Tak Harus Memiliki

Tak Harus Memiliki
3


__ADS_3

Setelah selesai Ara langsung menutup pintu rumahnya, kemudian dia berjalan ke kamar mamanya. Setelah sampai di depan kamar sang mama Ara langsung mengetok pintu,


*Tok tok tok*


"Ma...mama" panggil Ara pada mamanya.


"Iya,,,bentar Ra" sahut sang mama dari dalam.


Tak berapa lama, kini pintu kamar mamanya sudah terbuka.


"Ada apa sih Ra" Tanya Siti pada Ara.


"Ini ada paket, katanya untuk mama" sambil memberi kan kotak kecil kepada mamanya.


"Ya udah ma, Ara ke kamar dulu " Kemudian Ara beranjak dari depan pintu kamar orang tuanya untuk naik ke kamarnya.


Setelah putrinya meninggalkan kamarnya, Siti langsung menutup pintu kamarnya.


" Paket dari siapa ya " tanya mama Ara pada dirinya sendiri.


Kemudian mama Ara langsung membuka paket tersebut di atas tempat tidur. Ketika paket sudah terbuka mama Ara langsung terkejut melihat isi paket tersebut, Ia tak menyangka bahwa paket itu dari sahabat semasa ia duduk di bangku sekolah menengah atas dan di bangku kuliah. Ia mengambil salah satu poto dari dalam kotak tersebut sambil tersenyum mengingat masa sekolahnya dulu. Setelah mengamati poto poto tersebut, mama Ara melihat ada kertas yang bertuliskan untuk Siti.

__ADS_1


Kemudian mama Ara langsung membuka kertas tersebut yang tak lain adalah surat dan mebacanya.


*Untuk Siti


Hai...Siti*


Udah lama ya gak ketemu..


maaf baru memberi mu kabar karna selama ini aku di luar negeri, Aku akan kembali ke Indonesia 3 bulan lagi.


Dan Aku berencana untuk menjodohkan anak kita, seperti perjanjian kita di waktu kuliah dulu. Ku harap kamu masih ingat dengan perjanjian itu agar persahabatan kita terikat oleh hubungan yang kuat.


Setelah selesai membaca surat dari Reina mama Ara langsung membuka pintu kamarnya karena suami nya sudah pulang.


"Ngapain sih ma" tanya papa Ara pada mamanya.


"Enggak ngapa ngapain pa, tadi mama buka paket dari teman mama "


"Oh" suami nya hanya ber oh ria.


Sementara di dalam kamar Ara, dia sedang bermain ponsel dengan posisi telungkup melihat lihat akun media sosialnya. Sambil menunggu jam makan malam bersama ke dua orang tuanya yang menjadi salah satu ritual wajib bagi keluarga mereka. Selang beberapa menit suara ketukan pintu kamarnya membuat gadis tersebut beranjak dari tempat tidur dan membuka pintu.

__ADS_1


"Non sudah di tunggu tuan dan nyonya di meja makan" kata Asih kepada Ara tak lain adalah asisten rumah tangga keluarga mereka.


"Iya bi, Ara turun bentar lagi kok"


jawab Ara dengan ramah.


Setelah menerima jawaban dari nona nya, Asih kembali turun ke bawah.


Ara berjalan menuju ranjang nya dan mematikan ponselnya. Setelah itu Ara kembali keluar kamar untuk makan malam bersama ke dua orang tuanya.


"Selamat malam pa, selamat malam ma" sapa Ara ke pada orang tuanya dan duduk di tempat biasa.


"Selamat malam sayang" jawab papa mamanya bersamaan.


Kemudian mereka makan malam bersama tanpa ada perbincangan, hanya suara dentingan sendok dan piring yang memecahkan keheningan makan malam mereka.


Setelah ritual makan melam mereka selesai, Ara beserta ke dua orang berjalan menuju ruang keluarga. Mereka menyempatkan kumpul bersama setiap selesai makan malam untuk bercanda dan berbicara jika ada masalah yang menghampiri mereka. Karena saat siang mereka sibuk dengan aktivitas nya masing2.


Bersambung....


Jangan lupa tinggalkan jejak ya reader's yang baik hati.

__ADS_1


__ADS_2