TERLARANG:SUAMI ORANG LEBIH MENANTANG

TERLARANG:SUAMI ORANG LEBIH MENANTANG
part 71


__ADS_3

"apa tidak terlalu terlambat jika tidak kebandara sekarang??kata kamu akan terbang sore ini ..ini sudah pukul berapa?? lalu...ini rumah siapa?? kenapa kita harus kesini??" tanya Ayana


"sebaiknya...kita masuk sekarang," ucap Erick mengambil saka dari gendongan Ayana


mau tidak mau Ayana mengikuti jalan Erick yang didepannya, langkah mereka terhenti saat Erick membuka kenop pintu depan ruang tamu,


"Rick...kamu sudah pulang...."


Ayana yang berada dibelakang Erick kaget dengan suara itu, suara yang pernah ia dengar.erickkemudian masuk kedalam rumah nya Ayana melihat ke penjuru ruang tamu itu terlihat foto keluarga, terdapat pak galih yang mengenakan seragam polisinya,bua arum dengan seragam PNS nya,Erina yang memakai jas putih kedokterannya dan Erick yang memakai seragam polisinya, mereka tampak foto dengan wajah yang bahagia dan senyum.ayana melongo dan menjadi tegang


"saka ....loh kesini..cucu nenek...duhh kok gak bilang sama nenek...ayo sini ...sini..." ucap bu Arum dengan meraih saka dari gendongan Erick


Erick menoleh kearah Ayana yang saat ini wajahnya penuh dengan tanda tanya besar,rasa gugup ya mendalam sudah berada di ruang lingkup kepalanya.


"Ayana juga kesini ....ya ampun...oh...ibu tidak punya persiapan.... apa-apa...ayo masuk...masuk sini...." ucap bu arum dengan sumringahnya


Ayana merasa tidak enak hati,ia mengulurkan tangannya kearah bu arum dan mencium punggung tangannya,ia juga mengikuti langkah bu Arum menuju ruang tengah yang terdapat sofa panjang berbentuk L dengan didesain interior minimalis terdapat TV juga hiasan dinding dan tanaman hidup, rumah Erick meski tidak sebesar rumahnya tapi rumah ini begitu nyaman dan sangat terasa suasana kekeluargaannya,


Ayana duduk di bawah, mengikuti bu arum meletakkan saka di bawah dengan alas karpet bulu yang tebal televisi yang menyala membuat suasana tidak canggung.sedangkan Erick duduk di sofa,bu arum kaget melihat Ayana duduk dibawah


"loh .. Ayana... jangan ikutan ibu duduk dibawah...ayo.. . berdiri..duduk disofa ya..."


"ahh. tidak apa bu.... tidak apa-apa saya disini saja ikut menemani saka bermain..."


"adduuhh...kamu kan baru pertama kali kerumah kami ....jadi tidak enak .."


"tidak apa-apa bu.. tidak usah terlalu sungkan.."


"Erick tidak bilang kalau bawa saka dan kamu kesini...tadi pamitnya ke tambak dan beli sepatu di mall..." ucap bu Arum


Erick kemudian berdiri menuju lantai atas meninggalkan Ayana, sedangkan Ayana melihat kearah Erick berjalan meninggalkan dirinya, rasanya ingin sekali menginjak kaki Erick.bagaimana bisa dia ditinggalkan saat ini bersama ibunya.


"lalu ... Erick kapan berangkatnya bu...??" ucap Ayana memecah obrolannya


"besok sore...apa Erick tidak memberi tahumu??"

__ADS_1


"ahh...tidak ..aku kira hari ini...."


"kamu sedang dibohongi Erick?? jangan jangan Erick bilang hari ini ya..dia berangkat??.."


Ayana tersenyum kikuk,benar sekali bu.. aku sedang terkena jahilan Erick


"anak itu benar-benar..."


"bu... Erick Sudah pulang....??" ucap pak galih yang barusan datang lalu kaget karena ada Ayana


Ayana sontak berdiri , melihat pak galih menuju kearahnya ia kemudian mengulurkan tangannya dan mencium punggung tangan pak galih.


"dari tadi??"


"baru saja pak..." jawab Ayana


"ada cucu kakek disini..." ucap pak galih lalu tersenyum dengan menghampiri saka


saka menoleh dengan tersenyum manisnya,saka lalu meraih tubuh pak galih untuk meminta digendong,


"oo ... minta gendong ya sayang...ayo kita lihat ikan ya.."


Ayana hanya bisa mengikuti jarak pandang pak galih juga saka


"baiklah...ibu akan siapkan camilan ya..."


"ouh .. tidak usah bu..."


"tidak apa-apa .. sebentar ya..."


bu arum kemudian menuju dapur, sedangkan Ayana tampak bingung harus bagaimana,saka sedang bermain dengan kakeknya terlihat jelas saat dibalik kaca pak galih telah membuat saka tersenyum sedari tadi.


"ibu hanya punya ini maaf ya..." ucap bu Arum menata makanan seperti kue brownies,anggur,apel juga pear.ada beberapa piring yang berisikan makanan berat, tadi pagi bu arum sedang memasak rendang,ada ayam goreng sayur sop juga perkedel,


"aduh...bu.. tidak usah repot-repot..." jawab ayana meras sungkan

__ADS_1


"tidak apa-apa...kita kan sudah seperti keluarga... karena ada saka ....ayo kita makan bareng... kebetulan ibu dan ayah belum makan malam ..."


Ayana merasa sangat tidak enak, apakah ia akan ikut makan juga satu meja dengan keluarga Erick, sedangkan tadi dia barusan sudah makan.menolak juga rasanya tidak enak.ayana seperti buah simalakama.


"oia.. minta tolong ay...panggil Erick di atas....suruh turun..kita makan bareng..." ucap bu Arum


Ayana melotot tak percaya, ibunya Erick menyuruhnya untuk memanggil Erick, seakan-akan dia ini adalah istrinya Erick


"ay....."


"ah...iya bu.... baiklah bu...saya permisi keatas dulu ya..."


bu arum mengangguk,ia kemudian menata kembali makanan makanan yang ada di meja makan,bu arum tampak repot sekali.karena tidak ada asisten rumah tangga dijam seperti ini, karena bu arum hanya memperkerjakan ART pagi hari untuk membersihkan rumah dan mencuci menyetrika, selebihnya bu arum melakukannya sendiri dengan bergotong royong dengan suaminya.


Ayana berjalan menyusuri tangga menuju lantai atas, rumah minimalis modern ini begitu nyaman, Ayana sangat menyukainya.ia kemudian mengedarkan pandangannya ada dua pintu kamar terkunci juga ada ruang nonton tv yang berdesain seperti ruang keluarga yang terdapat sofa.hiasan-hiasan dinding berupa lukisan juga foto foto Erick dan kakaknya juga menempel di dinding ruang ini.


"Rick..." ayana melangkah mendekat ia kemudian membuka kenop pintu yang dekat dengan tangga, setelah dibuka hasilnya nihil, hanya kamar kosong.ia kemudian menutup kembali.


Ayana beralih memaanggil Erick "Erick....?"


tangan menjulur membuat kenop pintu kamar satunya, pintu pun terbuka nuansa cat abu-abu dan memiliki aroma parfum khas pria sudah sangat tercium dari hidungnya,aya yakin jelas itu adalah kamar Erick.


"Rick..." panggil aya lagi, Ayana tidak berani masuk,ia takut saat ia masuk akan di kira telah lancang.


"Erick...." panggil Ayana kembali


tiba-tiba tangan ayana ada yang menarik masuk kedalam kamar itu,sontak ayana begitu kaget dan ikut tertarik masuk. pintu itu tertutup dengan satu gerakan.ayana menyender di balik pintu dan melotot tak percaya jika Erick adalah orang yang menariknya, hatinya berdesir tak karuan,saat ini Ayana berada dikamar Erick, mereka berdua saling pandang dan tak bersuara


.


.


nah ..nah ..nah ... apa harapan kalian setelah ini ..??🙉🙉hayooo ngaku...!!!!


kemarin yang nebak kalau itu rumah Erick salah gengs .. ternyata itu rumah orang tua Erick, Erick masih belum mampu untuk kredit rumah gengs....😁😁 uang nya buat belanja mulu siihh,kapan ngumpulnya.tipe-tipe nyenengin istri banget gak siihhh erick ini 😅 berarti ya ... kudu pinter-pinter istrinya nyimpen uang nanti yah...anu.. maksud nya author harus pintar pintar ngatur keuangan Erick ..ehh...🤭🙊🙊

__ADS_1


#rebutanerick


Instagram eunhyeayu90


__ADS_2