Terjerat Bayang Masalalu

Terjerat Bayang Masalalu
bab 25


__ADS_3

kamar ini memang di hias seromantis mungkin,kanaya berjalan kedepan meja rias untuk membersihkan mekup ,sedangkan radit duduk di sofa sambil menatap jendela kaca melihat gelapnya malam,seperti hatinya yang gelap semenjak kematian sangistri,meski sekarang iya sudah bersetatus menjadi suami dari kanaya,iya merasa sama seperti lima tahun lalu.


kanaya yang sudah membersihkan mekup membuka koper miliknya untuk mengambil baju ganti,namun ketika koper dibuka iya merasa bingung dengan isi bajunya yang berubah menjadi lingrie ,ya baju kurang bahan .


kanaya merasa kesal saat melihat semua baju di kopernya hanya ada baju kurang bahan dengan berbagai mode.akhirnya kanaya tidak jadi menganti baju dan memilih gaun yang iya kenakan tadi.


di dalam kamar mandi kanya meluapkan kekesalannya "ini ni pasti kerjaan enji sama qaila kalo mama gk mungkin,yang bener aja aku harus pake baju kurang bahan!!!!


setelah satujam di kamar mandi ,kanayapun keluar.


radit yang mendengar kanaya keluar dari kamar mandi,mengambil baju piyama dan membawanya ke kamar mandi tanpa melihat kanaya yang duduk di tepi ranjang.


setelah selesai membersihkan diri radit keluar,iya melihat kanaya yang merasa tidak nyaman menggunakan baju.


kamu kenapa memakai gaun itu??


Deg

__ADS_1


emmm,itu..


ada apa dengan mu?


kanaya nampak bingung dan berfikir"kamu gak usah takut kita akan tidur terpisah,saya akan tidur di sofa,tunjuk radit


kanaya begitu kaget mendengar ucapan radit.radit mengambil bantal dan berjalan kesofa.dan berbaring,meski iya merasa kurang nyaman tidur di sofa.


kanaya yang melihat radit tertidur dengan nafas teratur,namun iya tidak dapat tidur karna merasa gerah.


rasanya iya ingin segera memaki kakak iparnya yang begitu gila membuat iya harus tidur dengan menggunakan gaun yang cukup berat dan panas.


"gadis aneh tidur dalam keadaan duduk,dia tampak lucu jika tertidur.


radit berjalan kekamar mandi untuk mencuci muka,setelah selesai mencici muka radit kembali duduk di sofa,sesekali iya melirik kanaya,yang begitu damai tertidur,sebenarnya radit kadian melihat kanaya tidur dalam posisi duduk,namun iya tidak berniat untuk membenahi posisi kanaya.


Radit duduk sambil meminum air putih,dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul enam pagi,melihat kanaya yang tidak merasa terganggu dengan suara gawainya yang berdering,radit pun berjalan membangunkan kanaya

__ADS_1


nay,naya....na belum sempat rafit memanggil lanaya untuk ketiga kalinya,kanaya melengkuh saat membuka matanya betapa terkejutnya iya melihat laki laki yang begitu iya benci ada di hadapannya yang tak lain kaki kaki itu adalah suaminya.


hhaaaaa...


ck,radit berdecak,kamu pikir ini hutan,pagi pagi udah teriak,bangun itu telpon kamu bunyik !!"kanaya melihat meja nakas iya baru sadar jika telpon miliknya berbunyi.


maaf dokter,saya kaget.


radit,tidak menjawab ucapan kanaya,iya justru pergi neninggalkan kanaya yang duduk mematung di ranjang.


kanaya segera mengangkat telpon"hallo,


Hallo,ada apa?


aduh galak banget pengantin baru,maaf deh ngeganggu ,kanaya yang sejak tadi malam sudah begitu kesal dengan kakak ipar sekaligus sahabatnya itu,memilih diam,karna iya masih satu kamar dengan radit.


enji,yang tidak mendengar jawaban pun langsung ,mematikan panggilannya.

__ADS_1


enji mengirim pesan"nanti pelayan hotel nganter baju ganti buat kamu.


__ADS_2