Terhalang Status

Terhalang Status
Bab. 6 Sama-sama Melamar


__ADS_3

Flasback On


Sepulang dari rumah sakit Libby sampai di toserba dan ingin melihat ibunya. Namun sampainya di dalam Libby tidak melihat keberadaan ibunya.


Dan melihat celengannya yang pecah namun uangnya hilang. " Apa yang terjadi "memegang pecahan celengan nya.


" Ibu..., ibu "panggilnya.


" Kamu dari mana saja. "Ucap Olive.


" Dimana ibu, dan uangnya. "Tanyanya.


" Kenapa melihat ku seperti itu, kamu menuduh ku. "Sedikit membentak.


" Hah.., tidak apa-apa jika ibu tidak mengakui mengambil uangku, tapi dimana ibuku. "Tanyanya.


Olive semakin kesal saat Libby mengatakan ibunya diakui ibu oleh Libby. Olive mendekat dan menampar Libby.


" Dia sudah mati, kenapa kamu akan mengikutinya. "


" Apa..."Lirihnya terduduk lemas.


Flasback Of


" Hah....hah..."bangun dari tidurnya.


" Kamu baik-baik saja. "Tanya Hibiki.


" Ya..."mengangguk. " Apa ada air. "Pintanya.


" Aku beli dulu, tunggu disini ya. "Ucapnya keluar dari mobil.


" Ya..."angguknya. Libby bersandar di sandaran kursi dan mengatur nafasnya. Hibiki kembali dan memberikan air mineral yang sudah dibuka tutupnya.


" Terima kasih "ucapnya minum air.


" Kamu pulang saja, istirahat saja ya aku takut kamu tidak sedang baik-baik saja. "Ucapnya.

__ADS_1


" Aku baik-baik saja sungguh. "Ujarnya.


" Baiklah..."Menyalakan mesin mobil.


" Saat aku koma..."ujar Hibiki.


" Maaf aku tidak bisa mengunjungi mu, aku juga baru pulih dari koma ku. "Ucap cepatnya.


" Kamu mengalami nya juga. "Tanyanya melihat Libby mengangguk. " Hanya satu minggu dan tanganku harus di gips. "Ceritanya.


" Dan pria yang bersamaan mu itu..."tanyanya.


" Ah...dia Hoshi, rekan kerja ku "ujarnya.


" Kenapa "melihat Hibiki. " Tidak, aku hanya bertanya saja. "Gugubnya.


" Aku tahu kamu cemburu, bukan "senyum Libby. " Tidak..."ucap tegasnya.


Libby hanya tersenyum dan fokus ke jalan. " Dan siapa yang kamu kunjungi di pemakaman tadi?"tanya penasaran nya.


" Ibuku...eh, maksudku nenek ku "ujarnya.


" Ah.....begitu rupanya "angguknya. " Kita akan makan kemana. "Tanyanya mengalihkan pembicaraan.


" Ah?.., kamu mau makan "tanyanya. " Ya., aku sangat lapar. "Ucapnya.


...Resto Yummy ...


" Duduklah..."Menarik kursi untuk Libby.


" Terima kasih "ucapnya duduk. " Apa ini tidak berlebihan. "


" Selalu seperti itu, santai saja nikmati makanannya oke "ucapnya. " Sebenarnya ada apa. "Tanyanya.


" Kamu tidak di bisa di bohongi ya. "Ujarnya. " Nanti setelah makan ada yang ingin aku bicarakan. "Ucapnya.


" Baiklah. "Angguknya makan dengan tenang.

__ADS_1


Di tempat lain...


" Apa...., kamu menghadiahkan nya untuk ku "ucapnya.


" Ya..., apa kamu suka. "Tanya pria parubaya bernama Rohm. " Tentu saja, tapi gaun ini untuk apa? "bingung nya.


" Untuk makan malam kita, dan persiapkan dirimu secantik mungkin untuk ku...Olive. "Senyumnya.


" Baiklah..."senang Olive.


Menjelang malam...., Hibiki dan Libby berpegangan tangan dengan erat di taman. " Duduklah "titah Hibiki. Libby duduk dan kaget dengan Hibiki yang berjongkok di depannya.


" O..., ada apa dengan mu "kaget Libby.


" Tenangkan dirimu sedikit. "Pintanya.


" Libby...., ayo menikah. "Menunjukkan cincin.


" Apa. "Kagetnya menutup mulut.


"Menikahlah dengan ku. "Ujarnya sekali lagi. " Apa ini sungguhan "tanyanya tidak menyangka.


" Ya....haha..., apa jawaban mu. "Ucap Hibiki.


" Ya..."angguknya. " Hahaha..., benarkah "senang Hibiki menautkan cincin di jari manis Libby.


Libby dan Hibiki berdiri dan saling memeluk. Libby menangis bahagia dan Hibiki bahagia bukan main. Hibiki mencium Libby dengan lembut dan sang empu membalas nya.


Sementara itu. Olive tengah bahagia di lamar kekasihnya untuk menikah dalam waktu dekat, yaitu lusa.....tidak lama bukan.


Keduanya sama-sama sudah tua...."Bagaimana besok kita beritahu anak-anak kita untuk memberitahukan kabar ini. "Ucap Rohm.


" Ya..."angguknya senang melihat cincin.


Hibiki memarkirkan mobilnya tidak jauh dari toserba. " Aku akan memberitahu ibuku, dan hati-hati dijalan "ucap Libby mencium pipi Hibiki.


Sang empu tersenyum dan melihat Libby masuk ke dalam toserba. Setibanya di dalam toserba keduanya sama-sama kaget.

__ADS_1


Senyum-senyum sendiri dan detik kemudian menetralkan wajahnya. " Kenapa baru pulang "melihat jari manis Libby. Begitupun dengan Libby melihat jari manis Olive.


" Itu..."Ucap keduanya.


__ADS_2