Tak Harus Memiliki

Tak Harus Memiliki
12


__ADS_3

Oke..aku maafin kamu tapi dengan syarat kamu harus cerita sama aku kenapa tadi kamu nangis pas di halte'' Kevin membuka suaranya dan melihat Ara.


Ara yang mendengar ucapan Kevin pun mulai berfikir.


''Apa gue cerita aja ya ke Kevin, siapa tau dia bisa ngasi gue saran'' fikir Ara.


''Okee... gue akan cerita masalah gue ke lo, tapi lo janji gak akan kasi tau siapa siapa termasuk Sisil dan Rani'' Peringatan Ara, agar Kevin tak membocorkan masalah yang sedang ia hadapi termasuk teman2 nya.


Kevin pun mengangguk, kemudian Ara mulai menceritakan nya.


''Jadi gini Vin, papa mama gue mau jodohin gue sama anak teman mereka dan perjodohan ini udah direncanakan waktu mereka masih kuliah dan yang lebih parah nya lagi mereka sama sekali gak ngasi tau gue tentang perjodohan ini. Gimana gue gak syok coba, tadi gue di ajak makan malam sama mereka dan mereka bilang ini makan malam sama rekan bisnis mereka. Terus gue di tanya setuju atau enggak dengan perjodohan ini'' jelas Ara pangjang lebar dan sengaja memotong penjelasannya di akhir.


Kevin yang mendengar penjelasan Ara pun sedikit terkejut, entah apa yang dia rasakan saat Ara menyebut bahwa dia akan di jodohkan. Ada sedikit perasaan tidak rela namun dia juga bukan siapa siapa Ara.


''Terus lo terima perjodohan itu'' Tanya Kevin dengan nada santai, padahal dia sedang cemas tentang jawaban Ara.


''hahahahahaahah....'' tawa Ara pecah, untuk menyembunyikan kesedihannya.


''kok ketawa sih'' Tanya Kevin dengan raut wajah yang tegang.

__ADS_1


''gue belum jawab sih, makanya tadi liat gue di halte itu karena gue lari'' Jelas Ara dengan nada yang terlihat sedih.


''Ohhhh'' Kevin hanya ber oh ria saja. Namun ada sedikit perasaan lega di hatinya.


''Udah malam.. tidur gih sana begadang gak baik untuk kesehatan'' Ucap Kevin sambil berdiri dan mengusap pucuk kepala Ara.


Ara yang mendapatkan perlakuan manis dari Kevin pun tersenyum sambil mengangguk.


Kevin berjalan menuju kamarnya, sedangkan Ara ia pun langsung beranjak dan berjalan ke kamar di mana dia tidur.


Di dalam kamar Kevin.


''Sadar Vin lo itu bukan siapa2 nya Ara'' Ucapnya lagi.


Kevin masih bingung dengan perasaan nya pada Ara, entah apa yang membuat nya bisa sebaik ini dengan Ara,padahal sebelum mengenal Ara selalu cuek dan dingin terhadap perempuan.


Kevin senyum senyum sendiri mengingat pertemuan pertama nya dengan Ara yang seperti Tom and Jerry. Dia bersyukur sekali akibat pertemuan itu ia bisa dekat dengan Ara.


Di kamar Ara.

__ADS_1


Ara kembali mengingat kejadian beberapa jam yang lalu, hatinya kembali sakit seakan menolak perjodohan itu! entah apa yang membuat nya ingin sekali menolak perjodohan ini.


"Apa gue ajak Kevin kabur aja ya" guman nya sendiri.


"Enggak Ara, lo jangan gila mau kabur" Ara Kembali berguman sendiri.


Saat ini memang Ara tak memiliki perasaan terhadap Kevin, namun setiap dekat dengan Kevin hatinya selalu tenang.


"Kenapa Kevin gak kasi gue solusi ya" pikir Ara, karena Ara berharap setelah menceritakan masalah nya dia bisa mendapat solusi.


***Bersambung....


Jangan lupa tinggalkan jejak


Dan jangan lupa like, Komen, dan vote nya ya reader's yang baik hati😊


IG nya author 🥰


netpjt06***

__ADS_1


__ADS_2