Teman Online

Teman Online
Ban 16


__ADS_3

setengah jam pun berlalu mereka sudah sampai di kampus. beberapa menit kemudian ibu dosen killer itu masuk kedalam kelas, dan mulai berlangsungnya pembahasan materi.


Ibu dosen menyuruh mahasiswa nya terlebih dahulu untuk membaca materi yang hari ini akan dibahas.


"Semuanya dengarkan ibu???! sebelum materi ini berlanjut, ibu ingin kalian memahami isinya baru nanti ibu terangkan sedikit lalu presentasi, baca dengan betul-betul ya..!" ujar ibu dosen killer itu.


"iya baik ibu" ucap semua anak didiknya.


"ibu ingin ke ruangan ibu sebentar, nanti setengah jam ibu datang disini Harus sudah selesai semua ya!" ujar ibu dosen killer itu.


"Okey bu, upps" ucap permata dengan tegas.


lalu ibu dosen itu pun keluar menuju kantornya, lalu sari pun menegur permata atas tadi yang ia ucapkan.


"eh ta, kamu ga Salah apa tadi Yang kamu ucapkan, okey-okey Kaya ngomong Sama orang sepantaran aja!" ujar sari.


"ya abisnya Aku tadi keceplosan" ucap permata dengan nada rendah.


"udah-udah kalian ini Kaya anak kecil aja, malu Sama umur kalian tau, untung ibu dosennya ga marah" ledek Metta.


"eh kalian disini ya, Aku ingin keruangan ibu dosen dulu" ucap metta.


"lah kamu mau kemana met?" ucap permata.


"ha.. ha... hayoloh mungkin Ada hubungan Yang tadi, haha dimarahin ... wkwkwk" ledek sari dengan senang.


"isst kamu mah" ucap permata.

__ADS_1


Metta pun bergegas menemui ibu dosen untuk meminta izin soal ia akan mengikuti ajang skeeksi menulis novel tingkat provinsi.


tok..tok..tok


"permisi, Assalamu'alaikum bu" ucap metta.


"iya waalaikumsalam, silahkan masuk" ujar ibu dosen killer itu.


"oh kamu Metta, Ada keperluan apa ya?!, nanti ibu ke kelas" ujar dosen killer itu lagi.


"Gini bu, Metta mau izin minggu depan Hari senin, metta akan mengikuti ajang menulis novel tingkat provinsi Dan itu hadiahnya lumayan bu, ini brosurnya" ucap metta dengan nada rendah.


"oh ini iya ibu tahu soal ini met, boleh Aja bagus itu kamu bisa membawa Nama kampus Kita jika kamu menang, berapa lama kamu akan disana?!" Tanya ibu dosen killer itu.


"iya bu mungkin 1 minggu tapi, Metta tidak tahu bu sampai kapan pulangnya mungkin bisa di perpanjang soalnya Metta Harus menemui uwa Metta Yang sedang sakit disana Dan mungkin akan tinggal beberapa Hari disana.."ucap metta dengan nada Yang sangat lembut.


"iya bu nanti, tugas-tugas Metta, metta kirim lewat email ibu dan soal materi nanti Metta tanyakan kepada sari atau permata lewat telvon" ujar Metta.


"oh oky baiklah, ibu izinkan tapi sebelum pulang, Hari ini juga kamu harus cetak bukti perizinan Dari kampus nanti ibu tanda tangan" ucap ibu dosen itu.


"oh iya bu, baik" tutur Metta.


"jangan lupa semangat bahwa kamu pasti menang, kamu Kan dulu juara juga ya walupun tingkat Kota berturut-turut" ujar ibu dosen killer itu.


"iya bu alhamdulilah" ucap metta.


"iya Tu bagus, sayang kalau tidak di lanjutkan terus prestasi kamu!" tutur ibu dosen killer itu.

__ADS_1


"baik bu" ucap metta.


"met ini sekalian kamu bawa kertas-kertas ini Dan kamu bagikan keteman-teman kamu ya, bilang kepada mereka Di pelajari dengan baik, ibu akan datang 15 menit lagi" ujar ibu killer Tersebut.


"baik bu, Metta duluan Assalamu'alaikum" ucap metta.


"waalaikumsalam" ujar dosen killer itu.


Metta bergegas masuk ke kelas dan membagian beberapa kertas ke teman-temannya untuk dipelajari.


"teman-teman ini Ada bahan lagi untuk Kita pelajari Hari ini, ibu dosen 15 menit lagi akan datang kesini" ujar Metta.


Metta pun membagikan kertas-kertas tersebut, 5 menit kemudian ia telah selesai membagikannya dan duduk Di tempatnya semula. Sari dan permata bertanya kepada metta.


"met? tadi kamu ngapain keliatanya buru-buru banget ke tempat ibu dosen itu?! jangan bilang permata di marahi ya wkwkwkwk" Tanya sari penasaran dengan sidikit ledekan.


"isst kamu ini, iya met kenapa met?" Tanya permata.


"Aku tadi barusan izin buat acara Aku nanti mengikuti seleksi novel tingkat provinsi itu" ucap metta.


"oh gtu iya-iya alhamdulilah Aku gak Di marahin hehehe," ujar permata dengan senang.


"oh tapi ta, jangan seneng dulu, pelajari dulu ini semua nanti Kalo gak dirimu kena marah kenyataan baru tau rasa,hahahah" ucap sari.


"hemm iya-iya" tutur permata.


15 menit berlalu ibu dosen pun datang dan mereka semua melanjutkan materinya dan perkuliahan pun Di lanjutkan.

__ADS_1


__ADS_2