
" Libby, apa ini benar-benar keinginan mu "tanya Hibiki serius.
" Ya "tegas Libby. " Tolong keluar "pinta Libby. " Kamu mengembalikan cincin lamaran ku, dan sekarang....kamu ingin aku menjauh darimu. "Ujarnya.
" Kamu akan menyesalinya seumur hidup, dan kamu tidak akan bahagia saat bersama dengan pria "ucap marah Hibiki pergi dari kamar Libby.
Libby menutup pintu dan menutup mulutnya agar tidak ada yg mendengar dirinya menangis. Hibiki menaiki tangga dengan marah dan sejenak melihat pintu kamar Libby.
Sebenarnya dirinya tidak ada niat untuk berkata seperti tadi, tapi karena di landa kemarahan jadi keluar begitu saja. " Nak.., apa yang sedang kamu lakukan "ucap Rohm.
" Tidak ada "pergi begitu saja. " Apa dia berhasil "melihat pintu kamar Libby.
Hari terus berganti dan Hibiki benar-benar tidak nampak di depan wajah Libby, dan Hibiki tinggal di apartemen. Juga Libby selalu menampilkan wajah datar, pada siapa pun yang di lihat dan di jumpainya.
Kini Libby berada di perjalanan mengirimkan pesanan makanan. Libby parkir di depan apartemen dan masuk ke lobi. " Saya mau antar pesanan no unit 3076. "Ucap Libby.
"Silahkan nona "Libby masuk ke dalam lift dan tidak sengaja melihat Riichi berlari, buru-buru Libby menekan tombol agar pintu tidak menutup. " Terima kasih "ucap Riichi melihat atribut Libby.
" Oh..., aku bekerja di layanan pesan antar "ucap Libby. " Begitukah "angguk Riichi. Keduanya sama-sama keluar dari lift dan berjalan ke arah tujuan yang sama.
__ADS_1
Libby menekan bell dan pintu terbuka. Betapa kagetnya Riichi dan Libby setelah pintu terbuka, nampak Hibiki dan Milly tengah bermesraan di depan Libby dan Riichi.
Juga tanpa urat malu keduanya hampir telanjang. " Hah...pesanan makanan datang. "Ujar Milly mengambil pesanan di tangan Libby.
" Riichi.., saat ini aku tengah sibuk "merangkul pinggang Milly dan kembali mencium Milly brutal.
" Kita lanjutkan saja di dalam. " Menutup pintu apartemen. " Kita lanjutkan saja di dalam. "Menutup pintu apartemen.
" Libby "Riichi melihat Libby pergi begitu saja. Keduanya sudah di lift dan saling diam satu sama lain. " Hiks..."tangis Libby tidak tahan.
Riichi melihat Libby yang menahan tangis dan wajahnya memerah. " Ahaha.., hiks.., hiks.., hiks. "Tangis Libby pecah.
" Tidak.., jangan. "Tolak Libby. Kini Libby dan Riichi tengah bicara di taman sambil menghirup udara. " Hibiki tidak tahu apa-apa, dan akulah yang meminta Hibiki untuk tidak nampak di depan wajah ku "jujurnya.
" Kenapa..."
" Om Rohm tidak menyetujui hubungan kami"ujar yang karena aku anak haram dan ini memang yang terbaik. "Ucapnya.
" Aku tahu Hibiki masih mencintai mu, dia begitu hanya balas dendam apa yang di rasakan Hibiki selama ini "ucap Riichi.
__ADS_1
" Apa aku boleh meminta bantuan padamu agar Hibiki cepat menikah. "
" Bantuan apa. "Tanya Riichi. " Pura-pura jadi kekasih ku. "Ujar Libby.
" Apa..."Bingung Riichi. " Apa kamu sudah memiliki kekasih. Maaf aku sudah lancang. "Malu Libby.
" Tidak...,bukan begitu aku hanya bingung. "Ucap cepat Riichi. " Setelah Hibiki menikah, kita sudah selesai..., aku mohon aku bingung harus meminta bantuan pada siapa lagi. "Pinta Libby.
" Baiklah.., berikan HP mu agar aku bisa menghubungi mu "Ujarnya. " Ah...ini "memberikan ponsel.
Riichi mencatat no Libby di ponselnya dan memberikannya kembali. " Terima kasih sudah mau membantu, aku permisi "ujar Libby membungkuk. " Iya-iya "ikut membungkuk.
Unit 3076
Hibiki melepaskan ciumannya dan mengambil tas plastik di tangan Milly.
" Aku lapar "ucapnya pergi ke ruang tamu.
" Oh ayolah.., aku sudah mau keluar. "Kesalnya. Hibiki tidak menjawab dan makan ayam dengan lahap.
__ADS_1