
Kanaya yang sejak tadi hanya diam sambil menetralkan detak jantungnya,iya takut jika radit mendengar detak jantungnya yang begitu kencang.
mas,maaf naya mau ke toilet,raditpun mengurai pelukannya dan membiarkan istrinya menuju toiket.
sejak keluar kamar kanaya duduk di sofa sembari menonton drama korea kesukaannya,biasanya iya menonton d kamar,namun tv yang berada di kamar entah kapan radit memindahkan tv serta barang barang milik kanaya ke kamarnya.
Radit yang sudah sekesai membersihkan diri,menghampiri kanaya yang duduk di sofa,kanaya yang begitu asik menonton tidak menyadari jija ada sebuah kepala yang berbaring di pahanya,kanaya yang merasa susah mengerakkan bokongnya,baru tersadar jika suaminya telah tertidur pulas.
"ya ampun ini orang enak banget tidurnya,gak pake permisi batin kanaya."
kanaya yang melihat radit tertidur pulas justru ikut tidur dalam posisi duduk,saat tengah malam radit terbangun dari tidurnya,kala wajah wilda menyapanya.
namun sesaat radit sadar bahwa wanita yang tengah tertidur bukanlah wilda tapi kanya?
"maafin aku wilda sayang,jika aku mulai membuka hati untuk wanita yang mirip dengan mu sayang"radit berucap dalam hati.
dengan cairan bening menetes,di atas pangkuan kanaya,merasa piyama yang iya kenakan basah, kanayapun terbangun.melihat radit menangis.
__ADS_1
"mas,mas radit kenapa?
Bukannya menjawab radit justru memeluk kanaya ,membuat kanaya susah bernafas,karna radit begitu erat memeluknya.
setelah melepaskan pelukannya,radit pergi begitu saja meninggalkan kanaya.
"kanaya yang kesal "Dasar cowok aneh,bisa bisanya aku terlena dengan rayuannya,bukannya terimakasih dan menjawab pertanyaan ku malah main kabur aja"ucap kanaya dalam hati
kanaya yang sangat kesal melihat sikap radit yang aneh,menghentakkan kakinya dan beranjak pergi menyusul radit ke kamar radit,namun saat tiba d kamar miliknya betapa kagetnya saat ingin membuka pintu justru tangannya ditark oleh radit.
malam ini dan seterusnya kita tidur satu ranjang,ucap radit dengan wajah datar dan tatapan dinginnya.
mau tak mau kanaya ikut masuk ke kamar milik radit ,kamar bernuansa minimalis itu terlihat begitu rapi dan bersih,ya di dinding kamar terpajang bingkai foto seorang gadis berhijab yang tak lain adalah foto almarhum wilda istri radit.
radit yang memperhatikan tatapan kanaya pada bingkai foto berukuran besar di kamarnya.
maaf kalo foto itu masih tergantung di situ,dan membuat kamu tidak nyaman.
__ADS_1
kanaya yang dari tadi menatap foto wilda,beralih menatap radit"saya tidak merasa tergangu dengan foto itu".
radit pun pergi meninggalkan kanaya dan naik ke atas ranjang ,tak berapa lama kanayapun menyusul radit ,suasana cangungpun terjadi.
kanaya membaringkan tubuhnya dengan pisisi membelakangi radit.
Kanaya sejak satujam lamanya mencoba memejamkan matanya namun tidak dapat terpejam.
radit yang sejak tadi sibuk dengan lektop miliknya,untuk melihat jadwal kerja seta pasiennya besok,karna lusa iya dan kanaya akan pergi ke jakarta.
pagi haripun tiba keduanya sudah berada di mejamakan,sesudah sarapan kanaya dan radit berangkat kerja ,setelah mengantar kanaya ke cafe,radit langsung ke RS tempat iya bekerja.
siang itu baik kanaya dan radit sibuk dengan urusan pekerjaan masing masing,karna besok radit mulai cuti ,sedangkan kanaya harus pergi keluar kota untuk melihat cabang cafe miliknya.
keesokan harinya kanaya dan radit berangkat keluar kota,nay?
iya mas,sepulang dari sini kita mampir di resto tempat mama ya,terserah mas radit saja,naya ikut aja.
__ADS_1