TERLARANG:SUAMI ORANG LEBIH MENANTANG

TERLARANG:SUAMI ORANG LEBIH MENANTANG
part 66


__ADS_3

"habis magrib, kita keluar yuk...aku mau membeli kan saka mainan..."


Ayana terdiam,dia menatap lurus kearah Erick,


"maaf... kalau itu,aku tidak mengizinkan mu...."


"kenapa??" tanya Erick yang kini berubah menjadi tegang


"sepertinya kamu harus bisa sadar Rick...kita bukan siapa-siapa...kita juga bukan mantan istri yang harus berbagi kasih sayang dengan anak....dan status anak ini, adalah hanya anak tunggalku sah secara negara, tidak ada sedikitpun namamu dicatatan akta lahirnya,jadi ....aku harap kamu bisa mengerti,aku sudah berbaik hati, mengizinkan mu bertemu dengannya, bermain bersamanya...jadi jangan menuntut ku lebih untuk itu .." ucap Ayana


Erick terdiam, memang dia tidak punya kekuatan hukum untuk menuntut hal ini semuanya, dipikirannya saat ini, apakah Ayana sekarang membentengi dirinya agar tidak terjerat perasaan dengannya kembali?.


"baiklah.... aku tidak akan memaksa...satu hal lagi ... bisakah kedua orang tua ku bertemu dengan saka??" tanya Erick


Ayana terdiam, bagaimana bisa ia mempertemukan orang tua Erick kepada saka,


"orang tua ku akan kuajak kemari... mereka hanya tahu cerita ku...dia ingin bertemu dengan mu .tapi selama ini aku tidak memberi tahukannya...jika kamu tidak berkenan bertemu dengan nya tidak apa-apa..tapi ijinkan mereka bertemu dengan saka...."


ini adalah pilihan yang sangat sulit, ingin rasanya menolak tapi ia juga tidak boleh egois untuk itu,saka memiliki keluarga juga dari ayahnya, apakah terlalu jahat jika ia bersikap egois membentengi saka dengan kakek neneknya.


"baiklah...." ucap Ayana


"besok aku akan mengajak mereka kemari..."


"iya!!" jawab Ayana singkat


Erick tersenyum dan beralih memandang saka, bercanda lagi dan mengajak saka berbicara.sedangkan Ayana kembali lagi meninggalkan Erick


keesokan harinya,


Erick yang berada di meja makan, menceritakan semuanya kepada kedua orang tuanya, mengenai pertemuan Ayana juga saka.

__ADS_1


"Alhamdulillah... terus kita datang kesana jam berapa??" ucap bu Arum dengan antusias


"habis Maghrib saja bu..." kata Erick


pak galih hanya terdiam, melihat istrinya yang bahagia dan dia juga turut bahagia


"nanti setelah jam pulang ibu akan ke mall buat beli baju saka.. mainan...pasti sangat lucu ya yah...."


"iya bu...,"


"rick...kamu balik ke Makassar kapan??"


"tinggal 2 hari lagi..." ucap Erick dengan sedih


"haaah.... bagaimana lagi .tapi ibu dan ayah akan menggantikan mu untuk bertemu dengan saka...ibu dan ayah akan memantau perkembangan saka..."


"terimakasih bu..."


"jam berapa mereka akan datang kemari??" tanya pak Haris


"aku belum tahu...dia tidak bilang jam berapa..."


"yasudah..."


"yah..."


"apa??"


"apa ayah tak marah kepada ku karena aku mengijinkan mereka datang kemari??"


"tidak....ayah tidak marah,kamu tahu kan prinsip ayah...ayah hanya tidak ingin bersikap egois dengan melarang mereka.... saka juga memiliki keluarga dari ayahnya... memutus silaturahmi itu tidak baik ..,"

__ADS_1


akhirnya Ayana bisa bernafas dengan lega, keputusannya untuk memperbolehkan Erick membawa kedua orang tuanya untuk bertemu dengan saka ternyata disambut hangat oleh ayahnya.


malam hari pun tiba, Erick bersama kedua orang tuanya sudah berada di ruang tamu, membawa 2 paper bag mainan,dan 1 paper bag baju saka berisikan 12 steel,tak lupa bu arum juga membawa oleh-oleh cake sebagai pemanis untuk kepantasan mereka bertamu, bu Arum sedang mengedarkan pandangannya kepenjuru rumah pak walikota, tidak ada foto pak walikota maupun foto ibunya saka, yang ada hanya foto saka saat bayi yang dicetak sangat besar dan di dinding rumah tamu mereka,ada kekaguman dalam hatinya, rumah nuansa minimalis luxury megah juga desain tropis membuat ruangan yang nyaman, dingin juga modern.


langkah kaki berjalan menuju kearah mereka dan itu adalah baby sitter dan juga saka


kedua orang tua Erick menoleh dan kaget melihat saka ternyata sangat mirip dengan wajah Erick,bu Arum kemudian berdiri dan menggendong bayi tampan berusia 1 tahun lebih itu,


"duhh.. saka...ini nenek...." ucap bu Arum menciumi cucu laki-lakinya


saka tersenyum dengan gemas memperlihatkan giginya,pak galih juga mencium cucunya itu,dia juga memberikan penghiburan dengan mengambil satu buah mainan yang dibawanya,


"ini...bisa menyala....saka senang??" ucap pak galih memberikan mainan itu,saka tampak mengambil mainan itu,dia juga tertawa dengan senang


Erick melihat tidak ada Ayana,dia kemu beralih melihat kearah baby sitter saka,


"Ayana dimana??"tanya Erick


"nona sedang zoom meeting dengan pak camat, nanti nona akan menyusul..."


Erick mengangguk mengerti, syukurlah


Erick takut jika nanti Ayana tidak mau bertemu dengannya juga kedua orang tuanya, tidak tahu mengapa moment ini membuat sedikit harapan untuknya,


.


.


jadi tegang gengs....🙈🙃🙈 mereka bakal bertemu...aigooo pak walikota kira-kira mau bertemu tidak ya....


Instagram eunhyeayu90

__ADS_1


__ADS_2