TERLARANG:SUAMI ORANG LEBIH MENANTANG

TERLARANG:SUAMI ORANG LEBIH MENANTANG
part 8


__ADS_3

Ayana sedang melakukan Evaluasi karyawan menjadi dasar dalam melakukan perbaikan. 


Evaluasi tidak hanya berfokus pada kinerja melainkan pada saat pelatihan dan pengembangan. Jika ada yang keliru, perlu memperbaiki kualitas pelatihan dan pengembangan. Hal ini menjadi penting karena sebagai daya dukung perusahaan. 


sebagai HRD tugas seperti ini yang selalu ia kerjakan,dan tanpa kecuali hari ini meski harus bolak balik ruang kerjanya dan tempat pelatihan.


Ayana duduk bersandar di meja kerjanya,ia kemudian membuka ponselnya, ia terkejut melihat ada notifikasi nomor masuk kedalam pesan aplikasi WhatsApp


apa aku mengganggu mu, Erick


"what hell!!!!benarkah ini Erick???"ucap terkejut Ayana


untuk memastikan Ayana menekan tombol panggil nomor itu, setelah menunggu beberapa detik sambungan teleponnya terjawab oleh seorang laki-laki


"hallo..." ucap Ayana


"iya halo..."


"jadi benar kamu Erick??" tanya Ayana


"iya...chat saja,nanti aku akan menelepon mu kembali." ucap Erick yang kemudian menutup sambungan teleponnya


Ayana kini sudah pasti yakin dengan pemilik nomor itu, Ayana tiba-tiba tersenyum saat ada notifikasi masuk dari nomor baru itu


kamu sudah makan siang??


pesan dari Erick pun masuk, Ayana kemudian membukanya dan tampak tersenyum sendiri.


mereka saling berbalas pesan, entah berapa lama mereka saling berbalas pesan hingga jam pulang kantor pun tiba, Ayana kini tersenyum sumringah dengan sikap manis yang ditunjukkan oleh Erick,pria yang tampan yang cuek diawal pertemuannya kini berubah menjadi bersahabat.


Ayana sampai halaman dirumahnya,ia mendapati Erick yang sedang akan pulang.terlihat Erick melewati dirinya yang berjalan, motor sport Erick terhenti tepat disampingnya.

__ADS_1


"kamu sudah pulang,??" tanya Erick sambil membuka kaca helmnya


Ayana menahan senyumnya,dan mengangguk pelan, kemudian ia melihat Erick mengambil tas ranselnya yang dibelakang dan mengambil sebuah kotak kecil


"ini..." ucap Erick memberikan kotak itu kepada Ayana


Ayana pun menerimanya dalam diam, dan penasaran apa isi dari kotak itu


"bukalah di kamar... semoga kamu menyukainya...aku pulang dulu..."ucap Erick kemudian menutup kaca helmnya dan pergi meninggalkan rumah Ayana


Ayana melihat kearah kotak berbentuk persegi itu, tampak indah dengan balutan pita yang menempel.


di dalam kamar, setelah Ayana selesai membersihkan diri, Ayana melihat kotak itu dan membukanya perlahan dan tampak hati-hati


Ayana membuka kotak itu dan melihat sebuah parfum bermerek 'ZARA' yang sekiranya dibanderol Rp 599.000 an, Ayana tahu harganya karena Ayana juga memiliki parfum itu dengan aroma yang berbeda


Aya tersenyum senang dan mencoba aromanya, "wangi..."


Ayana kemudian mengambil ponselnya dan mengetik sebuah pesan ke nomor Erick


setelah beberapa saat menunggu, Erick membalas pesannya


sama-sama,aku juga berterima kasih karena kemarin kamu telah mentraktir ku makan soto.


notifikasi pun telah masuk ke ponsel Ayana dengan sigap Ayana membukanya kembali,ayana tersenyum senang dan mengetik pesan lagi ke nomor Erick


jika masalah itu kenapa harus membalasnya dengan sebuah parfum, makanan balas makanan.aku jadi tidak enak,🙄


setelah mengetikkan sesuatu di chat Erick,ayana menunggu tidak sabar akan balasan Erick, sampai akhirnya Ayana tertidur pulas karena kelelahan dalam bekerja seharian.


di rumah Erick, seperti biasa Erick memasak makanan juga membersihkan rumah, Risma baru pulang dari puncak dengan membawa sebuah oleh-oleh

__ADS_1


"mas ...masak apa??wangi sekali...."


Erick tersenyum kearah Risma, "mas masak kesukaan mu kare ayam...tadi pas aku pulang belanja dulu di pasar depan .."


"tapi sayang sekali...aku sudah kenyang,besok saja aku makannya...mas ini aku bawa buah dari puncak,disana banyak sekali penjual buah murah dan segar...aku lelah..aku mau tidur!!!" kata Risma sambil menyerahkan sekantong kresek besar berisikan buah


"jadi..kamu tidak akan menemani ku makan malam dek ??" ucap Erick kecewa


iya Erick begitu kecewa, pulang bekerja tidak ada makanan, rumah juga kotor, Erick pun harus masak dan juga bersih-bersih rumah.


"mas!!!!aku lelah!!!mas ngerti nggak siih .tadi kegiatan aku dipuncak banyak banget,harus mempersiapkan games, harus ngisi acara juga...jadi juri juga..mas kan tau aku paling kreatif dari temenku yang lain???udah deh.. jangan cari gara-gara...!!!!"ucap Risma yang meninggikan intonasinya


Erick menahan kesal nya dan ikut meninggikan suaranya,"dek!!!aku lelah kalau harus melakukannya sendiri!!kamu tidak pernah melayani ku seperti istri pada umumnya!!!aku mencuci pakaian, menyetrika, membersihkan rumah,aku juga memasak untuk mu!!!!aku bersabar akan hal itu karena kamu sedang hamil...!!! pulang bekerja aku capek..aku juga pengen diperhatikan!!! setidaknya berbicaralah yang sopan padaku!!!"


Risma melihat piring Erick yang berisikan nasi di atas meja makan dan membantingnya ke lantai


pyaaaarrrr


Erick melotot tak percaya kepada sikap Risma kepadanya, istrinya itu memang suka sekali membanting barang-barang didekatnya ketika akan marah,tapi ini benar-benar keterlaluan karena piring berisikan nasi yang di dinginkan karena baru keluar dari mejikom telah dibanting kelantai berserakan bercampur pecahan piring


"mas...!!! kamu jangan mentang-mentang kepada ku ya!!! kamu itu bukan siapa-siapa!!!kalau bukan karena jasa-jasa aku kamu tidak akan bisa jadi polisi seperti sekarang!!!aku memiliki banyak teman relasi berpangkat tinggi yang membuat mu bisa seperti sekarang!!! aku juga bisa menjatuhkan mu seperti debu jika aku mau!!!ingat itu!!!" ucap Risma pergi meninggalkan Erick dan masuk ked kamar hingga menutup pintunya keras.


Erick kemudian menyusul istrinya itu dan menggedor pintunya


"dek!!!buka!!aku mau berbicara kepada mu!!!aku menjadi polisi atas usahaku sendiri!!!aku belajar ,berlatih dengan keras siang dan malam!!! jangan kau selalu ungkit tentang temanmu yang membantu ku saat itu!!!tanpa kerja keras ku!!aku juga tidak akan seperti sekarang!!apa kau pikir menjadi polisi itu mudah dan modal mulut saja!!! dek buka pintunya!!!" ujar Erick tak terima


Erick mengambil jaketnya dan mengambil kunci mobilnya,saat ini Erick ingin sekali meredam emosional dari pertengkaran yang baru saja terjadi .


.


.

__ADS_1


halo gengs...tahan napas plissss...ini gimana nih masih lanjut ga??? drama rumah tangga banget di real life banget nggak siihh 😅😅


Instagram eunhyeayu90


__ADS_2