Terjebak Cinta Tuan Marvel

Terjebak Cinta Tuan Marvel
Pujian untuk istri


__ADS_3

"Ya, apa kau mau?" Tanya Marvel sambil mengangkat sebelah alis matanya.


"Tentu saja aku mau. Ayo!" Jawab Windi begitu bersemangat.


Marvel tersenyum melihat reaksi istrinya itu. "Kalau begitu ayo turun lalu mandi." Ajak Marvel.


Windi tak langsung menjawab ajakan Marvel karena kini pikirannya terpusat pada kata mandi yang diajak Marvel. "Mak-maksudmu mandi bersama?" Tanya Windi memastikan.


"Tidak. Aku akan mandi sendiri begitu pula dengan dirimu." Jawab Marvel cepat memutus pemikiran buruk istrinya.


Wajah Windi nampak lega mendengarkan jawaban dari suaminya. Windi pun meminta Marvel untuk mandi lebih dulu dan ia akan mandi setelahnya. Marvel mengiyakannya saja karena tidak ingin melakukan perdebatan kecil dengan istrinya hanya karena perkara mandi.


Setelah melihat Marvel masuk ke dalam kamar mandi, Windi segera turun dari ranjang untuk memastikan apakah bagian intinya masih sakit atau tidak.


"Ish..." Windi meringis merasakan sakit. "Tidak terlalu sakit seperti tadi malam." Ucapnya lalu mencoba untuk melangkah. "Sepertinya aku bisa melangkah dengan normal walau tidak terlalu cepat seperti biasanya." Lanjutnya lagi setelah cukup mengelilingi kamarnya.


Setelah memastikan jika kondisinya sudah semakin membaik, Windi segera menyiapkan pakaian ganti untuk Marvel dan untuk dirinya. Tak lupa Windi membereskan ranjang dan meletakkan pakaian kotor di dalam keranjang laundry.

__ADS_1


*


"Apa kau sudah siap?" Tanya Marvel memperhatikan Windi yang sudah selesai menaburkan bedak di pipinya.


"Tunggu sebentar." Jawab Windi lalu mengoleskan lipstik di bibir mungilnya. "Sudah." Ucap ya lalu bangkit.


Marvel pun turut bangkit dari atas ranjang lalu mengulurkan tangannya pada Windi. "Ayo kita berangkat." Ajaknya yang diangguki Windi sebagai jawaban.


Pagi itu Marvel mengajak Windi berjalan-jalan menuju kebun teh yang berada tidak terlalu jauh dari villa berada. Selama berada di dalam perjalanan Windi nampak tak menyurutkan senyumannya melihat betapa indahnya pemandangan di sekitarnya saat ini dan udara sejuk yang menerpa wajah cantiknya.


"Sudah sampai?" Tanya Windi sambil memperhatikan sekitar.


Windi mengiyakannya lalu turun dari dalam mobil. "Wah... sejuk sekali." Komentar Windi saat merasakan hembusan angin yang berhembus cukup kencang menerpa wajahnya.


Marvel yang sudah berada di sebelah Windi pun mengulurkan sebelah tangannya pada Windi. "Ayo ikut denganku, istri." Ajak Marvel.


Wajah Windi merona malu mendengar ucapan Marvel yang terdengar begitu manis di telinganya. Windi menerima uluran tangan Marvel lalu berjalan beriringan menuju kebun teh.

__ADS_1


Marvel membawa Windi berjalan-jalan mengelilingi kebun teg yang terlihat tidak terlalu ramai pagi itu. Suasana di kebun teh nampak hanya dipenuhi oleh para pekerja yang sedang memetik daun teh. Sesekali Marvel mendatangi mereka lalu memberikan sapaan selamat pagi pada mereka.


Windi pun turut melakukan hal yang sama dengan menyapa para pekerja di kebun teh.


"Istrinya cantik sekali, Tuan." Puji seorang ibu setelah Marvel memperkenalkan Windi adalah istrinya.


"Tentu saja Ibu. Suaminya saja tampan begini." Marvel tidak menghilangkan sikap penuh percaya dirinya pada setiap orang yang ia temui.


Ibu itu pun tertawa kecil mendengar jawaban Marvel. "Semoga rumah tangga Tuan dan Nona selalu dilimpahi kebahagiaanya." Doanya untuk Marvel dan Windi.


Marvel dan Windi mengaminkannya. Setelah cukup berbincang, Marvel dan Windi pun berpamitan untuk kembali melanjutkan perjalanan mereka mengelilingi kebun teh.


"Apa kau dengar itu, istri, ibu tadi menyebutkan kau cantik." Ucap Marvel pada Windi lalu mengedipkan sebelah matanya yang membuat Windi salah tingkah karenanya.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Marvel dan Windi update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2