
Mereka pun sudah sampai dirumah Metta..
dan Taksi online disuruh menunggu untuk mengantarkan Andreas Dan adit Di pesantren Yang mereka tempati.
"huuuuaaam akhirnya Kita sampai juga, Aku ga sabar baring Di tempat tidur, Karena Aku sangat mengantuk" ujar Permata.
"oh ternyata ini rumahmu ya Metta! cukup Luas juga" tutur Andreas.
"emmm iyaaa yas, ah ga juga, kecil segini mah" ujar Metta.
"ya sudah Kami pulang dulu ya sudah larut malam juga, Ayo yas" tutur radit.
"ayok, dah" ucap Andreas.
"dadadah hati-hati ya kalian .. heheheh" ujar permata.
Metta, sari dan permata melambaikan tangan kepada Andreas Dan adit, lalu metta, sari Dan Permata pun masuk kedalam rumah Dan menguncinya..
"oh iya kalian masuk kedalam kamar duluan" ujar Metta.
"kamu mau apa memangnya met?" Tanya sari.
"ya sudah Aku duluan yak" tutur permata yang bergegas ke kamar tidur.
"ini Aku membereskan sedikit makanan tadi soalnya besok ayahku pulang lebih cepat Karena Ada pekerjaan Yang mendadak" ujar Metta.
"lalu mamah kamu tidak pulang?" Tanya sari.
" tidak mamah Ku Masih akan tetap disana sampai tahlilan disana telah selesai" ucap metta.
"oh begitu iyalah, ya sudah kamu jangan kemalaman nanti malah kamu kesiangan besok Kan Masih Ada perkuliahan" ujar sari.
"iya pasti sar" ucap metta.
Metta membereskan sisa makanan Di dapur untuk Di buang Dan membereskan sisa-sisa piringnya, beberapa menit kemudian ia telah selesai Dan bergegas masuk ke Dalam kamar. Metta melihat teman-temannya bahwa mereka sudah tertidur lelap. lalu metta pun tidur.
waktu sangat cepat berlalu, malam berganti pagi, ayam pun sudah berkokok...
__ADS_1
"huuam" Metta pun terbangun.
"sar, ta bangun sudah pagi ayok Mandi Kita siap-siap untuk berangkat, nanti kalau tidak cepat-cepat Di marahi oleh dosen killer itu mau?!" tutur Metta.
"hemmm, jangan sampe dimarahi nanti Yang Ada keringet dingin aku" ujar permata.
"udahlah ayok" ucap sari pun terbangun.
Tiba-tiba Metta mendengar suara piring Di dapur, dia penasaran seperti Ada seseorang didapurnya lalu ia pun menghampiri nya Dan Yang Ada ternyata ayahnya sedang menyiapkan sarapan.
"eh ayah????" metta memeluk Dari belakang.
"eh anak ayah sudah bangun ternyata, gimana teman-temanmu sudah bangun?" Tanya ayahnya Metta.
"sudah ayah" ucap metta.
"ya sudah kamu Mandi lalu ajak teman-temanmu sarapan" tutur ayahnya Metta.
"sejak kapan ayah bisa memasak?!, heheheh"
Tanya Metta.
Lalu metta pun bergegas siap-siap dan membawa teman-temannya untuk makan.
Lalu beberapa menit kemudian mereka turun Dan langsung menghampiri dapur.
"eh kalian, ayok sini duduk Kita makan, silahkan .. silahkan" ujar ayahnya Metta.
"iya om" ucap sari.
"yah ngomong-ngomong ayah udah lama dirumah?" Tanya Metta kepada ayahnya.
"iya dari jam 3 subuh, liat kalian Masih tidur jadi ayah tidak berani membangunkan kalian" jawab ayahnya Metta.
"oh pantesan" tutur Metta.
"eeeumm enak .. masakan om enak juga ya, pantesan Metta kemarin masak enak taunya nurun Dari ayahnya.. wkwkwkwk" ujar permata.
__ADS_1
"istt kamu ta malu-maluin aja" tutur sari.
" udah-udah gapapa, iya terimakasih, ya sudah makan yang banyak ya jangan sungkan-sungkan, bila perlu Di tambah lagi" ujar ayahnya Metta.
"pastinya woke om" ucap permata.
"oh iya kalian gimana, kemarin liburan menyenangkan?" Tanya ayahnya Metta.
"eum iya om lumayan lah" kata sari.
"iya om lumayan bisa cuci Mata, wkwkwkwk" tutur permata.
"asssh memalukan" ucap sari dengan menempelkan telapak tangannya ke keningnya.
"oh syukurlah kalau begitu, ayok lanjutkan makanannya abis itu langsung berangkat barangkali nanti kalian telat" ujar ayahnya Metta.
"yah Metta mau ijin boleh ga?, minggu depan Metta terbang ke batam untuk mengikuti lomba menulis novel hadiahnya juga lumayan yah" tutur Metta.
"oh boleh Aja, asalkan kamu bisa Jaga diri ya sayang? oh iya nanti mampir juga ke tanjung pinang ya, soalnya ayah dengar kakak Dari ibumu sakit, Kalo bisa kamu tengok beberapa Hari disana" ujar ayahnya Metta.
"iya yah, tapi uang tabunganku hampir habis yah" tutur Metta.
"ya sudah nanti ayah transfer ke ATM kamu, kamu menyimpannya dengan baik Kan?" Tanya ayahnya Metta.
"iya, oky yah" ucap metta.
Setengah jam kemudian mereka selesai sarapan dan bergegas untuk pergi ke kampus, mereka pun berpamitan dengan ayahnya Metta begitu pun dengan Metta.
"om Kita berangkat dulu ya terimakasih jamuannya" ucap sari sambil mencium punggung tangan ayahnya Metta.
"kamu nak apa-apaan Yang harusnya berterima kasih om Karena kalian sudah menemani Metta, nanti jangan sungkan sering-seringlah nginap disini ya, biar Metta Ada temennya kalau om Dan tante tidak Ada dirumah" ujar ayahnya Metta.
"oh iya om dengan senang hati" sambar permata sambil mencium punggung tangan ayahnya Metta.
"ya udah Kami berangkat dulu ya yah, assalamu'alaikum" ucap metta dengan mencium punggung tangan ayahnya.
"waalaikumsalam, hati-hati ya dadah" ujar ayahnya Metta.
__ADS_1
Mereka pun langsung masuk ke Taksi online Yang sudah Di pesannya, Dan mereka pun melambaikan tangan ke ayahnya meta. Dan mereka pergi menuju kampus.