
Sudah lama Metta menunggu pesan dari Andreas tapi belum muncul juga di pesan WhatsApp nya, lalu Metta pun pergi untuk mencari makan tanpa membawa ponselnya karena nanti ketika ia makan tidak fokus dengan hidangannya malah ke ponselnya.
Lalu setelah Metta pergi dalam hitungan menit muncullah notif pesan yaitu Dari Andreas, Yang berisi
"assalamu'alaikum,ini Aku Andreas maaf ya baru ngabarin sekarang Karna Aku akhir-akhir ini sibuk"π ujar andreas.
Β
*andreas*
Β
Andreas pun merasa bahwa pesannya itu tidak di balas Dan mengira Metta itu sedang sibuk sehingga ia kembali melakukan kegiatannya yang tertunda.
Selang beberapa jam Metta pun pulang Dan melihat ponselnya ia sangat bahagia lalu ia pun membalas pesan Dari Andreas tersebut
"iya waalaikumsalam, Aku save nomor kamu okyπ"Metta.
__ADS_1
Metta pun merasakan hal Yang sama dengan Andreas bahwa andreas sedang sibuk,ia tidak ingin mengganggu kegiatan dari pangeran Yang memberikan Saran kepadanya.
Siang pun berganti malam...
Metta pun bosan dengan hari-hari liburannya, Karena ia pun tidak pergi kemana-mana hanya Di kamar tidur pergi Karna ada urusan kuliah Dan bertemu dengan teman-temannya saja,itu pun kalau penting. Lalu ia pun membuka laptop Dan ia teringat ada tugas yang belum ia selesaikan, ia pun fokus untuk mengerjakannya.
Namun tiba-tiba ponselnya berdering.
kring.. kring.. kring.. kring..
Metta pun menghentikan kegiatannya, lalu ia segera melihat dan ternyata Andreas menelvonnya dengan video call. Metta pun tersontak kaget, senang, Di campur bahagia.
Lalu metta pun mengangkat telvonnya dengan kondisi tangan agak bergetar Karna terlalu senang ...
Dan mulailah percakapan...
"Assalamu'alaikum," ucap Metta.
"waalaikumsalam, Masyaallah" ucap Andreas dengan wajah terpana.
__ADS_1
"kenapa kamu kok liat aku kayak gitu si??" tanya Metta dengan wajah tersipu malu.
" Oh gga, cuma.. cuma kamu cantik aja makai hijab, cocok untuk muka kamu". Andreas.
" terima kasihβΊοΈ, tapi jangan terlalu memuji kayak gitu gga bagus,nanti hidung akunya terbang lagi ga bisa balik lagi.. π π π π " ucap Metta dengan leluconnya.
"hahahaha, kamu ini ada-ada aja, emangnya kamu mau gitu, boleh aminin Ga nih wkwkwkwkw" Andreas pun tertawa.
"eh coy-coy, Amit-amit hidung aku pun udah ga ada(maksudnya tidak mancung), masa nambah lagi jangan gitu lah, Kan Aku cuma bercanda Aja.." ujar metta.
"wkwkwkwk lagian omongan itu doa tau, Dan Aku pun bercanda Kali jadi santuy Aja.. π ,oh iya Aku ganggu kamu gga?" ucap Andreas.
" iya-iya pak ustad π , oh ga kok tadi cuma ngisi tugas bentar lagi juga selesai,, jadi kalau mau ngobrol mah ngobrol Aja.. hihihi" Metta.
"oh iya ya udah kamu lanjutin Aja Aku Ga enak, Aku pun Masih Ada Yang belum Aku selesaikan aku telvon kamu karna Aku cuma mau tau aja.. kamu ini orangnya Kaya gimana, eh taunya lucuπ π π " ucap Andreas.
"wkwkwkwk, oh iya udah next time ya buat ngobrolnya. bye Assalamu'alaikum have a sweet dream" Metta.
"iya waalaikumsalam, kamu juga" Andreas.
__ADS_1