
Hari mulai pagi...
Metta Sama sekali Belum bangun dalam tidurnya Karna ia sangat lelah dalam perkuliahannya, tiba-tiba ibunya mencari Metta mengetuk pintu kamarnya tapi ternyata tidak Di kunci lalu ibunya masuk kekamarnya dan melihat putrinya Yang ketiduran di meja belajarnya.
tok-tok .. tok.. tok
"kok ga ada suaranya ya, coba aku buka" ujar ibunya Metta.
"kreeeeek" suara pintu pun terbuka oleh ibunya Metta.
"hmm ini anak Masih Aja belum bangun, malah ketiduran disini" ucap ibunya Metta sambil geleng-geleng kepala.
"Mett.. Metta bangun nak ini udah Siang" ucap ibunya Metta sambil menepuk bahunya.
"emmm, iya mah nanti ya" Metta berkata setengah sadar.
"nak kamu tidak berangkat kuliah? tidak Ada jadwal Hari ini nak?"Tanya ibunya.
__ADS_1
"Ada mah tapi jam 9, itu juga cuma ngumpulin tugasnya Aja ibu dosennya mah ga masuk Karena sakit" ujar metta dengan pikiran setengah sadar.
"oh gitu tapi sekarang jam 8.20 nak setengah jam lebih dikit lagi kamu Kan waktunya berangkat" ucap ibunya Metta.
" Apa! setengah jam lagi, aduh walaupun ibunya tidak masuk harus ngumpulin tepat waktu kalau ga bisa, Di tambah pekerjaannya" kaget metta dan langsung ia bergegas ke kamar Mandi.
"kamu ini ada-ada aja, nanti selesai Mandi sempetin sarapan walupun sedikit, mamah udah masakin makanan kesukaan kamu nak" ujar ibunya Metta.
"iya mamah pasti metta sarapan kok" jawab Metta di kamar Mandi sambil teriak Karena takut ga kedengaran ibunya.
Metta pun sudah selesai siap-siap untuk berangkat ngampus..
lalu metta pergi ke dapur untuk menyempatkan dirinya makan.
"eh kamu nak, nih mamah buatin sambal goreng petai, tumis kangkung campur udang, ayam goreng Dan ada jus jeruk juga bagus untuk kamu, kamu kan berjam-jam Di kampus, kamu banyak berpikir jadi kamu mudah lelah harus banyak minum vitamin C" ucap ibunya Metta.
"iya mamah ku sayang Yang perhatiannya melebihi apapun, heheheh" ujar metta dengan merayunya.
__ADS_1
"hehe kamu ni nak bisa aja buat mamahnya malu yak, ya udah cepetan kamu makannya. Lumayan Kan 20 menit buat perjalanan ke kampus untung rumah Kita ga terlalu jauh dengan kampusmu,dah dah makan" ucap ibunya Metta.
"iya mamah" ucap Metta.
Akhirnya Metta pun selesai sarapan, lalu ia bergegas pergi sebelum itu ia mencium tangan Dan kening ibunya Karena ia sayang sekali dengan keluarganya terutama ibunya.
"mamah Metta berangkat dulu yak, mamah Jaga diri Di rumah okey,? oh iya mah ayah mana kok pagi-pagi ga keliatan?" ucap Metta sambil mencium tangan ibunya.
"kamu ini ada-ada aja nak emangnya mamah anak kecil apa?!, pagi apanya ini Kan udah siang, Kan tau sendiri ayah kamu Kan selalu berangkat pagi-pagi" ujar ibunya Metta.
"oh iya Metta lupa dah ah Metta mau berangkat dulu, Assalamu'alaikum" ucap Metta sambil cium kening ibunya.
"hmm anak ini udah dewasa Masih Aja kelakuannya seperti anak kecil" ujar ibunya Metta Dalam hati.
"Hati-hati nak Dan selalu semangat" ujar ibunya Metta sambil teriak Karena Metta buru-buru berangkat.
Metta pun lari mencari angkutan umum Dan mendapatkannya, ia tidak ingin merepotkan siapapun Karena ia ingin hidupnya itu mandiri.
__ADS_1