Terjerat Bayang Masalalu

Terjerat Bayang Masalalu
bab 32


__ADS_3

kanaya yang tertegun melihat perubahan sikap radit,yang dingin seperti kulkas,berubah terlebih saat ini iya berada dipangkuan radit.


mas..aku


belum selesai kanaya berbicara radit sudah menyuruhnya diam.


"biarkan seperti ini nay"tapi suara kanaya yang mengantung di kerongkongan.


saya lapar mas!!,radit yang sejak tadi mengeratkan pelukannya,melepaskan tangannya dari pinggang kanaya.mafin saya nay ya udah kamu siapin makanannya saya juga lapar.rasa cangung kini menyelimuti keduanya,sejak selesai makan malam keduanya memilih kembali ke kamarnya masing masing.


keesokan harinya , radit sarapan sendiri,dilihatnya kamar kanaya yang masih tertutup dan selama satujam radit menunggu.namun kanaya tidak keluar dari kamar.


Radit yang telah selesai sarapan membuka ponselnya mengirimkan pesan melalui pesan singkat pada kanaya.


"Dret"


kanaya yang mendengar ponselnya berdering,dilihatnya sebuah pesan yang bertuliskan


"sampai kapan kamu diamin saya"

__ADS_1


kanaya menghembuskan nafasnya .iya tidak membalas pesan radit,bukan iya marah melainkan kanaya merasa cangung dan gugup saat berada di dekat radit.karna detak jantungnya yang berdegub begitu kencang.


Radit yang sejak tadi duduk di ruang tamu menunggu kanaya ,untuk mengantarnya ke cafe.radit yang gelisah ,pesan yang iya kirim tidak di balas oleh kanaya.


"ck"nay saya nungguin kamu,saya mau antar kamu,pesan singkat Radit.


ya kanaya yang sejak tadi sudah berada diruangan kantor yang ada di cafe miliknya.


kanaya membuka pesan singkat yang dikirim oleh radit"maaf mas udah bikin mas radit nungguin saya,tapi saya sudah berangkat naik taxi.


radit mengumpat ****** kok gak bilang sih nay dari tadi.setelah menumpahkan kekesalanya ,radit bergegas pergi menyusul kanaya ke cafe,bukan tanpa alasan iya ingin meminta penjelassn dari istrinya tersebut.


setibanya di depan cafe ,radit langsung turun memasuki ruang kerja kanaya .


"oh,iya saya tunggu di dalam ruangannya "


setelah satujam lebih,menunggu,kanaya pun masuk keruangan kerjanya,emm mas radit ?


udah selesai mitingnya?PBukan menjawab pertanyaan kanaya,justru radit malah bertanya pada kanaya.

__ADS_1


udah mas,"mas radit gak kerja?"saya ambil cuti satuminggu,oh iya mama sama papa nyuruh kita kejakarta,jadi kalo bisa kamu juga ambil cuti ,saya tidak mau kedua orang tua saya kecewa jika kamu tidak ikut ke jakarta.ucap radit panjang lebar.


nay,belum bisa kalo kita berdua pergi besok,karna besok naya harus lihat cabang cafe di solo mas.


"kamu mau berangkat sama sapa?"pak dedi besok yang antar."besok saya yang antar kamu .


"Tapi mas"belum sempat kata katanya mengantung di kerongkongan,radit sudah menjawab.


saya tidak mau kamu bantah.besok saya yang antar kamu,raditpun beranjak dari ruangan kanaya.


kamu pulang jam berapa nanti saya yang jemput,jangan bawa mobil sendiri.


kanaya hanya menganguk mengiyakan ucapan radit,meski hubungan keduanya masih cangung,ya radit sudah mulai membuka hatinya untuk kanaya,meski radit belum menyadarinya,sedangkan kanaya memang menaruh hati kepada laki laki yang sudah limabulan ini menjadi suaminya.


saat jam pulang radit sudah menunggu di parkiran,setelah melihat kanaya keluar dari cafe radit pun keluar dari mobil untuk melambaikan tangannya .


tigapuluh menit sudah berlalu kini keduanya sudah berada di apartemen,mas radit mau dibuatin kopi atau teh?


Teh aja nay,radit sibuk dengan telpon gengamnya.kanaya pun pergi ke kèdapur membuatkan secangkir teh buat radit.

__ADS_1


setelah itu kanaya bergegas ke kamarnya ,sesampainya di kamar iya begitu kaget saat membuka lemari pakaiannya tidak ada sama sekali begitupun dengan barang barang pribadi miliknya.


Belum hilang rasa kagetnya,kini iya dikejutkan saat tangan seseorang melingkar di pingangnya,dan berucap"semua barang barang kamu udah saya pindahkan ke kamar saya,mulai malam ini dan seterusnya kita tidur dikamar yang sama.


__ADS_2