
Happy Readingš¤š¤š¤
Like.
Vote.
Gift.
Selama ini pernikahan yang diidam-idamkan oleh seorang Leon Barack nampak tidak berjalan dengan semestinya sebagaimana pasangan yang sudah berlabel halal.
Sebab setelah terjadinya tragedi itu dirinya menjadi pria yang tak tersentuh apalagi saat melihat Cella, perempuan yang belum genap dua hari menjadi istrinya namun sudah menorehkan luka yang teramat dalam.
Kecewa dan menyesal tentu dirasakannya saat ini, seandainya waktu bisa diputar kembali dia tak akan pernah mengagumi wanita yang dijuluki malaikat tak bersayap itu.
Cinta entahlah dirinya tak lagi memikirkan tentang cinta yang yang nanti malah akan menenggelamkannya jauh kedalam lautan, baginya saat ini adalah senyum sang mami sebab hanya beliau lah wanita yang teramat ia sayangi.
Ya...selama ini Leon memang tidak pernah tertarik pada wanita manapun dirinya hanya tertarik pada satu wanita yaitu Cella yang dikaguminya sejak lama dan sekarang menjadi istrinya, namun ternyata kekagumannya membutakan segalanya sehingga dirinya menutup mata untuk tidak tertarik pada sifat yang tersembunyi dibalik sikapnya yang begitu baik bak malaikat.
Bahkan dengan bodohnya dia bisa terjerat dalam pesona seorang Micella austin yang memang bagi kaum adam pasti akan terjerat kedalamnya.
Walau Leon masih mau berada didalam satu kamar dengan Cella namun dia sangat enggan untuk tidur seranjang bahkan lelaki itu lebih memilih tidur disofa, bahkan selama menikah dia lebih bersikap diam dan akan memerankan saat melihat keberadaan sang mami.
Dia bahkan memberikan berbagai alasan yang sangat masuk akal agar Cella tidak mengetahui jika dia sudah mengetahui apa yang terjadi disaat malam pengantin.
Ya...mereka tinggal dengan mami Adel dan itupun terpaksa lebih tepatnya Leon yang sangat terpaksa dan tersiksa dengan pernikahan yang hanya status ini dan terus berusaha memainkan sandiwara dengan apik agar tidak ada yang mencurigai, dirinya kembali dari Villa mewahnya selang 2 hari setelahnya bahkan dengan sangat terpaksa dia membiarkan Cella bergelayut manja namun tidak dengan sentuhan lain seperti kissing.
Bayang-bayang kelam saat papi kandungnya bermain dibelakang maminya kembali melintas begitu saja saat melihat istrinya pada malam itu, bahkan maminya menderita setelah terendusnya perselingkuhan sang papi dengan wanita yang tak lain adalah sepupu maminya sendiri.
__ADS_1
Dan sejak kejadian itu, Leon lebih memilih berdiam dengan terus berlatih dan berlatih hingga perusahaan sang papi jatuh ketangannya saat usia 25 tahun dan dari sanalah Leon menyelami dunia hitam karena bertemu dengan seorang pria yang telah membantunya ketika dia dan papinya mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya namun tidak dengan sang papi yang harus meregang nyawa pada saat itu juga tepat didepan matanya.
Sedih dan kecewa dia rasakan walau sebenarnya jauh dalam lubuk hatinya dia sangat menyayangi sosok yang sedari kecil menjadi panutannya itu namun ternyata takdir berkata lain.
Dan trageti pengkhianatan itupun kembali dilihatnya bahkan pada istri sahnya sendiri yang baru beberapa jam dirinya mengikrarkan janji suci pada seorang wanita yang dulunya dikagumi itu.
Malam pengantin Leon lebih memilih untuk menutup mulut dan melampiaskan kemarahannya pada samsak yang memang hanya untuk meluapkan kemarahannya bahkan dirinya tidak jadi untuk masuk kekamar yang begitu menjijikkan baginya.
Bisa saja dia menghajar habis lelaki yang telah mende sahkan nama Cella berulang kali namun dia tidak akan melakukan hal tersebut, sebab dia tak akan sudi untuk mengotori tangannya.
Bahkan Cella masih belum menyadari letak kesalahannya sedangkan pada saat Cella bersikap manis pagi harinya saat itu pula dirinya membuat pernyataan yang tentu Cella sangat syok dan merasa ditipu namun karena sudah terlanjur melihat tumpukan uang dalam khayalannya karena menjadi Nyonya Barack akhirnya ia berucap tetap akan mencintai serta mendampingi pria yang tidak akan pernah bisa memberinya kepuasan bathin sebab Leon menyatakan bahwa dirinya menderita impoten.
Selama Cella menjadi istrinya dia memang membebaskan wanita itu tapi jangan salah, dia tetap mengawasi gerak-gerik dari wanita yang kini Sah menjadi istrinya.
Status ingin rasanya dia mengganti status pernikahan mereka namun dia teringat akan pesan sang mami bahwa dia sangat menyukai Cella bahkan Leon dilarang keras untuk mengajukan perceraian suatu hari nanti karena ancamannya adalah Mami Adel berhenti mengkonsumsi obat.
Pov. end
Lika masih menyembunyikan wajahnya diceruk leher pria asing itu, bahkan dirinya merasakan kenyamanan ketika berada didekapan pria yang dirinya sendiri tidak tahu seperti apa rupanya karena untuk mengintip sedikit saja dia tidak memiliki keberanian apa lagi saat mendengar suara berat dari pria yang masih menggendongnya.
Tangisan Lika sudah mereda, entah karena merasa nyaman atau lelah namun saat ini dia sangat ingin menutup matanya sejenak, berharap dan terus berharap ada keajaiban untuk sang mama.
Bahkan dalam lubuk hatinya yang terdalam, dia menginginkan sang ayah ada disaat tersulitnya seperti saat ini, ya tidak mudah bagi seorang gadis sepertinya untuk mencari uang yang sangat besar itu apalagi dia tidak memiliki harta benda yang berharga selain rumah sederhana yang menjadi tempat mereka berdua berteduh dari teriknya sinar matahari dan dinginnya angin malam.
Leon mengeryitkan dahinya saat merasakan pelukan gadis yang sedang digendongnya tak lagi seerat sebelumnya hingga dirinya menghentikan langkahnya serta menurunkan pandangannya.
Salah satu sudut bibirnya terangkat kala menyadari jika gadis itu telah terlelap apalagi dia dapat mendengar deru nafas dari gadis yang telah berhasil mencuri perhatiannya sejak kemarin.
__ADS_1
Leon lantas melanjutkan kembali langkahnya untuk masuk kedalam mobil yang terparkir tak jauh darinya.
Jo dengan sigap membuka pintu mobil untuk Tuannya itu.
setelah memastikan Tuan mudanya masuk serta duduk dengan tenang dirinya lantas menutup pintu perlahan agar tidak membangunkan gadis yang sedang terlelap didalam gendongan sang Tuan.
Dengan cepat Jo memutar langkahnya untuk masuk kedalam mobil dan pada saat dirinya sudah berada dibalik kemudi serta menyalakan mobil suara sang Tuan mengalihkan perhatiannya.
"Kembali ke Manssion dan pastikan ibunya mendapatkan perawatan yang maksimal, kirim salah satu anggota perempuan untuk menemani beliau buat alasan supaya beliau percaya jika putrinya tidak bisa kesana"...
Ucapan pelan namun penuh ketegasan terdengar ditelinga Jo.
Jo lantas mengangguk patuh dan segera mengeluarkan ponsel untuk mengetik sebuah pesan sesuai dengan perintah Tuannya.
Leon menundukkan kepalanya kini kedua bibornya terangkat sempurna saat melihat wajah polos Lika yang seperti anak kecil pada saat tertidur.
Perlahan tangannya terulur untuk menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah polos itu, dia mengamati wajah mulus milik Lika, wajah putih bersih dengan sedikit kusam karena telah bekerja seharian.
Diusapnya dengan pelan bibir tipis yang setengah terbuka, bahkan Leon merasakan getaran aneh dalam dadanya saat matanya terpaku pada bibir yang tanpa polesan apapun.
Entah dapat dorongan dari mana seketika dirinya menundukkan lebih dalam kepalanya dan.
Cup.
Like.vote.Gift
Lā¤L
__ADS_1