
Ayana sudah berada dikamar nya, setelah kepulangan Alex yang ia sengaja dengan alasan kalau bayinya waktunya meminum ASI ,mau tidak mau Alex pergi.Ia benar-benar tidak enak hati jika alex berlama lama menungguinya, apalagi dengan keadaannya yang menjadi single mother.ada perasaan rendah hati dan tidak pantas menerima perlakuan manis dari Alex.apalagi masa lalunya yang dicap sebagai pelakor, membuat Ayana menjadi minder dan lebih hati-hati.
"anak Mama....lutuna... ganteng lagiii...kamu penguat hati mama nak...mama akan selalu bahagia in kamu ... dan selalu melindungi kamu .." ujar Ayana dengan menatap bayi saka yang tertidur.
notifikasi ponsel ayana masuk,dan ayana segera memeriksa ponselnya,ia melihat dari akun Bank nya, uang sebesar Rp 5.700.000 masuk kedalam rekeningnya, pengirim uang tertulis Erick bakti satria,
ya, Erick mengirimkan uang kepada ayana dua bulan sekali dengan nominal yang sama,dalam batin Ayana mungkin Erick masih memiliki tanggung jawab karena ada anaknya, perasaan Ayana begitu sakit.serasa tidak bisa lepas oleh masa lalunya.tapi apa pun itu Ayana tidak akan menyentuh uang itu.ia akan mengumpulkan semua uang pemberian Erick untuk kebutuhan anaknya dimasa depan.karena uang tabungannya juga pemberian ayahnya masih begitu banyak dan tak tersentuh.karena Ayana di rumah om Fahmi semua fasilitas dan kebutuhannya dipenuhi,bahkan Ayana diberikan Atm sendiri oleh Tante nya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga kebutuhan bayinya.
"banyak orang baik disekitar ku....tapi aku malah mengambil langkah yang salah ..jika aku berjalan lurus . mungkin aku tidak seperti sekarang...aku merasa diriku tidak bersyukur dengan kehidupan ku..." ucap Ayana yang tertunduk sedih.
1 tahun kemudian,
Ayana sedang berpakaian PDH berwarna khaki ,saat ini Ayana bekerja di kantor kecamatan dan menjabat sebagai sekretaris camat.setelah kelahiran saka,ia banyak berpikir bagaimana kedepannya,ia juga saling bertukar pikiran dengan ayahnya,apa yang ia lakukan dan apa yang akan ia kerjakan.ayahnya sebagai pak walikota memberikan usul agar Ayana mengikuti tes seleksi kepegawaian negeri sipil dan juga mengambil alih menjadi sekretaris camat ditempatnya, Ayana sempat ragu karena dia tidak memiliki background sebagai mahasiswa IPDN, dan tidak tahu menahu tentang tes seperti itu,tapi pak Haris memberikan semangat agar Ayana mencobanya.dan akhirnya Ayana belajar sangat giat, sebelum melakukan tes CPNS itu,meski sedikit mengalami kesulitan diawal Ayana berhasil lolos menjadi PNS .dan berhasil menduduki sekretaris camat sesuai dengan harapannya.
Ayana bercermin dikaca kamarnya, ia telah kembali kerumah ayahnya sejak bayi saka berusia 3bulan.ia kembali menjadi sosok Ayana yang dulu.ceria dan memiliki mimpi yang keras untuk meraih cita-citanya
"its perfect..." ucap ayana dengan rambutnya yang kini dipotong sebahu dengan wajah yang kembali tirus dan badan yang sudah kembali normal.bila orang baru mengenal mungkin mereka akan mengira Ayana masih pelajar atau mahasiswa,tapi nyatanya ayana yang memiliki wajah baby face adalah seorang ibu beranak satu.
saka menarik rok ibunya dengan mengoceh, "ma mama ma mama ... "
Ayana kemudian menggendongnya,"aduhhh saka sayangnya mama... kenapa nak....hem .. mama mau berangkat kerja...saka sama bibik ya ... "
__ADS_1
saka semakin mengeratkan pelukannya, matanya mulai berair, seperti sebelum sebelumnya saka akan rewel ketika Ayana berangkat bekerja,
"bik.. minta tolong bawain tas saya ya..."
"baik non..."
Ayana menggendong saka sampai turun ke bawah,ia juga menghibur saka terlebih dahulu agar saat dirinya berangkat saka tidak akan rewel mencarinya,
"nah...sudah kan main-mainnya... sekarang saka sama bibik ya..."
saka meraba wajah Ayana dengan senyuman nya, Ayana pun ikut tersenyum. "oke anak pintar....mama berangkat kerja dulu...bik...ini saka bik...bawa masuk,...."
"sini saka...sama bibik...."
saka hanya menangis, meraung-raung tangannya ingin meraih ibunya tapi tidak bisa.
Ayana segera menghindar dan masuk kedalam mobilnya,ia lebih baik segera cepat pergi meninggalkan anaknya sehingga ia tidak merasakan sakit Dan tidak tega melihat anaknya menangis.
dibandara
Erina sedang menjemput adiknya, kebetulan Erina baru saja pulang dari dinas, apalagi ia begitu kangen di adiknya yang ternyata sudah setahun lebih tidak pulang ke rumah,
__ADS_1
sesosok laki-laki berpakaian kasual dengan kaos berwarna putih dan celana jeans hitam dengan memakai sepatu berwarna putih dengan tas ransel di punggungnya berjalan menghampiri wanita yang berdiri dengan memainkan ponsel genggamannya
"mbakkk..." ucap Erick
Erina menoleh dan pangling melihat wajah adiknya, yang kini tumbuh brewok dan kumis tipis,
"hey...kamu bikin pangling saja ... kenapa gak bercukur dulu siihhh jelek tau dek....!!!"
Erick tersenyum, "cukur buat apa...enak gini kok .." canda Erick
"lihat lah .. dirimu seperti tak terurus... ngapain aja disana ... astaga..."
"males banget mbak ...aku sehabis pulang dinas tidur, kalau nggak nge-game, kalau bosen ya nanyain perkembangan warung kopi sama peternakan ikan... gitu-gitu ajah muter sampai bosan..."
"padahal baru setahun lebih ya.... bayangkan masih kurang beberapa tahun lagi .wah pasti tumbuh kutu nih ...." ejek Erina
Erick menanggapinya dengan tersenyum, mereka berdua berjalan bersama dengan mengobrol satu sama lain, bercanda bergurau kakak beradik yang sudah lama tidak bertemu sekarang terlihat akur.
.
.
__ADS_1
karena versi aslinya, terlalu panjang yang untuk perjuangan nya menjadi PNS, jadi aku skip dan aku ringkas yah gengs . semoga bahasa penulisan ku bisa dipahami.padahal saat perjuangan Ayana menjadi PNS ada moment-moment banyak sekali kumbang yang ingin mendekati Ayana, juga Alex yang mengatakan cinta ke Ayana... karena kalian seperti nya tidak menyukai karakter Alex jadi aku skipp bagian ini,tapi jika nanti ada bagian alex keluar lagi, kalian jangan protes ya??😥kalau dihilangin terus karakter alex .trus kapan ending nya??🤫🙊
Instagram eunhyeayu90