Terhalang Status

Terhalang Status
Bab. 10 Rahasia & Kejanggalan


__ADS_3

" Duduklah dulu, kita makan bersama. "Titah Rohm. " Biar Hibiki turun kesini "lanjutnya.


" Libby tunggu apa lagi siapkan piring "titah Olive. " Ba.., baik "bergegas menuju dapur.


" Duduklah Riichi "pinta Rohm. " Baiklah om "berjalan menuju kursi. Hibiki menuruni tangga melihat ada Riichi, dan Libby menyiapkan piring untuk temannya tersebut.


" Riichi "salam Hibiki duduk di samping temannya tersebut. " Aku kesini ada yang ingin aku bicarakan "ujar Riichi.


" Santai saja, kita makan dahulu "ucap Hibiki melihat Libby duduk di sampingnya. " Mari makan, Riichi nikmati makanan nya "ucap Olive ramah.


" Iya tante "tanpa sengaja melihat tangan Hibiki memegang tangan kiri Libby. Setelah makan malam Riichi dan Hibiki ke kamar, Libby dan bibi membersihkan piring kotor.


" Apa bibi boleh bertanya "ucap bibi sedikit takut. " Tanyakan saja bi, tidak perlu sungkan "senyum Libby. " Maaf sebelumnya, bibi tidak bermaksud menguping. Tapi suara tuan Rohm sangat keras. "Ujarnya.


" Iya bi, saya dan Hibiki bertemu di toko butik, saya disana bekerja. Dan ya begitulah "ucap Libby.


" Apa tuan sudah tahu "ujar bibi. " Kami masih berhubungan sampai saat ini. Sepertinya belum. "Jawab Libby.


" Kamu jangan kaget soal aku dan Libby saudara tiri, sebelum orangtua kami menikah kami dulu menjalin hubungan. "Cerita Hibiki.


" Begitukah, tampaknya ayahmu tidak merestui hubungan kalian. "Ujar Riichi.


" Ya..., tampaknya begitu. Oya...apa ada yang ingin kamu bicarakan. "

__ADS_1


" Anu...itu soal proyek yang kita jalankan "ucapnya. " Duduklah agar lebih nyaman, aku akan pinta Libby buat jus "Ucapnya berlalu pergi.


" Baiklah "melihat punggung Hibiki pergi. Riichi sedikit melihat-lihat kamar Hibiki. Hibiki melihat Libby masih berada di dapur. " Sedang apa dia "diam-diam berjalan ke arah Libby.


Libby sedang damai dalam menyiapkan cemilan...Hap...Hibiki dari belakang memeluk Libby erat dan mencium ceruknya.


" Yak..."Memelankan suara. " Jangan buat aku jantungan, dan bagaimana jika ada yang melihat. "Memukul tangan Hibiki pelan.


" Maaf.., lain kali aku tidak akan melakukannya "masih memeluk pinggang Libby. " Sedang apa "tanyanya bersandar di dada Libby.


" Aku menyiapkan kalian camilan "ujarnya memegang kedua pipi Hibiki. Hibiki melepaskan pelukannya dan mencium sekilas Libby.


" Aku menantikan kencan kita besok. "Libby tersenyum dan akan membawa nampan. " Biar aku saja dan kamu bawa jus nya saja. "Pinta Hibiki. " Baiklah "angguk Libby.


Keduanya menaiki tangga dengan hati-hati dan sampainya di kamar. Hibiki tidak membiarkan Libby pergi begitu saja.


" Tentu saja "angguk Riichi tersenyum. Hibiki menggemgam tangan Libby erat dan mengajaknya duduk. Hibiki dan Riichi ngobrol tentang kerjasama mereka, dan Libby hanya diam mendengarkan begitu bosan.


" Aku akan berbaring sebentar "ucap Libby. " Baiklah "ujar Hibiki. Libby berbaring di atas kasur Hibiki dan menutup mata setelahnya.


Beberapa jam kemudian....


Libby bangun dari tidurnya dan kaget jika sudah tidak ada orang. " Apa aku terlalu nyenyak tidur. Sehingga disini tidak ada orang "menghela nafas.

__ADS_1


Libby merasakan sesuatu di bawah kasur dan kaget tangan Hibiki memeluknya erat. " Yak..., bikin kaget saja "ujar Libby.


" Kenapa..., aku tidak membangunkan mu karena kamu tidur sangat nyenyak. "Ucap Hibiki masih menutup mata. " Hah..."kembali berbaring. " Riichi sudah pulang, dan katanya jus buatan mu enak. "Lanjut Hibiki.


" Jangan membicarakan orang lain, aku harus kembali ke kamar "ucapnya. " Tunggu sebentar lagi. "Menempatkan wajahnya di leher Libby.


" Geli "ucap Libby. Hibiki bangun dan mengurung Libby di bawah tubuhnya, Libby mengalungkan kedua tangan di leher kekasihnya.


Hibiki mendekat dan mencium Libby lembut, keduanya sama-sama menutup mata tangan Hibiki menggemgam tangan Libby erat dan beralih mencium ceruk Libby.


Sang empu menutup mata dan memegang kemeja Hibiki dengan erat.


" Libby "melihat Libby intens. " Hah..., hari ini aku milikmu "peka Libby. Hibiki kembali mencium kekasihnya.


Paginya....


Hibiki bangun dari tidurnya dan sudah tidak melihat Libby. " Apa dia sangat malu hingga tidak di samping ku "ujarnya.


Hibiki menuruni tangga dan tidak sama sekali melihat Libby. " Pagi..,ayo makan sarapan mu "ucap Olive.


" Ya....am aku tidak melihat Libby "ucapnya. " Kami juga belum melihatnya. "Ucap Rohm. " Ya "angguk Olive.


" Begitukah "lemas Hibiki duduk di kursi. " Ini makan yang banyak ya "ujar Olive menyajikan sarapan di piring Hibiki. " Ya "kurang semangat.

__ADS_1


Ceklek...


Hibiki melihat Libby datang dan tersenyum semangat. Hal itu di lihat Rohm.


__ADS_2