
Waktu begitu cepat berlalu hari senin yang di tunggu oleh Metta pun datang, metta menyiapkan beberapa baju dalam kopernya dan teman-teman metta satu persatu datang kerumahnya.
"Hei Mett? apakah sudah selesai?" Tanya sari.
"Eh kamu sar, mengagetkanku saja, dua baju lagi lagi ni Aku masukkan, kamu datang kesini dengan siapa?" Tanya balik Metta dengan kondisi wajah kaget melihat sari Yang tiba-tiba Ada Di kamarnya.
"ini Sama permata Ada dibawah, Maaf ya Aku langsung masuk soalnya liat pintumu terbuka" ujar sari.
"oh iya tidak apa-apa, nah sekarang aku sudah selesai, ayok Kita kebawah" tutur Metta.
" ayok" ucap sari.
Mereka berdua bergegas ke bawah untuk berkumpul.
"oh iya Andreas Dan adit belum nyampe kesini yak" ujar Metta.
"iya belum katanya mah Masih Di jalan sebentar lagi mereka juga akan datang kesini" tutur permata.
Beberapa menit kemudian adit dan Andreas sudah sampai Di rumah Metta.
__ADS_1
"Bagaimana met?, sudah selesai Mari Kita masuk Mobil" ucap adit.
"Mari" ujar Metta.
Mereka bergegas masuk Mobil dan menuju bandara internasional Soekarno hatta Di perjalanan mereka mengobrol.
"Btw dit kamu dapat Mobil ini Dari mana?" Tanya sari.
"Ini mobilnya Pak kiyai, Aku pinjem secara langsung, khusus untuk temanmu" ujar adit.
"ih Aku cemburu tau dit" ucap permata.
Beberapa jam kemudian mereka pun sampai di bandara. Mereka menunggu sebentar agar bisa melihat Metta masuk untuk cek-in.
Lalu metta pun bergegas masuk tapi sebelum Metta pergi, sari Dan Permata berpelukan lalu Andreas pun mengahmpiri Metta Dan langsung memeluknya.
"Mett, sayang Jaga dirimu baik-baik ya disana, jika ada apa-apa jangan Ragu beri tahu aku" ujar andreas dengan memeluk Metta begitu erat.
"iya, aku pasti akan baik-baik saja, setelah aku sampai, aku akan menelvonmu sesegera mungkin" ucap Metta.
"Aku sayang sama kamu" ujar Andreas dengan mengecup keningnya.
"Aku juga" ucap Metta dengan membalas pelukan Andreas.
Teman-teman metta Dan Andreas hanya bisa tercengang dengan adegan tersebut.
__ADS_1
"eleh-eleh kalian ternyata sudah pacaran" ucap sari.
"iya jadi terharu, hiks" ujar permata.
"iya nih Aku Aja ga tau, whahahahah" tutur adit.
"Udah ah, jadi dramatis kayak gini, Kaya akunya ga bakalan pulang lagi Aja, kalian ini Dan terutama kamu" ujar Metta dengan menempelkan jari telunjuknya ke hidung Andreas.
"Aku hanya khawatir" ucap Andreas.
"ekkhem nanti sebentar lagi Ada Yang ketinggalan pesawatnya tuh" ujar adit.
"Oh iya hehehe, babay kalian Jaga diri baik-baik dadah" ucap Metta Yang langsung masuk Dan melambaikan tangannya.
"babay" ujar adit,Andreas,sari Dan Permata dengan membalas lambaian tangan Metta.
Mereka bergegas masuk ke Mobil Dan kembali ke rumah, mereka Masih berharap bahwa jalanan tidak macet.
"Yas jangan khawatir, Kan Masih ada televon, kamu bisa video call jika kangen,hihihi" ujar adit dengan sedikit menggoda Andreas.
"kamu ini dit" ucap Andreas.
"oh iya yas, Aku padahal teman dekatmu tidur juga bersama, semuanya bersama kecuali Mandi, kenapa Aku tidak tahu dengan hubungan kalian yak, kamu ini tidak cerita-cerita curang sekali, yas ayok ceritakan kepadaku" ujar adit dengan nada sedikit memohon Karna ingin tahu.
"hmm kamu ini" ucap Andreas.
"ayoklah yas" ujar adit.
" iya-iya nanti jika sudah sampai, kembalikan saja dulu Mobil ini dengan selamat, hahaha" ucap Andreas dengan masuk kemobil.
"oh iya ya, hihi" ujar adit.
__ADS_1
Adit pun melajukan mobilnya..