semua keluarga hanya melihat kepergian Ara saja tanpa ada yang memanggilnya. Ini semua perintah dari papa Ara yang menyuruh mereka agar membiarkannya untuk menenangkan diri terlebih dahulu.
"Biarkan dia menenangkan diri dulu, ma" saran pak Danu pada istrinya.
Mama Ara pun menuruti permintaan suaminya, agar tidak memanggil Ara. Setelah kepergian Ara pak Danu dan istri meminta maaf pada keluarga pak Bambang.
"Mohon maaf atas tindakan putri saya karena ini sepenuhnya kesalahan kami yang tidak memberi tahu nya terlebih dulu" Jelas pak Danu pada keluarga pak Bambang.
"kami sekeluarga mengerti Dan, jadi tak perlu kau meminta maaf segala" Jawab pak Bambang, karena dia pasti tahu bagaimana keadaan hati anak anak mereka saat di jodohkan, karena beliau telah mengalaminya terlebih dulu.
__ADS_1
Di tempat lain, Ara terus berlari sambil menangis menelusuri jalanan malam kota. Pikirannya sekarang sedang berkecamuk memikirkan perjodohan yang mendadak baginya. Bagaimana tidak terkejut, Ara seorang anak yang tak pernah pacaran dengan lelaki manapun, tiba2 dijodohkan dengan orang yang tak dikenalnya. Sungguh menyesakkan bukan reader's🥺
Ara bingung ke mana dia harus pergi malam ini, rasanya masih malas untuk pulang ke rumah menemui kedua orang tuanya.
Ara tak tahu entah sejauh mana dia telah berjalan, setelah merasakan lelah Ara memilih duduk di halte bis untuk menghilangkan pagal di kakinya.
Dari kejauhan Kevin yang baru saja pulang rumah temannya pun melihat Ara yang duduk di halte bis.
"Kayak Ara deh, tapi ngapain ya Ara malam2 gini di situ" Kevin ber monolog sambil mendekatkan mobilnya ke dekat halte.
"Ara" Sapa Kevin setelah keluar dari mobilnya dan mendekati Ara
"Kevin" Ara yang sedikit terkejut melihat Kevin yang menghamprinya.
"Kok kamu di sini malem lagi, dan itu mata kamu kok sembab gitu? Kevin melontarkan beberapa pertanyaan katika melihat keadaan Ara.
Ara bingung harus menjawab apa ,
__ADS_1
"I am fine oke.."jawab Ara dengan nada yang menandakan bahwa dia tidak baik baik saja.
Kevin yang mendengarkan jawaban Ara pun mengerti, bahwa Ara dalam keadaan yang tidak baik.
"Ya udah sekarang kita pulang yuk, " ajak Kevin pada Ara dengan nada yang selembut mungkin agar mood Ara tidak tambah hancur.
Ara pun mengangguk dan menyetujui ajakan Kevin. Ara masuk lebih dulu karena Kevin membukan pintu di sebelah kemudi untuk Ara. kemudian Kevin mengitari mobilnya menuju bangku kemudi dengan sedikit berlari.
Kevin melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sedangkan Ara hanya melihat keluar jendela tanpa ada niat untuk bicara.Kevin yang mengerti keadaan Ara pun tidak mau membuka suara dia tetap fokus dengan kemudi mobilnya dan sesekali melihat ke arah Ara.
Bersambung....
jangan lupa tinggalkan jejak dan vote nya reader's yang naik hati.
Like dan comment juga ya...
Maaf ya reader's kalau akhir akhir ini author sering ga up, Karena menulis itu gak segampang membaca...
__ADS_1
Jadi harap maklum hehehheh...