
Ayana sedang sarapan bersama ayahnya di meja makan, hari ini ia telah melakukan cuti 3 hari kedepan untuk pemulihan psikologinya.
"makanlah yang banyak..."ucap pak Haris kepada Aya
Ayana mengangguk,ia kemudian menyendokkan nasi dan lauk kedalam mulutnya, apapun itu ia harus berusaha menjadi kuat agar anak yang dikandungnya tumbuh menjadi anak yang sehat,
"setelah makan... istirahatlah... nanti siang ayah akan pulang ke rumah menemani mu..."
"ayah tidak perlu...aku tidak apa-apa..."
"baiklah..."
hubungan mereka kini lebih baik dari sebelumnya,saat ini pak Haris hanya ingin menjadi ayah yang baik untuk putrinya
di kantor walikota,pak Haris bertemu empat mata dengan Erick.kedua mata mereka saling memandang penuh arti,ada guratan di wajah mereka menyimpan segala pemikiran yang dalam pada diri mereka masing-masing,
"aku turut berdukacita atas meninggalnya bayimu" ucap pak Haris
"terima kasih pak .."
"dan aku memanggilmu kesini, karena aku akan mengembalikan mu kedalam kesatuanmu..."
Erick sudah akan menduga hal ini akan terjadi,itu berarti ia tidak akan menjadi ajudan pak walikota lagi.
"satu hal yang aku kecewakan... tentang perilaku istri mu yang telah menganiaya putriku... aku harap itu tidak akan terulang kembali... jika itu terulang kembali... disaat itu akan tidak akan tinggal diam .."
__ADS_1
"maaf pak..." kata Erick dengan tertunduk
"hubungan kalian sudah selesai,dan aku harap kamu jangan coba-coba menemui putri ku lagi..."
Erick merasakan sakit dalam hatinya, mendengar ungkapan pak walikota tentang dirinya yang tidak boleh bertemu dengan Aya lagi.itu berarti semuanya sudah berakhir
"baik...!!!" ucap Erick
"kamu boleh membereskan barangmu..."
Erick hanya bisa menganggukkan kepalanya dan berbalik pergi.pak Haris terdiam dan melihat Erick sampai menutup pintu.
di rumah Erick sudah terdapat banyak keluarga yang membesuk keadaan Risma,dari keluarga Risma ada ayah ibu, dan dua adiknya.dari keluarga Erick ada ayah dan ibu Erick.
Erick yang pulang kerja merasa senang ketika melihat kedua orang tuanya berkumpul,
"iya pak... baiklah.. saya mengganti baju saya terlebih dahulu.."
Erick kemudian pergi menuju kamar,ia lalu masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diri, setelah beberapa menit dia keluar dan bergantian pakaian
Risma datang dan memeluk Erick dari belakang, "mas ...."
Erick berbalik kearah Risma dan memeluknya kembali, " iya dek ..kamu sudah baikan???"
"aku tidak apa-apa...aku hanya masih sedih saat mengingat bayi kita...."
__ADS_1
"dek .. maafkan aku .. aku akan menebusnya...aku akan menjadi suami yang baik agar kamu tidak akan terluka kembali...."
"terima kasih mas ... " Risma kemudian menghamburkan pelukannya pada Erick
Risma kemudian melepaskan pelukannya dan melihat kearah Erick,ia kemudian mencium bibir Erick, sontak Erick yang tanpa persiapan pun meladeni ciuman dari Risma.pertama Erick merasakan kerinduan karena telah lama tidak bercumbu dengan Risma,tapi kemudian didalam pikirannya melintas sosok Ayana, Erick kemudian melepaskan ciuman itu dan melihat lagi kearah Risma,
"ada apa mas...."
"tidak....aku hanya takut... aku tidak bisa menahannya...kamu kan masih belum sembuh betul..."
Risma tersenyum dan memeluk Erick lagi, "iya mas ..."
"aku keluar dulu.. tidak enak..ada orang tua kita diluar..."
Erick kemudian meninggalkan Risma dan menuju kearah ruang tamu, tempat berkumpulnya keluarga.
Risma menggenggam tangan nya erat,ia begitu sakit hati atas perilaku Erick yang tiba-tiba memutus ciumannya, "apa kamu masih belum melupakan pelakor itu mas ..."
ucap Risma dalam kekesalannya.
.
.
baca komen kalian bikin aku jadi semakin semangat update,btw.. kalian kalau ditanya..mau Ending yang kayak gimana?? kommen dibawah ya ..ðŸ¤
__ADS_1
Instagram eunhyeayu90