
"Erick" ucap Ayana dengan terkejut
"kenapa??kamu tidak menyukainya...atau kamu merasa tidak nyaman??"kata Erick
"lepaskan tanganku..."
"aku akan berangkat ke Makassar...dan baru setahun lagi kemari ...itu sangat lama bagiku.... tidak bisakah kamu memberi kekuatan untuk ku.... dengan cara seperti ini..."
Ayana melihat kearah Erick, "Erick lepaskan...itu semua tidak ada hubungannya dengan ku ..??"
Erick merasa Ayana sangat berubah, kini Erick jadi sungkan untuk mengungkapkan segala isi hatinya jika Ayana saja menutup hati untuk dirinya,
"sudahlah biarkan seperti ini .." ucap Erick kemudian dengan wajah dinginnya, tangannya tetap menggenggam
Ayana tahu sikap Erick seperti ini pasti karena marah dengannya, Ayana hanya pasrah dan mengikuti jalan erick melangkah.
mereka berjalan berdua tanpa ada obrolan sedikit pun, Erick sesekali berhenti untuk melihat kondisi saka yang berada distroller,bayi satu tahun lebih itu tertidur dengan pulas.
Erick kemudian berhenti disalah satu galery menjual sepatu wanita, dia kemudian menoleh kearah Ayana,
"apa kamu mau beli...."
"tidak ..!!!"
Erick kemudian tetap masuk kedalam toko sepatu itu,dia disambut oleh karyawan toko
"selamat siang...bisa saya bantu ..."
Ayana kaget dengan Erick,dia tidak ingin membeli tapi kenapa erick malah masuk kedalam toko
__ADS_1
"carikan sepatu kerja untuk istri saya .." ucap Erick
Ayana melotot tak percaya, mungkin dulu ia sangat ingin diakui oleh Erick bahkan didepan orang sekalipun,tapi beda dengan sekarang,ia merasa tidak nyaman.
"kalau boleh tahu istrinya kerja dimana??"
"dia seorang pegawai negeri..." kata Erick kemudian
"baiklah saya Carikan dulu..."
pegawai itu tampak pergi mengambil salah satu sepatu di rak di bagian depan,
erick menoleh ke Ayana yang ada belakangnya, wanita itu sedang menatapnya dengan ekspresi yang tidak terbaca.
"aku kan sudah bilang kalau tidak mau.. kenapa kamu masih nekat masuk ..,"
"aku mempelajari dari pengalaman teman-teman ku.... ketika istri mereka bilang tidak. itu pasti iya...jadi aku ingin menjadi suami yang peka terhadap istrinya..."
Erick tidak merespon apapun yang dibicarakan oleh Ayana, bahkan dirinya juga tidak marah dan tersinggung.mungkin sekarang dirinya akan belajar terbiasa dengan sikap arogansi dari Ayana.
setelah berkutat dengan sepatu Ayana,dan akhirnya erick malah merembet membelikan Ayana parfum, Ayana sempat melarang tapi Erick tidak memperdulikan itu.
setelah diparkiran, Erick memasukkan beberapa belanjaan ke mobil seperti sepatunya, sepatu Ayana, mainan saka,baju saka juga parfum milik Ayana didalam jok kemudi belakang.sedangkan ayana menggendong saka.setelah selesai Erick membukakan pintu mobilnya untuk ayana masuk,dan aya pun mengikutinya untuk masuk kedalam.
mobil Erick kini melaju kesebuah street food di jalan empunala tempat mereka dulu menghabiskan waktu bersama.ayana terdiam dan melihat kearah Erick
"aku ingin sekali makan soto ... bisakah kita turun??perutku sangat lapar .."
Ayana terdiam membisu,ia merasa bumi berhenti berputar dan waktu juga terhenti,oa merasa kembali lagi di masa lalu nya dengan Erick.
__ADS_1
Erick mengambil alih saka yang kini mengerjap bangun, "saka mau makan soto...ayo kita makan...." seru Erick
Erick turun dengan menggendong saka, disusul dengan Ayana.mereka berjalan dengan beriringan menuju warung soto langganan Ayana
"soto nya 2 es jeruk nya 2..." kata Erick kepada pramusaji
"baik...loh sudah punya anak yah mas ... terakhir kesini kan mas sama mbaknya itu kan malam-malam... berangkat sendiri sendiri... sekarang kalian sudah punya anak ..mana anaknya ganteng pisan...."
Erick menanggapi nya dengan tersenyum, sedang kan Ayana bisa terdiam.
Erick dengan telaten menyuapi saka, sedang ayana jadi tidak enak dengan Erick karena harus menyuapi saka,
"biar kan aku yang menyuapi saka .."
"tidak usah...kamu makan saja dulu..biar saka aku suapin..." jawab Erick
Ayana jadi tidak enak hati, ia kemudian beralih melihat kearah mangkuk sotonya,ia kemudian segera menghabiskan makanan nya agar bisa bergantian menjaga saka
setelah drama makan soto ditempat langganan Ayana, mobil mereka kini berjalan menyusuri sepanjang jalan.
Ayana sempat bertanya-tanya dalam hati, ini sudah pukul 7 malam,tapi kenapa Erick belum juga pergi ke bandara
mobil mereka terhenti disebuah rumah berlantai dua dengan gaya minimalis, Ayana melihat kearah Erick dan bertanya tanya dengan otaknya,
"apa tidak terlalu terlambat jika tidak kebandara sekarang??kata kamu akan terbang sore ini ..ini sudah pukul berapa?? lalu...ini rumah siapa?? kenapa kita harus kesini??" tanya Ayana
.
.
__ADS_1
nah ...nah .. rumah siapa itu gengs.....😲😳ðŸ¤
Instagram eunhyeayu90