
" Duduklah dulu, kita makan bersama. "Titah Rohm. " Biar Hibiki turun kesini "lanjutnya.
" Libby tunggu apa lagi siapkan piring "titah Olive. " Ba.., baik "bergegas menuju dapur.
" Duduklah Riichi "pinta Rohm. " Baiklah om "berjalan menuju kursi. Hibiki menuruni tangga melihat ada Riichi, dan Libby menyiapkan piring untuk temannya tersebut.
" Riichi "salam Hibiki duduk di samping temannya tersebut. " Aku kesini ada yang ingin aku bicarakan "ujar Riichi.
" Santai saja, kita makan dahulu "ucap Hibiki melihat Libby duduk di sampingnya. " Mari makan, Riichi nikmati makanan nya "ucap Olive ramah.
" Iya tante "tanpa sengaja melihat tangan Hibiki memegang tangan kiri Libby. Setelah makan malam Riichi dan Hibiki ke kamar, Libby dan bibi membersihkan piring kotor.
" Apa bibi boleh bertanya "ucap bibi sedikit takut. " Tanyakan saja bi, tidak perlu sungkan "senyum Libby. " Maaf sebelumnya, bibi tidak bermaksud menguping. Tapi suara tuan Rohm sangat keras. "Ujarnya.
" Iya bi, saya dan Hibiki bertemu di toko butik, saya disana bekerja. Dan ya begitulah "ucap Libby.
" Apa tuan sudah tahu "ujar bibi. " Kami masih berhubungan sampai saat ini. Sepertinya belum. "Jawab Libby.
" Kamu jangan kaget soal aku dan Libby saudara tiri, sebelum orangtua kami menikah kami dulu menjalin hubungan. "Cerita Hibiki.
" Begitukah, tampaknya ayahmu tidak merestui hubungan kalian. "Ujar Riichi.
" Ya..., tampaknya begitu. Oya...apa ada yang ingin kamu bicarakan. "
__ADS_1
" Anu...itu soal proyek yang kita jalankan "ucapnya. " Duduklah agar lebih nyaman, aku akan pinta Libby buat jus "Ucapnya berlalu pergi.
" Baiklah "melihat punggung Hibiki pergi. Riichi sedikit melihat-lihat kamar Hibiki. Hibiki melihat Libby masih berada di dapur. " Sedang apa dia "diam-diam berjalan ke arah Libby.
Libby sedang damai dalam menyiapkan cemilan...Hap...Hibiki dari belakang memeluk Libby erat dan mencium ceruknya.
" Yak..."Memelankan suara. " Jangan buat aku jantungan, dan bagaimana jika ada yang melihat. "Memukul tangan Hibiki pelan.
" Maaf.., lain kali aku tidak akan melakukannya "masih memeluk pinggang Libby. " Sedang apa "tanyanya bersandar di dada Libby.
" Aku menyiapkan kalian camilan "ujarnya memegang kedua pipi Hibiki. Hibiki melepaskan pelukannya dan mencium sekilas Libby.
" Aku menantikan kencan kita besok. "Libby tersenyum dan akan membawa nampan. " Biar aku saja dan kamu bawa jus nya saja. "Pinta Hibiki. " Baiklah "angguk Libby.
Keduanya menaiki tangga dengan hati-hati dan sampainya di kamar. Hibiki tidak membiarkan Libby pergi begitu saja.
" Tentu saja "angguk Riichi tersenyum. Hibiki menggemgam tangan Libby erat dan mengajaknya duduk. Hibiki dan Riichi ngobrol tentang kerjasama mereka, dan Libby hanya diam mendengarkan begitu bosan.
" Aku akan berbaring sebentar "ucap Libby. " Baiklah "ujar Hibiki. Libby berbaring di atas kasur Hibiki dan menutup mata setelahnya.
Beberapa jam kemudian....
Libby bangun dari tidurnya dan kaget jika sudah tidak ada orang. " Apa aku terlalu nyenyak tidur. Sehingga disini tidak ada orang "menghela nafas.
__ADS_1
Libby merasakan sesuatu di bawah kasur dan kaget tangan Hibiki memeluknya erat. " Yak..., bikin kaget saja "ujar Libby.
" Kenapa..., aku tidak membangunkan mu karena kamu tidur sangat nyenyak. "Ucap Hibiki masih menutup mata. " Hah..."kembali berbaring. " Riichi sudah pulang, dan katanya jus buatan mu enak. "Lanjut Hibiki.
" Jangan membicarakan orang lain, aku harus kembali ke kamar "ucapnya. " Tunggu sebentar lagi. "Menempatkan wajahnya di leher Libby.
" Geli "ucap Libby. Hibiki bangun dan mengurung Libby di bawah tubuhnya, Libby mengalungkan kedua tangan di leher kekasihnya.
Hibiki mendekat dan mencium Libby lembut, keduanya sama-sama menutup mata tangan Hibiki menggemgam tangan Libby erat dan beralih mencium ceruk Libby.
Sang empu menutup mata dan memegang kemeja Hibiki dengan erat.
" Libby "melihat Libby intens. " Hah..., hari ini aku milikmu "peka Libby. Hibiki kembali mencium kekasihnya.
Paginya....
Hibiki bangun dari tidurnya dan sudah tidak melihat Libby. " Apa dia sangat malu hingga tidak di samping ku "ujarnya.
Hibiki menuruni tangga dan tidak sama sekali melihat Libby. " Pagi..,ayo makan sarapan mu "ucap Olive.
" Ya....am aku tidak melihat Libby "ucapnya. " Kami juga belum melihatnya. "Ucap Rohm. " Ya "angguk Olive.
" Begitukah "lemas Hibiki duduk di kursi. " Ini makan yang banyak ya "ujar Olive menyajikan sarapan di piring Hibiki. " Ya "kurang semangat.
__ADS_1
Ceklek...
Hibiki melihat Libby datang dan tersenyum semangat. Hal itu di lihat Rohm.