Terjerat Bayang Masalalu

Terjerat Bayang Masalalu
bab 30


__ADS_3

radit yang merasa kelelahan membaringkan tubuhnya di atas ranjang,sedangkan kanaya duduk di meja belajar ,ekor mata kanaya mengarah pada radit yang sudah terlelap.


hufff.


aku gak mungkin tidur di kamar kak dika,dan aku juga tidak mungkin tidur satu ranjang dengannya,meski dia itu suamiku.


kanaya masih dengan pikirannya yang bingung,tampa sengaja tangan kanaya menjatuhkan bingkai foto dirinya dan enji sahabat sekaligus kakak iparnya.


kanaya menatap radit dari kejauhan yang tak merasa tergangu dengan suara pecahan bingkai foto.


setelah membersihkan pecahan kaca kanaya membaringkan tubuhnya di ranjang yang sama,ditatapnya wajah suaminya,yang begitu damai dan tampan."ganteng tapi kamu nutup diri ".


setelah puas memandang wajah radit,kanayapun memejamkan matanya dan memunggungi radit.


Radit yang mengigau dalam tidurnya berteriak histeris"jangan pergi ...jangan pergi"kanaya ytersentak saat melihat radit berkeringat dingin dengan mulut mengigau jangan tinggain aku jangan,kanaya memeluk tubuh radit untuk menenangkan radit.


"mas radit tenang gak ada yang ninggalin kamu mas"radit yang muai tenang dan bernafas teratur tetap mengengam tangan kanaya,kanaya hanya mematung melihat apa yang iya dengar dari mulut suaminya.

__ADS_1


ternyatatrauma kehilangan istrinya masih menghantuinya ,kenapa tidak pergi saja ke sikiater jika memang itu membuat iya terbebani dan sulit untuk mengungkapkan apa yang iya rasakan.


perlahan raditpun melepaskan gengaman tangannya pada kanaya,radit justru mendekap tubuh kanaya,kanaya pun kaget jantungnya dibuat tak karuan.


meski bukan yang pertama kali kanaya dipeluk oleh laki laki selain papa dan kedua kakaknya.


radit begitu erat memeluk tubuh kanaya ,kanaya berusaha melepaskan tangan radit yang memeluk tubuhnya,bukannya terlepas justru radit malah mengeratkan pelukannya.


kanaya yang sudah merasa lelahpun tertidur di pelukan radit ,wajahnya berhadapan dengan dada bidang sang suami.


"cantik"itu yang terucap dari mulutnya,ini kalipertama radit menatap wajah kanaya begitu intens karna selama menikah iya tidak pernah sama sekali menatap kanaya dan berdekatan seperti saat ini,di benahinya rambut kanaya yang menutupi wajah putih dan bibir merah merekah itu.


radit peria normal,iya masih memiliki hasrat,namun iya selalu mengalihkan pikiranya.


kenapa jantungku berdetak seperti ini,lama radit menatap wajah kanaya,tanpa iya sadar iyapun mencium kening kanaya"maafin aku nay uadah bikin kamu terjebak dalam pernikahan ini ,maaf juka aku belum bisa buat kamu jadi istriku seutuhnya"


raditpun memilih bangun meninggalkan kanaya,iya ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu,setelah selesai sholat radit membaringkan tubuhnya disamping kanaya.

__ADS_1


pagi harinya radit dan kanaya sudah bangun,kanaya nampak cangung.


ini handuk dan baju ganti mas radit,naya turun dulu ,iya makasih"ucap radit".


pagi ma ,pa ,sapa kanaya yang melihat kedua orang tuanya yang berada dimeja makan.


mana radit nay?"tanya sang papa


lagi mandi pa,bentar lagi turun,tidak berapa lama raditpun nampak turun dan menuju meja makan untuk sarapan bersama mertuanya


maaf ma,pa,jadi nungguin radit dengan senyum manis terukir di bibirnya,ya kanaya menyiapkan satu gelas susu serta sepotong roti untuk radit.


setelah selesai sarapan,radit danbpapa bram berbincang bincang di taman belakang.


nay,mama seneng bisa lihat kamu sama radit bisa menghabiskan waktu libur d rumah.


tak terasa waktupun berlalu begitu cepat,semenjak kejadian radit memeluk kanaya malam itu,sikap radit yang dingin mulai hangat kepada kanaya

__ADS_1


__ADS_2