Terhalang Status

Terhalang Status
Bab. 18 Senjata Makan Tuan [ Tamat ]


__ADS_3

" Sebenarnya apa yang kamu lakukan. "Tanya Hibiki. " Dia membuat ku kesal dahulu. "Ujar Milly berdalih.


" Sudahlah, dan lagi jika kamu tidak mau melihat Libby jangan muncul di hadapan nya. "Ucapnya meninggalkan Milly.


" Apa..., kamu meninggalkan ku. "Marah Milly. " Karena Libby lagi, Hibiki mengabaikan ku lagi. "Kesalnya dendam pada Libby.


" Maaf nak seharusnya ibu tahan emosi ibu." Ucap Mikha. " Tidak apa-apa bu, apa kepala ibu tidak apa-apa. "Ucap Libby memeriksa kepala ibu mertuanya.


" Tidak apa-apa, hanya sakit sedikit. "Ujarnya minum teh. " Tapi terima kasih karena mu juga, Riichi tidak marah pada ibu...hihi." Tawanya.


" Hahah.., iya-iya. "Ikut tertawa. " Oya.., Riichi belum turun-turun juga. "


" Biar aku periksa ke dalam. "


"Baiklah.. "


Libby berjalan ke arah kamar, dan memeriksa apakah yang di lakukan Riichi hingga membuat lama. " Kenapa berantakan "mengambil kemeja Riichi.


Ceklek...


Libby dan Riichi keduanya sama-sama kaget. Riichi kembali ke kamar mandi, Libby yang malu menyadarkan kepalanya dan menetralkan keterkejutan nya.


" Pasti dia lupa membawa handuk. "Ucap Libby membawakan handuk.


TTok Tok Tok


" Aku ambilkan handuk, tenang saja aku tidak melihat apa-apa, jadi jangan malu di depan ku "ucap Libby.


Ceklek....


Tangan Riichi keluar dan mengambil handuk yang di bawakan Libby, lalu menutup pintu kembali. " Jangan lupa turun, makanan sudah kami siapkan. "Ujar Libby.


" Ba....baiklah "ucap Riichi di dalam kamar mandi. Libby tersenyum dan keluar dari kamar. Riichi membuka pintu sedikit dan memantau apakah masih ada Libby.


" Syukurlah, hah....kenapa aku bisa lupa bawa handuk. Memalukan. "Memukul kepalanya sendiri.


...Meja Makan ...


" Ibu rasa jika Libby berada di sekitaran mereka berdua, Libby tidak aman. Riichi ibu rasa, kita harus pindah. "Ucap Mikha.


" Ibu..."


" Aku setuju dengan ibu, ini bahaya padamu dan juga sang bayi. Terutama Milly sangat tidak suka padamu. "Ucap Riichi.


" Ayolah Libby. "Pinta Mikha. " Baiklah, aku akan mengikuti keputusan kalian berdua. "Ujar Libby. " Baiklah, jika sudah di setujui, aku akan cari tempat tinggal baru. "Ucap Riichi.


" Yeah "senang Mikha.

__ADS_1


Satu bulan kemudian


" Riichi..., selamat bisnis kita lancar dan tambah sukses. "Ucap Hibiki.


" Selamat untukmu juga, berkat kerja keras kita. "Ucap Riichi melihat gambar-gambar rumah.


" Kamu akan membeli rumah "tanya Hibiki. " Ya..., kami akan pindah tempat tinggal untuk..."melihat Hibiki.


" Santai saja, aku akan jaga Milly agar tidak berulah. "Ucap Hibiki.


^^^Seandainya Hibiki tahu, bayinya Libby anaknya juga, dalam hati Riichi ^^^


" Kenapa melamun, maaf terlambat selamat sudah jadi ayah. "Ujar Hibiki.


" Ya..., untukmu juga."


" Hah.., kamu tahu aku merasa Milly tidak mengandung anakku "ucap Hibiki tiba-tiba.


" Apa "kaget Riichi. "Ya.., aku tidak merasakan apa-apa saat di dekat mereka berdua. "Jujurnya.


Riichi mengelus bahu Hibiki dan mengajak nya untuk ngopi. 19:00 Libby sekarang berada di toserba terdekat dirinya tidak tahu di ikuti seseorang di belakang.


Kring


Libby mengangkat telp dari ibu mertuanya. " Hallo bu.., iya ini pesanan ibu sudah ada..., tenang saja aku akan baik-baik saja toko-nya kan dekat. "Menutup telp.


" Hah..."kaget Libby menengok. " Siapa disana "tanya Libby. Namun seseorang tersebut tidak menjawab dan malah mengeluarkan sebuah pisau kecil.


Libby kaget dan berlari menghindari seseorang yang mengejarnya. " Hah..hah. "Capeknya terus berlari.


" Siapa dia kenapa mengejar ku. "Libby terpeleset. Tapi untungnya ada batu dan melemparkan nya pada orang misterius yang mengejar nya.


" Akh...."Kesakitan.


^^^Suaranya aku kenal, dalam hati Libby ^^^


Libby bangkit dan berlari dengan kencang. " Kenapa larinya sangat kencang. "Sakit Milly masih mengejar Libby.


Libby terus berlari dan melihat-lihat ada Hibiki. " Tolong, ada orang yang mengejar ku, pelakunya membawa pisau. "Tutur Libby tanpa jeda.


" Tenanglah dulu, oke...tenang dulu. "Mengelus kedua pipi Libby. " Hah...hah...hah. "Ngos-ngosan.


" Apa...Hibiki "Milly bersembunyi.


" Dimana orang itu. "Tanya Hibiki.


" Disana. "Menunjuk arah belakang nya.

__ADS_1


" Aku yakin tadi orang itu disana. "Ujarnya.


" Ya aku percaya, tenangkan dirimu. Lututmu lecet aku obati. "Ucap Hibiki menggandeng tangan Libby.


" Mereka berdua akan kemana? "Milly penasaran.


" Tangganya tinggi sekali. "


" Naiklah pelan-pelan "Ucapnya.


" Biar aku gendong. "Menggendong Libby. " Eh.., apa yang kamu lakukan. "Kaget Libby. " Santai saja. "Senyum Hibiki.


Sampai di puncak Hibiki menurunkan Libby dan masuk ke toserba membeli plester. Hibiki membantu memasang plester di lutut Libby dengan hati-hati.


" Terima kasih "ucap Libby. " Jangan berterima kasih padaku. "Ucapnya.


" Apa "bingung Libby. Hibiki menarik pinggang Libby dan menciumnya lembut.


Kedua mata Libby melebar karena kaget di cium Hibiki tiba-tiba.


Libby mendorong dan mundur satu langkah. " Kenapa masih kaget, hal itu sudah biasa untuk kita. "Ucap Hibiki.


" Ya..., tapi kita bukan kekasih lagi, aku sudah jadi seorang istri, Riichi suamiku jadi tolong jaga jarak. "Pintanya.


" Katakan dengan jujur, apa itu bayiku "tanya Hibiki. " Apa. "Heran Libby.


" Apa "ucap pelan Milly.


" Tuan.., tolong ambil kembalian mu "ucap pemilik toserba. " Ya..."ucapnya pergi.


Libby membalikkan badan dan kaget di depannya ada Milly yang sedang berdiri.


" Milly "ucapnya.


" Jauhi suamiku. "Marahnya menjambak rambut Libby.


" AA...lepaskan "ringis Libby.


" Libby "kaget Hibiki. " Milly lepaskan." Pintanya. " Tidak, kenapa kamu tidak mau Libby kenapa-kenapa "senyum piciknya.


" Milly "ucap dingin Hibiki. " Kamu selalu menampilkan ekspresi seperti itu padaku, berbeda dengan kekasih lama mu. "Ucap dingin Milly mencengkeram kuat rambut Libby. " AA "ringis Libby kesakitan.


" Milly lepaskan Libby "teriak Hibiki. Milly bukannya mendengar dan malah mendorong Libby ke bawah tangga.


" AAA "teriak Libby.


Hap., tapi untungnya Riichi menangkap Libby dengan cepat dan memeluknya. Malah Milly terpeleset, terjatuh dan terguling. " AAA. "Teriak Milly.

__ADS_1


" Milly "kaget Hibiki.


__ADS_2