
Liburan semester pun sebentar lagi berakhir,
dan Metta pun sangat bosan sekali, ia berharap liburannya akan segera usai dan ia tidak sabar untuk menceritakan bahwa ia sekarang memiliki teman rahasia, kepada teman-teman sekelasnya Yang sangat dekat dengannya ia bernama Sari Dan Permata.
2 minggu kemudian telah berlalu dan perkuliahan pun telah usai...
Sudah waktu nya untuk mulai belajar seperti biasanya...
waktu pun menunjukkan bahwa kelas akan Di mulai.. Metta pun memasuki ruangan kelasnya dan dosen pun belum Ada tanda-tanda memasuki ruangan tersebut Dan Metta pun menyempatkan untuk berbicara sedikit kepada teman-temannya sebelum ibu dosennya itu masuk..
"Hai kalian tau ga!, Aku dapat kenalan baru tau dia sangat tampan dan kelihatanya dia pun cerdas" ucap Metta kepada sari Dan permata sambil membalikkan badannya menghadap mereka.
" pasang wajah bengong" Sari dan permata terkejut Karena tiba-tiba Metta membalikkan badannya, mereka pun tidak terlalu jelas mendengarkannya.
Tiba-tiba ibu dosennya memasuki ruangan dan mulai lah belajar, Ketika ibu dosen sedang menerangkan materi Metta tidak terlalu memperhatikan namun ia teringat ketika pertama kali video call dengan andreas,ia sangat senang. Dan dikelas Mukanya memerah dan tersenyum-senyum sendiri, pada saat itu pun ibu dosen menegurnya Dan kebetulan dosennya pun killer.
"Metta!!!" ibu dosen memanggilnya.
__ADS_1
"pasang wajah melamun dan Metta senyum-senyum sendiri" Di wajah Metta tidak memperhatikan dosennya , saat dosennya memerintahkannya apalagi mendengarnya.
"Metta, Coba kamu terangkan apa yang ibu tadi sampaikan!" ujar ibu dosen.
"Metta pun Masih diam dan senyum-senyum geli" Metta tidak memperhatikannya.
"Metta kamu tidak mendengar ibu ya!!!" ucap ibu dosen dengan nada tinggi dan agak kesal.
"oh iya bu?, ibu memanggil saya? Ada apa ya bu" ujar metta dengan wajah kaget karena suara ibu dosen yang tinggi dan sepertinya marah.
" Ada apa.. Ada apa, kamu itu kenapa! sepertinya tidak fokus sekali Dalam belajarmu, tadi saya menyuruhmu untuk menerangkan materi yang saya sampaikan, tolong sampai kan kembali dengan apa yang kamu tangkap tapi malah kamu senyum-senyum sendiri kayak orang gila" ucap ibu dosen dengan nada tinggi dan agak marah dengan kalakuan Metta Di kelas.
"mungkin sedang jatuh cinta buuuuuuu" ucap semua teman-temannya.
Tiba-tiba Metta pun tersipu malu Dan menundukkan kepalanya. lalu metta pun berdiri melanjutkan apa Yang di perintahkan oleh dosennya.
waktu pun berlalu kelas pun telah usai. sekarang waktunya jam istirahat mereka pergi ke kantin, Sari Dan Permata sudah duluan ke kantin sedangkan Metta membereskan kekacauan tadi yang di buatnya. Lalu metta pun pergi ke kantin dan melihat mereka berdua, kemudian Metta menghampiri Dan duduk bersama mereka.
"Metta kamu tadi kenapa? kenapa kamu melamun dan senyum-senyum sendiri sampai ibu dosen killer itu marah ke kamu?!" Tanya sari.
__ADS_1
"oh iya tadi Aku teringat sesuatu sar jadi aku tidak terlalu memperhatikannya,hehehehe" ucap Metta sambil garuk-garuk kepala.
"atau jangan-jangan kamu sedang jatuh cinta ya, apa bener Yang Di katakan teman-teman tadi di kelas?" Permata sambungnya.
"ah ga ah mereka cuma bercanda aja, mana mungkin iya kan aku jatuh cinta, secara Aku aja kenal Sama dia cuma di permainan online kok, mana bisa ya Kan" ucap Metta.
"maksudmu apa metta? Kami tidak mengerti apa Yang kamu katakan". Tanya sari.
"iya" kata Permata.
"ah ga, nanti aku ceritakan besok ya karena Hari ini aku harus menyelesaikan sedikit lagi kekacauan Yang Aku buat tadi Di kelas dengan ibu dosen killer itu", ucap Metta.
"oh oky nanti Kami tagih ya, tapi awas lu nanti Di makan Sama harimau betina lo, hahahah" ujar sari sambil tertawa.
"ah kamu ini menakutiku saja, udah ah Aku harus pergi, babay". ucap Metta.
"Okay good luck ya" ujar sari Dan Permata.
Metta pun pergi untuk menyelesaikan kekacauan nya tadi sedikit lagi. waktu berlalu perkuliahan pun usai sudah Dan kembali kerumah masing-masing.
__ADS_1