Terhalang Status

Terhalang Status
Bab. 11 Sebuah Ancaman


__ADS_3

" Kamu kemana "tanya Hibiki. " Ah....itu aku ke minimarket terdekat beli roti dan bumbu dapur. "Jawab Libby.


" Apa kamu sudah sarapan "tanya Hibiki. "Uhukk....Uhukk "batuk Rohm melihat Hibiki.


" Bukankah kamu banyak pekerjaan. "Jelas Rohm. " Ya "angguknya.


Olive mengisyaratkan Libby untuk pergi. Libby dengan cepat menuju dapur. Kembali kerutinitas masing-masing Hibiki di kantor selalu melihat jam.


Karena jadwal kencannya akan segera tiba. " Libby "panggil Olive. " Ya..."Jawab Libby. " Tolong ke gudang diluar "ucapnya.


" Memangnya ada apa? "bingungnya.


" Ambilkan kunci "pinta Olive. " Kunci..., baiklah "ucapnya berjalan keluar. Olive melihat punggung Libby yang melenggang pergi. Libby mencari gudang dan saat akan menghampiri, dari belakang dirinya di bekap kain yang sudah diberi obat bius.


" Mm...mm "Libby berontak. Libby menendang kaki orang yang ada di belakang nya dan tersungkur ke tanah. Dan melihat siapa orang yang membekap nya. " Om..."lemasnya.


" Ya "jawab Rohm kembali membekap Libby kembali hingga benar-benar pingsan. " Bawa dia "titah Rohm pada anak buahnya.


Dari dalam kaca Olive melihat Libby di bawa pergi oleh suaminya dan menghapus rekaman CCTV. " Jangan pikirkan Libby, hah "menghela nafas,dan duduk santai sambil maskeran.


Libby dengan perlahan membuka matanya dan melihat sekitar. " Mm..."melihat dirinya di ikat dan di bekap.


" Sudah sadar "Ucap seseorang dari kegelapan. " Mm...mm "berontak Libby.


" Ini hanya sebuah teguran, jangan mendekati putraku "ucap Rohm berjalan ke arah Libby dan tersenyum.


" Jangan menjalin hubungan di belakang ku, aku sudah baik mencari pengganti Hibiki "mencengkeram Libby.


" Kenapa kamu begitu serakah "ujarnya.

__ADS_1


Libby menangis dan berontak minta di lepaskan. " Tahu diri kamu anak haram dan putraku anak sah, aku tidak mau memberikan wanita seperti mu padanya, masa depannya berharga dan penting juga silsilah keturunan putraku. "Melepas bekapan Libby.


" Kenapa om tidak menyukai ku "ucapnya. " Kamu lahir dari wanita ku, dan ayahmu si brengsek itu meninggalkan wanita ku. "Jelasnya.


" Karena mu dan ayahmu, Olive harus stres memikirkan masa depannya. "Menjambak Libby.


" A..., apa aku lahir itu adalah salah ku juga. "Ucap Libby.


" Kamu sudah tahu ternyata, impian Olive menjadi aktris.., tapi karena skandal dia harus kehilangan impiannya. "Teriaknya.


" Jauhi putraku..., Hibiki harus mendapat wanita lebih darimu. "Ucapnya.


Kring...Kring...


Libby dan Rohm melihat ponsel berbunyi. Rohm melepas jambakannya dan mengambil ponsel Libby. " Hibiki menelpon, jawab "mengangkat telp dan mengarahkannya ke telinga Libby.


" Kenapa...bukan kamu disini "


Libby melihat Rohm yang tersenyum dan mematikan telp. " Hah..., aku menjodohkan nya dengan wanita yang berdarah biru. "Ucapnya.


" Aku tidak akan ganggu hidup mu, asalkan kamu bisa menikahkan Hibiki dengan wanita yang sedang ia kencani. "Tawar Rohm.


" Aku tidak mau "tolak Libby. Rohm marah dan memukul Libby berkali-kali. Sehingga Libby kesakitan dan mengalami memar. " Tolong hentikan "pinta Libby.


" Terima tawaran ku "ucapnya. " Ya "pasrah Libby menyanggupi. " Bagus..., jangan sampai Hibiki tahu hal ini "mengelus kepala Libby.


" Ini pisau, kamu lepas sendiri oke "senyumnya berlalu pergi. Libby menunduk menangis dalam diam.


" Apa yang kamu lakukan disini. "Dingin Hibiki. " Kenapa..., ini kencan pertama kita. "Ucap Milly senang. " Bukankah kamu sudah memiliki pasangan. "Tanya Hibiki.

__ADS_1


" Ah...haha soal itu kami sudah menjalani hidup masing-masing. "Santai Milly.


" Bolehkah aku pesan makanan. "Pinta Milly.


" Pesan saja "abai Hibiki.


^^^Sebenarnya ada apa ini, kemana Libby, dalam hati Hibiki ^^^


Hibiki dan Milly makan dengan tenang, di sela-sela makan Hibiki melirik Milly yang makan Steik dengan anggun dan penuh kehati-hatian. " Huh..."membuang nafas.


" Ada apa. Kamu haus "tanya Milly. " Tidak. Aku hanya membuang udara. "Ujarnya. " Ah...begitu "Angguk Milly.


Malam tiba Hibiki tidak sabar bertemu dengan Libby. Ceklek....


" Libby..."panggil Hibiki. " Sedang apa di kamar ku "ucap Libby. " Hah..., aku merindukanmu "menghampiri Libby.


" Diam disana "pinta Libby.


" Kenapa..., ada apa dengan mu "ujar Hibiki bingung. " Kamu tahu siapa yang datang tadi, teman mu Milly. "Ucap Hibiki.


" Milly lebih pantas, lanjutkan saja hubungan kalian. "Titah Libby.


" Apa "kaget Hibiki. " Sebenarnya ada apa dengan mu, hari ini kamu sangat aneh. "Ucap Hibiki heran.


" Menjauh dariku dan jangan pernah menampakkan wajahmu di depan ku. "


" Apa..., apa yang kamu bicarakan "geram Hibiki. " Aku tidak suka mengulangi ucapan ku, jadi tolong keluar "pinta Libby.


Hibiki merasa heran dengan perubahan pada Libby yang tiba-tiba menjauh dan nada bicara nya berubah sejak mereka tidur bersama.

__ADS_1


__ADS_2