
sejak semalam radit hanya berdiam diri di balkon vila dimana iya dan keluarganya berlibur,
Diluar suara celotehan maxim yang sedang asik bermain dengan sang kakek,radit hanya melihat dari atas balkon melihat senyum bahagia sang kakak dan kakak iparnya membuat radit lengkungan di bibir radit ketika melihat kebahagian sang kakak.
Namun berbeda dengan wajah sang mama yang terlihat murung,melihat wajah mama hana membuat radit merasa bersalah,pada sang mama selama ini mamanya tak pernah meminta sesuatu padanya sampai menitikkan air mata,semalam dimana sang mama untuk pertama kalinya menangis saat memintanya untuk mencari pengganti wilda.
Radit megusar rambutnya kebelakang sejak semalam iya memikirkan permintaan sang mama,yang membuatnya tidak bisa tidur sampai jam tiga dini hari.
""Maa ,radit sayang mama,tapi maafkan radit ma,jika hati radit belum bisa menerima jika ada pengganti wilda.meski radit tau mama menginginkan radit untuk segera menikah.
******
Malam harinya kanaya pergi bersama sang mama untuk melihat cafe serta resto .
cabang resto itu sangat berkembang pesat yang dikelola sang oma sewaktu hidup,sebelum tiada sang oma mewariskan resto yang di jogja untuk di kelola mama lita.
Gimana nay?"kamu udah lihatkan cafe dan resto ada yang perlu ditambah atau tidak?"tanya mama lita
Gak ada ma, konsepnya bagus pengelolahan keuangan di cafe juga ,resto yang ada di dekat alun alun juga bagus,tapi kanaya tidak sanggup ma kalo harus mengelola resto,ucap kanaya pada sang mama.
"ya udah kalo gitu kamu kelola cafe ini aja nay,mama yang kelola resto.
__ADS_1
Tigapuluh menit sudah kanaya dan mama lita meninggalkan cafe untuk kembali ke rumah.sesampainya di rumah kanaya langsung masuk ke kamar dan membersihkan diri untuk istirahat.
*********
Pagi haripun tiba acara liburan radit dan keluarga besarnya pun telah usai sang mama dan papa hari sudah kembali ke jakarta,sedangkan Hilya sang kakak pun sudah kembali ke australi.
Radit kembali ke apartemen ,setibanya di apartemen, iya di kejutkan oleh miko yang menelponnya meminta iya untuk kerumah sakit,karna keadaan darurat.
Tak butuh waktu lama raditpun tiba di rumah sakit,miko yang sudah menunggu radit,setelah selesai menangani pasien ,radit pun kembali ke apartemen.
sejak semalam radit di buat pusing oleh sahabatnya Angga,yang memintanya melihat foto foto yang iya kirim pada radit,ya foto beberapa gadis yang ingin iya kenalkan pada Radit.ponsel milik radit berdering,si penelpon itu adalah Rangga
"belum gue liat,gua gak minat elo jodoh jodohin jangan gila elo.
Radit merasa kelakuan sahabatnya itu konyol.gua bukan anak abg lagi,apa elo gak ada kerjaan lagi,dari pada elo ngurusin gua lebih baik elo urusin istri elo ga.
kalo gk di jodohin kapan elo dapet istri"kelakar angga pada radit dengan ketawa yang mengejek.tentu saja hal itu membuat radit mendengus kesal melihat sikap angga,"udah gua mau istirahat"radit mematikan sambungan telponnya.
******
Siang itu kanaya sudah berada di cafe ya sejak beberapa hari yang lalu iya mulai mengambil alih cafe dari sang mama.
__ADS_1
Pagi,mbak kanaya"sapa salah satu kariyawan cafe bernama sandra.
"pagi san".
Kanaya memang sering ke cafe milik orang tuanya saat pulang dari kampus untuk makan siang bersama sang mama.kanaya masuk kedalam ruangan kerjaya,tiga jam sudah kansya memeriksa pembumuan cafe setelah jam makan siang ,kanaya keluar dari cafe untuk pergi keresto milik sang mama yang berada di dekat alun alunvkota.
setibanya di resto kanaya langsung memasuki ruangan mama lita,seketaris mama lita yang bernama wiwik,siang mbak kanaya?mau bertemu ibuk ya ?"iya mbak wiwik,mama ada?ada mbak masuk aja.
Hai sayang"mama pikir kamu gak datang buat makan bareng sama mama dan papa.
papa mana ma,"?ucap kanaya
Bentar lagi papa nyusul,katanya masih ngurus expor barang yang bermasalah,gimana hari pertama mu kerja?ada kendala?
"enggak ma,lancar semua "ucap kanaya sembari tersenyum pada sang mama.
sepulang dari resto kanaya menemui enji yang sedang berada di rumah sakit mengantarkan sang mama cekup ,lagi lagi kanaya bertabrakan dengan radit di lorong rumah dskit.
Brakkkk...."kanaya terhuyung hampir jatuh kelantai jika saja radit tidak menarik lengan kanaya,tanpa sdar tsrikan tangan radit membuat tubuh kanaya menempel di tubuh kekar radit dan netra keduanya saling berpandangan.
"kanaya yang sadar langsung melepas gengaman radit,dengan wajah memerah "kanaya berucap,maaf dokter saya tidak sengaja,"dengan enteng radit menjawab"Hemmm lain kali kalau jalan jangan buru buru"jawab ketus radit.
__ADS_1