
kamu kenapa nay"?dari keluar minimarket mukaknya di tekuk,"tanya dika
lagi sebel sama orang,udah ah jangan manyun ,entar ilang cantiknya.
setibanya di rumah kanaya langsung menaruk bahan yang iya beli kedalam kulkas dan beranjak pergi kekamar untuk berganti baju dan bersiap untuk pergi ke cafe.
setelah satujam mengendarai mobil kanaya tiba di cafe,iya langsung masuk keruangan kerja dan mengerjakan pekerjaannya dengan tenang,jam menunjukkan pukul duabelas siang kanaya menyuruh dion untuk memesankan makanan untuknya,karna hari ini iya akan miting di cafe bersama infestor yang ingin menanamkan modal di cafe miliknya.
mitingpun berjalan lancar dan sore haripun tiba,kanayapun pulang mengendarai mobilnya sesampainya di rumah kanaya melihat sepi tidak melihat mama dan papanya ,non naya nyarik nyonya?tanya bik sumi ,iya bik kemana mama sama papa dan bang dika,tadi nyonya berpesan pada saya kalo non naya pulang disuruh ke resto nyonya dan tuan ada pertemuan di luar dan den dika ada diresto makanya non naya disuruh ke resto.
kanaya yang sudah bersiap siap untuk pergi ke resto,kanaya memakai kemeja lengan pendek dengan celana jins sobek yang tren dikalangan anak muda,bik sumi naya pergi dulu ya ,oh iya non.
__ADS_1
di apartemen radit sedang memasak di pentri iya memasak salad dan stik daging,radit memang sangat memilih soal makanan karna iya menetapkan makanan sehat untuk iya makan,radit sangat jarang memakan makanan yang tidak sehat.
Bulanpun berganti begitu cepat,kanaya yang sibuk dengan pekerjaanya di cafe,sedangkan radit sibuk dengan seminar di campus dan luar kota,hari ini radit disibukkan di rumah sakit,jam makan siangpun tiba radit memang biasa ke cafe milik kanaya,namun radit tidak mengetahui jika cafe temoat iya nongkrong adalah milik kanaya,siang itu kanaya sedang memeriksa sekeliling cafe ,tepat disaat kanaya berjalan ke sudut cafe iya bertemu radit,netra keduanyapun bertemu,radit yang merasakan rasa yang aneh saat menatap netra kanaya pun mengalihkan pandangannya,sedangkan kanaya berjalan menuju sudut ruangan yang berada di cafe.
Kanaya memang memeriksa cafe karna acara pesta pertunangan diki dan enji akan dilaksanakan di cafe milik kanaya.
maaf buk ucap dion,ibuk lita menunggu ibuk diruangan ibu oh iya saya akan menemui ibu lita,tolong kamu cek persiapan untuk minggu depan karna saya tidak mau acara pertunangan abang saya ada yang tidak sempurna,kanya pergi meninggalkan dion.
Hari yang di tunggu tunggu pun tiba keluarga besar enji dan kanaya sudah berada di cafe mengelar pesta pertunangan diki dan enji.
Acarapun dimulai tamu yang hadir di pesta pertunangan diki adalah rekan bisnis papa abraham,dan rekan bisnis diki dari jakarta,tak lupa di pesta itu ada papa hari orang tua dari radit ,serta mama hana,turut hadir sedangkan radit berangkat ke pesta tidak bersama kedua orang tuanya,iya pergi bersama miko.
__ADS_1
Setibanya di cafe radit dan miko berjalan menuju kursi yang sudah disiapkan oleh panitia acara.
acara tukar cincin antara diki dan enji pun berlangsung hitmat,setelah selesai kedua keluarga itupun berfoto bersama,radit yang sejak tadi memperhatikan dari jauh seorang gadis berkebaya moderen ya pemilik mata hazel nan cantik itu nampak anggun dengan kebaya berwarna pastel,sedangkan kedua abangnya diki,dan dika memakai jas yang serasi dengan nya.
Radit nampak bingung menggapa gadis pemilik mata hazel itu sendirian,sedangkan dika yang iya pikir adalah kekasih kanaya justru mengandeng mesrah seorang wanita belasteran berkulit putih dan bermata sipit.
Dokter radit ada apa ?tanya miko
sedari tadi saya perhatikan dokter menatap ke arah gadis itu tunjuk miko,dokter penasaran siapa gadis itu?
Radit yang sudah seperti tersangka mengalihkan pertanyaan miko dengan"saya mencari keberadaan orang tua saya"
__ADS_1
Miko yang mendengar ucapan radit hanya tersenyum.