
pagi menjelang dan memanjakan setiap mata memandang,disekitar rumah, Ayana berjalan jalan menikmati udara yang segar dan sehat karena pekarangan rumah nya luas dan terdapat banyak tanaman.hari ini ia akan habiskan waktu terakhirnya sebelum ia berangkat ke Bandung,
perut yang kian membesar tak membuat dirinya bermalas-malasan,
"kamu disini ternyata..." kata pak Haris
"ayah... hari ini tidak ada acara apapun kan ..?!"
"kenapa??" tanya pak Haris
"aku ingin makan diluar bersama ayah .. berbelanja juga menikmati kota ini berdu dengan ayah..." ungkap curahan hati Ayana
ayana begitu merindukan sosok ayahnya yang dulu saat dirinya masih kecil,di moment seperti inilah Ayana ingin merasakan itu kembali, hubungan dirinya dengan ayahnya kian membaik sejak permasalahannya aysna berharap itu akan terjadi untuk selamanya.
pak Haris tersenyum dengan haru,"baiklah... kita akan jalan jalan hari ini... sebelum besok kamu berangkat ke Bandung,ayah akan menurutimu..." ucap pak Haris
Ayana tersenyum dan memeluk ayahnya,"ayah ... terimakasih..." ucap ayana dengan manja
pak Haris membalas pelukan putri semata wayangnya, "putri ayah sayang.... sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu..." ucap pak Haris dengan haru
"apakah ayah akan menyukai anak aya???"
"kenapa tidak...??dia kan cucu ayah..."
"aku takut ayah akan membencinya karena ia terlahir karena kesalahan ku..."
__ADS_1
"dia mengalir darah ayah juga... kenapa harus membenci darah sendiri....dia tidak salah... yang salah kak kamu dan ayah si bayi..."
Ayana melepaskan pelukannya, "apa ayah sangat membenci Erick..."
"lebih tepatnya...aku sangat kecewa kepadanya...dia seorang ajudan ku ...tapi dia menusuk ku dari belakang..."
"jadi ..ayah memberikan sangsi itu kepada Erick...ayah sudah tidak memakai Erick menjadi ajudan ayah...??"
"lebih baik seperti itu bukan... kedisiplinan itu sangat penting ...dan ayah menjunjung itu dalam prinsip ayah...kenapa??kamu masih memperdulikan dia...??kamu begitu tergila-gila kepadanya??"
"setelah berjalannya waktu...aku mulai sadar ayah... suatu yang diawali dengan keburukan..maka akan kembali buruk...dan aku tidak mau mengulangi lagi dan mendapatkan balasan itu lagi .aku terlalu kapok dengan sangsi sosial yang aku terima... aku kehilangan mimpi-mimpi ku...aku kehilangan semua yang ada didalam planning hidupku...dan pastinya..aku sangat berdosa akan hal itu.." ucap ayana dengan sedih
pak Haris begitu bangga dengan pemikiran Ayana yang cepat sekali dewasa, memang setiap hidup harus mendapatkan pelajaran yang berharga agar dapat merubah sifat seseorang.
Ayana bersama pak haris berada di suatu tempat, restoran yang menyajikan ikan bakar.ayana dihadapkan dengan ikan bakar juga beberapa lalapan,selera makannya langsung naik,
"setelah ini kita kemana lagi ..??" tanya pak Haris
"
"entah mengapa aku sangat menyukai ikan akhir akhir ini..." ucap Ayana
"makanlah yang banyak..." ucap pak Haris dengan senyuman bahagia nya.
hari ini pak haris hanya memakai 2 ajudan dan 3 pengawal yang memang menjaganya dari jarak 5meter, agar tidak menimbulkan kericuhan para pengunjung
__ADS_1
"ayah seperti bukan pak walikota.. lihatlah.... topi dan kacamata ayah... sangat lucu..." kata Ayana dengan tawa renyah nya.
"tidak apa-apa... yang penting kamu bisa senang aya...cepat makanlah yang banyak..."
"baiklah..."
diluar restoran Erick dan 2 pekerja peternakan ikan sedang mensuplai ikan ke restoran ini, Erick melihat ada mobil kedinasan yang tahu betul jika itu adalah mobil milik dari pak walikota, Erick pun melihat mantan rekan kerjanya saat bertugas menjadi ajudan,
Erick menyuruh 2 pekerjanya segera membawa masuk ikan segar itu kedalam restoran,
"bawa masuk segera..." ucap Erick
"baik mass .." ucap pekerja itu
diwaktu senggang seperti hari Minggu ini Erick akan menekuni bisnis peternakan ikannya ,ikut melakukan pengiriman juga pengecekan beberapa restoran yang menjadi mitra bisnisnya.
'ada pertemuan apa pak walikota disini.. mengapa pengawalan nya minim sekali...'
.
.
aigoooo....apakah Erick bakalan ketemu sama ayana ya.... kalian mau mereka ketemu apa tidak???ðŸ¤
Instagram eunhyeayu90
__ADS_1