Tak Harus Memiliki

Tak Harus Memiliki
17


__ADS_3

Hari sudah semakin gelap, tapi Ara tak kunjung pergi dari tempat tersebut.


Sementara di rumah, mama Ara sudah cemas karena putri semata wayangnya tak juga balik ke rumah sementara hari sudah mulai gelap.


Berulang kali mama Siti menghubunginya, namun hanya terdengar suara operator yang terdengar di seberang sana.


Ara sengaja mematikan ponselnya agar tak seorang pun yang bisa mengganggu nya.


Sudah cukup rasanya untuk merenungi diri sendiri, akhirnya Ara menghidupkan ponsel nya. Setelah ponsel menyala dengan sempurna Ara melihat begitu banyak panggilan tak terjawab dari mamanya. Kemudian Ara kembali menelpon mamanya.


*Assalamualaikum ma* Ucap Ara begitu telepon tersambung.


*Kamu di mana nak* Ucap mamanya dengan nada khawatir di seberang sana.


*Ara lagi di jalan ma, ini juga mau pulang* ucapnya berbohong agar mamanya tak khawatir.


*Maaf ya ma, tadi ponsel Ara mati* sambungnya lagi.


*Gak papa sayang, kamu cepat pulang ya* ucap mamanya.


Ara hanya meng iyakan saja, setelah itu dia mengakhiri sambungan telepon tersebut. Kemudian Ara bergegas untuk pulang dengan menaiki ojek online yang tekah di pesannya tadi.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Ara langsung masuk dan mendapati mamanya di ruang tamu.


"Ara...kamu baik baik aja kan" Ucap mamanya sambil berjalan ke arah Ara.


Ara hanya menjawab dengan mengangguk saja.


"Ma,, Ara ke kamar dulu ya" ucapnya dan melepaskan pelukan sang mama.


Pagi hari nya, Ara bangun lebih awal dari biasa berketepatan hari ini hari minggu. Biasa nya jika hari minggu Ara akan bangun apabila matanya sudah bosan untuk tidur.


Ara beranjak dari kasurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Selesai dengan ritual mandinya Ara keluar dengan menggunakan kimodo mandinya, berjalan ke arah lemari untuk menegenakan pakaian nya.


"Ara kamu sudah bangun sayang" teriakan mamanya di depan pintu sambil mengetok ngetok pintu.


Ara membuka pintu kamarnya, seketika senyum mamanya mengembang ketika melihat putri semata wayangnya sudah cukup cantik.


"kamu tau aja ya sayang, kalau hari ini akan kedatangan tamu" ucap mamanya sambil mengelus rambut Ara.


"Tamu" ucap Ara bingung.


"iya, hari ini Arga dan keluarga akan datang ke sini" ucap mamanya.

__ADS_1


"ohh" Ara hanya menjawab dengan ber oh ria saja.


"kok kamu gak semangat sih sayang" ucap mamanya lagi.


"Mama, mending mama keluar dulu ya. Ara masin ada kerjaan yang belum selesai" ucapnya lembut agar mamanya luluh.


Mama Siti pun keluar dari kamar anaknya. Meninggalkan Ara sendiri di kamar nya.


Jam 10 pagi lewat, Arga dan keluarga nya telah sampai di kediaman orang tua Ara.


Sekarang mereka tengah duduk berbincang bincang di ruang tamu. Namun Ara belum juga keluar dari kamarnya.


Mama Siti pun pamit pada tamu nya untuk memanggil Ara. Sesampainya di pintu kamar Ara, mama Siti mengetok pintu tapi tak ada sahutan dari dalam kamar, akhirnya mama Siti membuka pintu kamar Ara untung saja pintu kamarnya tak dikunci. Ia mendapati Ara yang menggunakan earphone dengan suara yang sangat keras sampai sampai mama Siti mendengar nya.


"Astaghfirullahal adzim..Ara" ucap mamanya ketika melihat kelakuan sang anak.


Bersambung...


Jangan lupa tinggalkan jejak


Like,komen dan vote ya reader's...

__ADS_1


__ADS_2