Takdir Kejam Cinta

Takdir Kejam Cinta
Motif


__ADS_3

Awalnya persidangan berjalan lancar, tidak terlihat wajah bersedih pada Rayan. Tersangka utama yakninya Pak Sugeng juga memperlihatkan wajah datarnya, bahkan seolah nyaris menampakan wajah tidak bersalah.


Rayan sangat geram melihat Pak Sugeng dengan lantang mengakui motif pembunuhan yang dilakukan oleh ayah tiri istrinya itu.


Motif utama adalah karena Pak Sugeng cemburu. Pak Sugeng mengakui jika ia menyukai anak tirinya itu sudah sangat lama, namun memilih memendam rasa karena ia masih menghormati istrinya saat itu yang tak lain adalah ibu kandung Rahima, buk Sukma.


Pak Sugeng mengatakan ia frustasi, karena setiap ia bercinta dengan sang Istri selalu membayangkan wajah sang anak tiri. Akhirnya ia tak pernah mendapatkan kepuasan dari istrinya tersebut.


Pak Sugeng memilih untuk jajan di luar, mengingat pasti banyak sekali wanita-wanita malam yang rela menjadi pelampiasan nafsunya. Hingga ia memilih menikah lagi secara siri tanpa diketahui ibunya Rahima.


Pak Sugeng juga membuka sebuah fakta, bahwa Sukma yang ditemukan dalam keadaan jatuh di kamar mandi merupakan akibat Sukma mengetahui pernikahan sirinya.


Saat itu Pak Sugeng memilih pulang untuk menceraikan Sukma. Saat ia sampai di rumah, ia mendengar dari depan pintu kamarnya bahwa Sukma berteriak-teriak histeris mengumpat perbuatannya.


Pak Sugeng bermaksud menjelaskan perihal ia menikah lagi, namun saat memasuki kamar itu, Sukma terkejut dan enggan melihatnya. Sukma juga terlihat pucat dan menekan-nekan dada sebelah kirinya.


Saat Pak Sugeng mendekat Sukma malah berlari masuk ke kamar mandi, namun tidak berselang lama terdengar bunyi benda jatuh di kamar mandi. Akhirnya pak Sugeng membuka pintu kamar mandi yang tidak terkunci tersebut. Ia menemukan istrinya terkapar di kamar mandi.


Semua penjelasan itu diutarakan secara detail oleh Pak Sugeng, karena Ia memang merasa sudah cukup tertekan akhir-akhir ini oleh perasaan bersalah pada Ibu dan Anak tersebut.


"Sukma adalah wanita yang lembut, namun Sukma tidak terlalu suka bersolek" ucap Pak Sugeng.


"Saya menikahinya karena saya jatuh cinta dengan senyumnya, tapi saya tetap lelaki normal. Saya menginginkan kepuasan dalam berumah tangga, baik itu lahir maupun batin, akhirnya saya mulai tertarik dengan anaknya" tambahnya.


Hening sesaat....


"Rahima gadis yang penurut, juga sopan, apalagi ia juga bertubuh sedikit bohai, dan itu terkesan seksi bagi saya, banyak fantasi liar di pikiran saya saat itu... saya juga takut kalau sampai berbuat yang tidak senonoh dengan Rahima..." Lanjut pak Sugeng dengan ekspresi yang susah dijabarkan.


"Tetapi setiap hari saya malah semakin tertarik dengannya, bukan hanya ketertarikan pada tubuh saja, namun lebih ke personalitinya, siapapun yang berinteraksi dengan Rahima pasti akan merasakan hal yang sama dengan saya. Rahima menerima saya sebagai ayah sambungnya dengan sangat hormat, saya salut anak gadis itu memiliki pemikiran yang dewasa... hhhhhah..." Pak Sugeng menghela nafasnya.


"Karena saya ingin melupakannya, akhirnya saya menerima tawaran Yusna, seiring berjalannya waktu bersamanya, saya mulai melupakan Rahima..., namun saat Sukma mengetahui pernikahan siri itu, saya takut... saya takut jika mereka meninggalkan saya... saya menyayangi mereka berdua.. akhirnya setelah berfikir jernih saya mencoba memberi penjelasan pada Sukma... tetapi kejadian itu cukup cepat terjadi dan saya tidak menyangka jika Sukma memiliki penyakit jantung..." wajah Pak Sugeng mulai berubah sendu.


***


Yusna, janda cantik berusia 40 tahun dan profesinya sebagai Cleaning Service di sebuah motel saat ia hendak check in kala itu. Ia menemukan Yusna dalam keadaan basah kuyup diguyur hujan sore itu. Pak Sugeng menawarkan jas nya untuk menutupi tubuh molek itu.


Berawal dari pertolongan kecil berubah menjadi saling tukaran nomor Handphone. Dari sanalah perasaan Pak Sugeng berkembang menjadi suka dan nyaman.


Saat berkirim pesan cukup lama dengan Yusna, janda itu menunjukan sifat yang sangat lemah lembut. Apalagi suaranya yang mendayu-dayu dan lebih terkesan mendesah membuat Pak Sugeng berhasrat lebih padanya.


Yusna yang tidak ingin diperalat sebagai pemuas nafsu, akhirnya meminta Pak Sugeng menikahi nya. Setelah itu Pak Sugeng bebas melakukan apa saja pada dirinya.

__ADS_1


Pak Sugeng pun mengikuti semua yang diminta oleh Yusna. Namun pak Sugeng tentu tidak bisa memperistri Yusna secara sah, hanya pernikahan siri dikarenakan harus ada persetujuan pihak Istri pertama. Pak Sugeng juga sebenarnya masih ada sedikit iba kepada istrinya, Sukma.


Singkat cerita, akhirnya hubungan Pak Sugeng dan Yusna diketahui oleh Sukma. Sukma yang sudah berumur mendapati kenyataan tersebut sangat terluka dan merasa dikhianati. Penyakit jantung yang dideritanya seketika kambuh.


***


"Setelah kematian Sukma saya memang langsung membawa Yusna ke rumah, saya juga berniat menjelaskan kepada Rahima tentang semua yang terjadi..." lanjut pak Sugeng.


"Namun saat itu Rahima memandang Yusna jijik, saya cukup mengerti akan perasaan Rahima... namun baru sehari mereka ditinggal berdua di rumah... mereka malah seperti kucing dan anjing, saya tidak mengerti cara melerai mereka..."


"Yusna mengatakan kalau Rahima yang mulai menjambak rambutnya, Rahima pun mengakui itu tetapi tidak terlihat penyesalan di wajahnya... Yusna sudah terlihat acak-acakan bahkan pipinya juga sedikit lecet waktu itu..."


"Rahima malah menghina Yusna di depan saya, dia mengatakan Yusna perempuan j****g, Rahima juga mengatakan bahwa kami pasangan yang tidak tau malu... bahkan Rahima sempat akan memukul saya waktu itu..."


"Saat itu saya terpancing emosi, saya mulai menamparnya waktu itu, itu adalah pertama kalinya saya menggunakan kekerasan pada Rahima... melihat ia takut kepada saya.. disaat itu saya mulai terbiasa bertindak kasar padanya..."


GUBRBRAAAKK!!!


Bunyi meja yang di gebrak Rayan sangat keras. Sakit hati, itu adalah yang dirasakan Rayan saat ini. Rayan yang mendengar bahwa Rahima mendapat kekerasan selama ini mulai terpancing emosinya, rahangnya mengeras menahan emosinya.


"BR******.!!! BED****!!! Umpat Rayan.


Rayan yang pada dasarnya seorang pengacara juga tidak bisa meredam emosinya mengingat istri tercintanya diperlukan tidak baik.


"Saudara Rayan mohon menjalani sidang dengan tenang...!" Ucap hakim.


Sidang pun berlanjut. Pak Sugeng diminta melanjutkan kronologi permasalahannya.


"Rahima juga tidak saya perbolehkan keluar dari rumah, karena saya takut ia pergi.. entahlah... yang saya rasakan saat itu bercampur antara marah dan cinta, saya menyukainya, tapi saya juga marah pada diri saya sendiri karna menyukai anak tiri saya.." Lanjut Pak Sugeng.


"Ada suatu waktu saya juga bahkan hampir melecehkannya, meski dengan baju seragam pelayan Rahima tetaplah terlihat anggun dan seksi..."


"Untung saya masih bisa menguasai diri dan Rahima juga bersikeras memberontak saat itu..., semenjak itu saya mendapati Rahima selalu berusaha kabur dari rumah, namun selalu bisa saya cegat..."


"Hingga tibalah saat itu, dimana Rahima berhasil kabur di malam hari, saya marah... saya tidak ingin melepaskannya begitu saja, jika saya tidak bisa memilikinya maka siapapun juga tidak bisa..." tambahnya.


Rayan masih terlihat mengeraskan rahangnya, menatap tajam Pak Sugeng. Setelah seluruh kronologi dan motif terkuak hakim menetapkan putusan bahwa, Pak Sugeng dijatuhi Hukuman 20 tahun penjara.


Rayan masih ingin membalaskan dendam sang istri, rasanya ia tidak rela jika Pak Sugeng masih bisa bernafas saat ini. Ia ingin mencabut nyawa pria tersebut saat ini juga.


Akhirnya sidang berakhir dan semua peserta sidang meninggalkan ruang sidang satu persatu. Rayan lebih dulu keluar dengan didampingi oleh pengacaranya yang juga keluarganya.

__ADS_1


Sesampainya di halaman pengadilan tersebut, mereka bertemu.


Pak Sugeng yang sudah akan di bawa ke mobil tahanan bertatap muka dengan Rayan yang baru keluar dari pintu masuk.


Pak Sugeng sebenarnya bukan orang jahat yang tidak mempunyai hati, ia masih menyimpan tangisnya sampai saat ini. Ia juga bersedih akan kepergian orang-orang yang ia sayangi.


Pak Sugeng sangat menyesal melakukan hal tersebut, namun ia juga sedikit tidak rela jika harus meminta maaf pada Rayan. Masih ada gengsi yang tersisa dihatinya. Mengingat Rahima lebih memilih Rayan dari pada dirinya.


'HAH, tentu saja Rahima lebih memilih Rayan, ia tampan dan juga muda, sedang aku ayah tirinya yang sampai kapanpun tidak akan bisa bersanding dengannya, karna aku adalah Mahram (2) baginya'. batin pak Sugeng.


Wajahnya menekuk saat ia akan digiring kedalam mobil tahanan.


Dari kejauhan terlihat seorang wanita bersembunyi dibalik pohon melihat dendam pada Rayan. Ia berniat juga menghabisi Rayan, pikirannya buntu. Tidak tau lagi kemana harus mengadu nasib. Selama ini ia kerja serabutan hanya demi sesuap nasi.


Semenjak menikah dengan Pak Sugeng, hidupnya sedikit nyaman meski ia harus menelan sakit hati atas tingkah laku Pak Sugeng yang selalu diam-diam memperhatikan anak tirinya itu.


Sekarang Rahima sudah mati dan tidak ada lagi di dunia ini, tapi kenapa ia masih juga tidak bisa bahagia. Pemikirannya yang dipenuhi emosi membuatnya lupa, jika kesalahan ini bukan pada Rayan, tetapi Pak Sugeng sendiri.


Wanita tersebut adalah Yusna, istri siri Pak Sugeng. Yusna seolah menutup mata atas perbuatan suaminya itu. Hingga akhirnya pada siang itu ia mencoba untuk mengakhiri hidup Rayan, membalaskan dendam suaminya.


Yusna terlihat memakai topi hitam dengan masker hitam yang menutupi wajahnya. Awalnya ia berjalan santai hingga sampai di halaman.


Rayan yang tidak mengenal Yusna tidak terlalu memperhatikannya, karena Yusna memang menghilang setelah adanya kasus Pak Sugeng ini.


Saat hampir dekat dengan Rayan, Yusna mengeluarkan pisau dapur kecil dari saku celananya. Yusna mengarahkannya ke arah Rayan, ia berencana akan menusuk perut Rayan.


ZEEEEP!!!


.


.


.


(2)Mahram adalah perempuan yang tidak boleh dinikahi (dalam permasalahan nikah) atau perempuan yang tidak dapat membatalkan wudu ketika bersentuhan dengan lawan jenisnya (dalam permasalahan bersuci).


Dengan menikahnya laki-laki dan wanita, apabila mereka memiliki anak dari pasangan sebelumnya, dalam Islam status anak yang dibawa secara otomatis menjadi mahram bagi ayah atau ibu tirinya.


.


.

__ADS_1


.


❤️


__ADS_2