Terhalang Status

Terhalang Status
Bab. 16 Milik Orang Lain


__ADS_3

" Itu benar, kami akan menikah "ucap Riichi.


" Libby..."kecewa Hibiki.


" Maaf...., tolong pulanglah "pintanya.


" Kali ini kamu benar-benar ******, kamu pasti tidur dengan teman ku kan. "Interogasi nya.


Bugh....


" Jangan mengatai Libby..., brengsek "marah Riichi memukul temannya.


" Pergilah.., jangan buat keributan disini. "Ujar Libby.


" Libby jujur padaku, kumohon katakan Milly tidak mengandung anakku. "Tuturnya.


Riichi mendorong Hibiki agar tidak mendekati Libby. Libby hanya diam dan melihat Hibiki yang frustasi. Riichi masuk dan mengunci pintu lalu mendekat ke arah Libby.


" Kamu tidak apa-apa "tanyanya. Libby memeluk Riichi dan menangis. Riichi membalas pelukan Libby dan mengelus punggungnya. " Ahaha...., hiks hiks hiks. "Tangis Libby gemetar.


" Tenanglah, ingat anakmu juga. "Libby kembali pingsan dan Riichi dengan sigab menggendong Libby. Riichi membaringkan Libby di sofa dan duduk di samping nya. " Kamu pasti banyak pikiran "gumamnya mengelus kepala Libby.


Selang beberapa menit Libby membuka matanya, dan Riichi membantunya bangun untuk minum air. " Apa kamu sudah makan. "


" Belum..., aku hanya makan camilan "memijat kepala pelan. " Riichi, soal kita menikah. "


" Tenangkan saja dirimu, jangan khawatiran tentang menikah, aku tidak akan memaksa dan..."Diam seketika dicium Libby.


Riichi melihat Libby yang tiba-tiba mencium nya. " Hah..., aku menerima lamaran mu. "Ucapnya. " Benarkah.., sungguh "senang Riichi.


" Ya.."angguk Libby. Riichi memeluk erat Libby dan mencium kening nya lembut.

__ADS_1


" Ibu pasti sangat senang mendengar hal ini. "Ucap Riichi memegang kedua tangan Libby.


^^^Maaf Riichi, ada alasan lain aku menerima lamaran mu. Aku sungguh minta maaf, dalam hati Libby ^^^


" Apa "senang Mikha. " Sungguh kalian akan menikah. "Terharu Mikha mencium pipi putranya dan Libby. " Semoga kalian bahagia dan melewati banyak terpaan issu. "


" Jadi..., kapan tanggal pernikahannya. "Tanyanya. " Minggu depan bu "ujar Riichi memegang tangan Libby.


^^^Aku tidak apa-apa jika buat tameng olehmu, asalkan ibuku bahagia, dalam hati Riichi ^^^


" Doakan yang terbaik bu "ujar Libby.


" Iya nak "angguk Mikha senang. Sementara itu Milly tengah duduk di kursi yang di halangi sekat kaca. Oden duduk di samping Milly dan menciumnya brutal.


" Yak.., ini tempat umum. "Membekap mulut Oden. " Aku senang bisa bertemu dengan calon anakku. "Mengelus perut Milly.


"Anak mu juga, tapi kamu harus menjaga hubungan kita berdua dari Hibiki oke. "


" Tidak akan "mencium pipi Oden. Oden memangku Milly dan menciumnya lembut. Libby dan Riichi saat ini tengah berada di toko gaun pernikahan. Riichi melihat Libby yang tengah mengenakan gaun pengantin berwarna putih.


Dengan motif sabrina, dan berhiaskan manik-manik yang memancarkan cahaya.


" Bagaimana menurutmu "tanya Libby.


" Sangat cantik, cocok untukmu "jawab Riichi tersenyum haru.


" Jika ibu melihat mu, dia akan girang. "


" Aku memakai nya untukmu, aku ingin memanjakan mu. "Ucapnya. " Apa "tidak bisa berkata-kata.


" Ini sekali seumur hidup, pilihkan aku gaun sesuai selera mu. "Pintanya. " Jika kamu tidak keberatan. "Lanjutnya.

__ADS_1


" Baiklah..."Senyum Riichi.


Hibiki tengah berdiri di depan kaca kantor nya, melihat gedung pencakar langit. " Kenapa Libby jadi berubah, hah....kenapa semuanya jadi seperti ini. "Frustasinya.


" Pak. Hibiki ada tamu."


" Siapa..."melihat Riichi. " Riichi ada apa "tanyanya. " Ini undangan pernikahan kami, jangan lupa untuk datang bersama istri mu. "Ujar Riichi memberikan undangan.


" Apa "kagetnya menerima undangan.


" Aku tidak akan lama, jadi permisi. "Pamitnya.


Hibiki membuka undangan dan tertera tanggal pernikahan adalah esok. " Libby benar-benar jauh dariku. "Ucapnya.


Di tengah malam Libby duduk di pinggiran kasur sambil memeluk perutnya lembut.


Di depannya tergantung gaun putih berlengan panjang. Dan sebuah pita di belakang gaun tersebut.


Hibiki menghadiri undangan sendiri dan melihat Libby mengenakan gaun yang membentuk tubuhnya. Dan kain tembus pandang menutupi wajahnya.


Libby berjalan ke altar dan melihat ada Hibiki yang melihatnya dengan pandangan yang sulit di tebak. Hibiki tersenyum dan menguatkan dirinya.


Wanitanya menjadi istri temannya Riichi.


Riichi tersenyum melihat Libby yang berjalan ke arahnya dengan gaun pengantin. Para undangan pun terpesona pada ratu sehari tersebut.


Libby sampai di depan Riil dan mengemgam tangan Riichi. Singkatnya Riichi menautkan cincin neneknya yang di wariskan ke ibunya, dan sekarang beralih ke istrinya Libby.


Hibiki melihat hal itu pasti menyakitkan begitu pun Libby, dirinya menerima lamaran Riichi karena untuk menjauh dari Hibiki. Libby mengambil cincin dan menautkan nya di jari Riichi.


Riichi membuka kain tembus pandang tersebut ke belakang dan mendekat mencium Libby lembut, para undangan bersorak dan bertepuk tangan melihat adegan tersebut. Hibiki menunduk dan berusaha kuat sendiri.

__ADS_1


__ADS_2