Terjerat Bayang Masalalu

Terjerat Bayang Masalalu
bab 15


__ADS_3

Miko yang mendengar ucapan radit hanya tersenyum,raditpun berjalan mencari keberadaan orang tuanya.Tidak jauh dari tempat mama hana berada kedua orang tua kanaya sedang mengobrol,papa hari dan papa bram adalah teman semasa sma keduanya bersekolah di sekolah yang sama.


"wah tuan bram gak nyangka kalo diki itu putra anda,perusahaan milik saya sering memasok kebutuhan resto serta cafe milik diki.


nah yang di tunggu tunggu akhirnya datang juga"ucap papa hari"radit berjalan sembari menundukkan kepalanya ketika berhadapan dengan kedu orang tua kanaya.


kenalkan tuan bram ini putraku dia dokter di rumahsakit xxxx,kenalkan saya radit om,tante dengan wajah tersenyum radit memperkenalkan diri.dan berjabat tangan.


Nay,naya sini sayang panggil mama lita,kanaya berjalan dan berdiri disamping papa bram,tuan Hari kenalkan ini putri saya namaya kanaya dia yang mengelola cafe ini.


selamat siang om tante "ucap kanaya dengan tersenyum mengulurkan tanggan untuk berjabat tangan.


"wah cantik anak anda tuan bram"ucap mama lita bersamasn dengan papa hari.


kanaya yang mendegar pujian dari papa hari dan mama hana pun tersipu malu.


Radit yang baru saja dari toilet datang menghampiri para orang tua disana ,batapa kagetnya radit saat sudah berada di tempat dimana gadis yang sejak tadi mengangu pikirannya berada di tengah kedua keluarga.


Dit ,radit panggil mama hana

__ADS_1


raditpun mendekat pada sang mama.


"kanaya ,kenalkan ini anak tante, namaya radit"


kanaya hanya tersenyum kecut dan mengatupkan kedua tangannya"sambil berucap kanaya"radit memandang kanaya begitu intens mata kanaya dan senyum kanaya sungguh membuatnya seperti melihat wilda.


kanaya yang merasa diperhatikan merasa kesal dengan berulang kali membuang napasnya dengan kasar.


para tamu undangan yang hadir di sana menikmati kudapan yang yelah di siapkan oleh panitia,


Dari kejauhan Diki melihat sosok tinggi dan berkulit putih yang sangat familiyar wajah itu,ya tentu saja karna laki laki itu adalah radit,suami dari wilda pegawai diki yang menjadi tangan kanan diki.


sayang,ucap diki kita temui dokter radit tunjuk diki,enji mengangguk dan mengikuti langkah diki .


Diki berjalan beriringan dengan enji tampak begitu serasi dengan balutan gaun dan zas kedunya menghampiri radit.


Hallo dokter radit?ucap diki


ah..ya tuan diki apa kabar?

__ADS_1


dari belakang muncullah dika dan aqila yang bergandengan tangan,menghampiri diki dan enji.


Dika yang melihat radit,meng ingat ingat iya pernah bertemu dengan dokter dihadapanya.


Maaf bukankah anda dokter radit?tanya dika.


Radit yang tercengang melihat kedua orang yang memiliki wajah dan kulit serta mata yang sama,berada di hadapannya,iya bingung mana yang bernama diki.


perkenalkan dokter radit ini saudara kembar saya bernama dika,oh ya saya pernah bertemu dengan kembaran anda tuan diki.saya pikir waktu itu anda,saat saya menyapa tuan dika bilang salah orang.


saya memiliki satu kembaran dan adik perempua dokter,ucap diki.


permisi dokter radit saya harus menemui kelien bisnis saya ucap dika.


enji sudah bergabung dengan keluarga sang kekasih serta keluarganya dan keluarga radit.


ketigabelah keluarga itu membicarakan bisnis dan rutinitas mereka saat hari libur,sedangkan radit duduk di kursi sembari menikmati hidangan yang iya ambil.


sedangkan kanaya berkumpul dan bercengkrama dengan teman semasa kuliah dan rekan bisnis nya.

__ADS_1


__ADS_2