
"Akhirnya"
Mereka berdua mulai membuka diri untuk saling mengenal,mama berharap mereka bisa saling mencintai"ucap mama kanaya"
Iya ma,papa berharap mereka berdua bisa segera memberikan kita cucu.
"asalamualaikum"
"waalaikum salam"ucap mama hana.gimana kabarnya nak radi?"alhamdulillah baik ma,pa.
Radit dan kanaya duduk bersebelahan,ma,pa "besok kamiakan berangkat ke jakarta"mama dan papa serta kakak mengadakan kumpul keluarga di akhir pekan .
"seusai pulang mereka berdua langsung peking barang yang akan dibawa"
Mas,mau nay buatin kopi atau teh?
"Teh aja nay"
kamu istirahat saja nay sepertinya kamu capek banget,iya mas.
__ADS_1
Keesokan paginya mereka sudah bersiap ke bandara,setelah menempuh waktu satujam perjalanan kanaya dan radit langsung dijrmput supir suruhan orang tua radit.
Di perjalanan,kanaya yang tertidur tanpa sadar menyandarkan kepalaya di bahu radit,tidak butuh waktu lama keduanya tiba di rumah mewah milik orang tua radit.
Mas radit,sudah sampai ,ucap supir pribadi papanya.
radit menatap kanaya yang masih tertidur pulas,karna tidak ingin menganggu tidur sang istri,raditpun mengendong kanaya ala bridal styil
Sesampainya di pintu utama kedua orang tua radit sudah menunggu kedatangan radit dan kanaya.
kanaya kenapa dit??"naya kayaknya kecapean ma"
radit membawa kanaya ke kamar miliknya yang sudah di bersihkan dari barang barang peninggalan wilda,ya selama ini barang barang milik wilda tersusun rapi di kamar miliknya.
radit yang merebahkan kanaya di ranjang king size miliknya,ya semua barang barang yang penih kenangan dengan kanaya sudah di pindahkan ke kamar lantai bawah yang sering untuk menginap sepupu radit yang berada di singapur yang bernama Rizky.
Setelah menyelimuti kanaya yang tertidur,tanpa terganggu dengan suara deru nafas radit saat mengecup keningnya.raditpun turun kelantai bawah untuk menemui kedua orang tuanya.
"raditpun duduk di samping mama lita,mama butin kamu minum dulu ,"gak usah ma "
__ADS_1
kamu mau nanya kemana barang-barang milik wilda mama pindahkan di mana??"mama litapun menunjuk pintu kamar yang terletak di sebelah ruang keluarga.
di tepuklah pundak sang putra,"mama tidak mungkin membuang benda yang berhubungan dengan wilda,jika bukan kamu sendiri yang menyuruh".
kanaya terbangun dari tidurnya ketika tengorokannya terasa kering,saat membuka matanya iya begitu kaget menggapa iya sudah berada di atas ranjang .iya membuka selimut dengan jantung yang berdegub kencang , karna iya takut ketika suaminya melakukan hal yang biyasa dilakukan oleh suami istri, setelah membuka selimut iya merasa lega hal yang iya fikirkan tidak terjadi.
Radit yang sudah membersihkan diri dikamar bawah dan ingin berganti pakaian,saat membuka pintu radit melihat sekelilingnya ternyata kanaya sedang berdiri di balkon kamarnya.
Udah bangun kamu nay?"em iya maaf mas tadi nay "
belum sempat kanaya berbicara radit sudah pergi meninggalkannya.
"ck"kanaya yangg merasa kesal dengan sikap radit mengumpat dalam hati"dasar kulkas enamblas pintu"kalo kamu ngajak aku kesini cuman bikin orang tuanya senang tau gitu aku gk kesini.
Kmu masih mau disitu sampek malam!!"ucap radit ketus"kanaya pun melihat kearah radit.
radit yang sedang sibuk dengan ponsel miliknya tidak melihat raut wajah kanaya yang menahan emosi dengan sikapnya .
Ayo kita turun mama dan papa sudah menunggu mu.
__ADS_1