Teroris Kecil CEO

Teroris Kecil CEO
Prajurit Bayangan


__ADS_3

Dylan berjalan keluar rumah sakit tempat Aleeson dirawat. Mengapa Aleeson menjadi berada dikepala Dylan akhir-akhir ini, semua bermula ketika dia mengatakan bahwa ada yang ingin membunuh ayahnya. Ia menyayangi ayahnya melebihi apapun, bagi Dylan Tuan Seymour adalah pahlawan. Ibu Dylan meninggal saat diwawancarai disebuah acara televisi karena penyakit jantung, saat itu Verona adik Dylan baru berusia 3 tahun sedangkan Dylan sendiri berusia . Kejadian itu menjadi kesempatan berita pada acara tv lokal. Ditinggalkan tanpa mengucapkan perpisahan adalah hal yang paling menyakitkan baginya. Dylan hidup di kalangan orang-orang kaya, karena ayahnya tuan Seymour mau Dylan membangun hubungan bisnis dengan baik kepada keluarga konglomerat lainnya. Sangat berbeda jauh dengan latar belakang Aleeson.


Aleeson diam saja sambil berpikir di dalam mobil yang di sewa oleh Presiden Kobash. Aleeson dan Presiden Kobash sebenarnya jarang saling berbicara. Cleo ingin Aleeson merahasiakan identitas mereka berdua, dan Aleeson menghargai keputusan Persiden tersebut. Aleeson memikirkan, bagaimana caranya Dylan bisa tahu. Sangat mustahil sekali mengetahui identitas mereka. Bagi Kobash, Aleeson merupakan penduduk VIP dan tak ada sama sekali dokumen tentang dirinya. Selain itu Aleeson tak habis pikir dengan Ryan yang mendekatinya demi sebuah informasi. Tetapi pikiran sedih melintasi benaknya, bahwa Aleeson sangat memerlukan uang untuk hidupnya dan biaya kuliahnya. " Aku sangat butuh uang, Tuhan" Aleeson menghela nafas berpikir dalam hatinya. Dengan tekad bulat dia memutuskan untuk tetap berada di SeymourCyber karena akan banyak mendapatkan informasi.


Sementara di SeymourCyber banyak polisi yang memeriksa TKP dan memintai keterangan ini itu kepada Ryan. Perusahaan SeymourCyber libur untuk akhir pekan, Dylan ke kantor untuk segala pertanggung jawaban kejadian mengerikan lalu.


" Hei, aku sudah mengurus semuanya. Termasuk keluarga korban" Ryan berjalan menghampiri Dylan.


Ryan merupakan seorang manager sekaligus orang kepercayaan Dylan. Ryan memiliki tanggung jawab sepenuhnya terhadap Dylan.  Bagi Tuan Seymour menjaga Dylan adalah segalanya. Saat bersekolah dulu, Ryan di didik di sekolah militer khusus Marcat. Dengan kata lain, Ryan juga memiliki kemampuan militer.


" Lalu tentang Aleeson?" Dylan berhenti serius menatap Ryan.


" Aku akan dibunuhnya kalau memberitahukan hal ini kepadamu" Ryan tersenyum menawan melihat keadaan kiri kanan.


" Apa maksudmu ?" Dylan menaikan nadanya.


" Baiklah, siapa informanmu ?" Dylan mengerti maksud Ryan.


" Kau salah paham, aku tidak minta uang suap" Ryan berkata serius kali ini.


" Lebih baik kita bicara di ruanganmu saja Dylan. Ini terlalu berbahaya untuk kita" Dylan bingung apa yang Ryan bicarakan. Padahal hanya tentang Aleeson. Mengapa jadi seserius ini.


Kantor SeymourCyber hanya lantai dasarnya saja yang penuh polisi.  Dylan berada di lantai 13, merupakan tempat yang nyaman untuknya bekerja.


" Jadi siapa dia ?" Dylan sangat penasaran.


" Dia tak memiliki identitas" kata Ryan yang duduk di sofa.


" Maksudmu ? sungguh Ryan  jangan buatku penasaran. Bicara yang tegas! ".

__ADS_1


" Aku tidak membuatnya menjadi teka teki Dylan. Dia memang tak memiliki identitas." kata Ryan


" Dia datang dari Kobash dengan pesawat Imigran Marcat. Tapi, pria yang berada dirumahnya. Ia adalah Presiden Kobash, Cleo"


" Benarkah ?" Dylan kaget sekali


" Sialan, dia anak Presiden rupanya"


" Bukan dia bukan anak Presiden, anak Presiden tewas saat invasi khusus negara kita. Tetapi Tommy bilang, seorang perempuan kecil bergaun yang membunuh Alex.." Ryan berhenti bicara sambil membuka mulutnya


" Dia membantingku saat kau disana. Kau melihatnya, kau melihatnya kemarin Dylan" nada Ryan bicara terdengar lebih antusias.


" No, I mean. Dia bertubuh kecil, aku harus menunduk bicara dengannya Ryan. Coba kau ingat-ingat kembali seperti apa Aleeson. Apakah definisi kejam dan mematikan adalah yang seperti itu ?" Dylan menolak percaya perkataan Ryan.


" Dalam kemiliteran, kami diberitahu bahwa Kobash memiliki Tentara Bayangan Super Elit. Katanya sebelum kau melihat wajahnya, kau akan telah mati ditusuknya. Tentara Elit mengerikan yang membunuh 6 Militer Elit legenda ternama Marcat" Ryan melanjutkan beritahu Dylan.


" Aku tak menyangka bahwa Tentara Bayangan tersebut seorang anak perempuan." Ryan menatap Dylan ekspresinya sulit untuk di katakan.


" Kau tidak bisa melapor pada negara, dia menolong Perusahaanmu." Ryan bicara melepas keheningan.


" Dia penjahat"


" Kau tak bisa seperti itu. Dia melindungi mu Dylan" Ryan bersikeras.


" Bukankah kau dendam dengannya ? Dia membunuh kawananmu, Ryan" Dylan agak ketus pada Ryan


" Yeah, dia memang terlalu menggemaskan untuk sebutan tentara" akhirnya Dylan melembut.


Dylan tahu bahwa Ryan hanya sekedar mengikuti perintah ayahnya untuk masuk dalam militer. Tuan Seymour ingin Ryan belajar bagaimana melindungi dan mandiri. Tapi bagi Ryan yang mengetahui taktik cuci otak mentri pertahanan negara dalam peperangan antara Marcat dan Kobash. Jadi terkadang Ryan malah membantu tentara dari pihak Kobash.

__ADS_1


" Aku kagum, lebih hanya mengidolakannya. Dia bekerja individual dengan sangat cool, kau akan babak belur jika melawannya. Bukan babak belur lebih tepatnya kita akan mati jika menjadi musuhnya" Ryan senyum sendu.


" Kau tahu Dylan? Aleeson menjadi tentara terbaik saat usianya 17 tahun. Semua angkatan tentara tunduk padanya"


" Hidupnya terlalu keras sebagai seorang anak perempuan" Dylan lebih setuju mengatakan itu kepada Ryan.


" Dia sangat seksi Dylan" tawa Ryan pecah


" Kau akan membunuhnya ?" Kata Dylan pada Ryan yang ketara sekali mustahil di lakukan oleh Ryan dari wajahnya.


" Tidak tahu, aku ingin bertarung dengannya dan menjadi lebih kuat. Aku yang sekarang tak pantas untuknya. Jangankan untuk menjadi kekasihnya menjadi lawannya saja, aku bukan bandingannya Dylan" Ryan memandang Dylan sungguh-sungguh.


" Dia tidak berbahaya, pulihkan dia Dylan" Ryan memohon. Wajah Dylan memerah dan kelihatan oleh Ryan.


" Tidak, kau takut jatuh cinta padanya. Dasar bodoh!" merah wajah Dylan tak dapat disembunyikan.


" Kau.." Ryan tertawa terbahak-bahak " Kau mulai menyukainya, dia baik sekali menganalisa ayahmu akan dibunuh" Ryan mulai serius lagi.


" Kau benar, berarti itu analisanya dalam kisah kapal selam ini. Dia bukan pecinta buku, dia seorang tentara." Dylan menghela nafas.


" Kau memiliki anak buah yang ditakuti dunia" Ryan semangat sekali.


" Jangan berpikir macam-macam" Wajah Dylan memerah seperti tomat.


Dirumah Aleeson berdebat dengan Presiden Cleo. Perdebatan ini dipicu oleh kecelakaan Aleeson di helikopter tersebut. Presiden Cleo sangat menyayangi Aleeson seperti anak sendiri, tetapi Aleeson tidak dapat menerima penghargaan tertinggi itu. Presiden Cleo berpikir lebih baik Aleeson mencari pacar agar hidupnya lebih rileks, Aleeson tersinggung malah masuk ke kamar. Sedangkan dalam pikiran Aleeson merasa kecewa dengan kemampuannya sendiri yang tak mampu keluar dari helikopter tepat waktu. Maka dia bertekad untuk berlatih setiap hari.


_______________________________________________________________________________________


Istirahat pada hari Sabtu kemarin rasanya sudah cukup bagi Aleeson untuk dapat mulai bergerak kembali. Aleeson bersiap di pagi hari pukul 5. Setelah perenggangan otot, dia berlari santai keluar komplek perumahaannya. Hanya lari pagi tidak membuatnya lelah, jadi dia memutuskan untuk berlari ditengah kota mencari Dojang (tempat berlatih Taekwondo). Dojang yang ditemukan Aleeson tempatnya sangat bagus, dia mengecek para murid-muridnya juga pelatihnya. Aleeson berpikir pelatihnya harus lebih pintar dan kuat darinya, Aleeson meminta ijin Saboeum ( pelatih taekwondo) di Dojang untuk latihan dengan seorang lelaki disana. Setelah di ijinkan Aleeson menjajal seorang murid disana, dan murid tersebut kalah hanya dengan sekali gerakan mengunci.

__ADS_1


Karena menang Aleeson pergi mencari Dojang yang lain. Akan tetapi karena selalu menang Aleeson berhenti mencari Dojang karena pikirnya akan sangat sia-sia melakukan hal tersebut. Dia berinisiatif ke taman ditengah kota dan beristirahat disana sambil melihat-lihat sekeliling. Betapa damainya negara Marcat sangat bertolak belakang dengan negaranya. Sudah lama rasanya Aleeson tidak mendapatkan kabar dari Ayah angkatnya Sam. Rindu dengan Kobash rindu alamnya, Aleeson berusaha mengingat kembali seperti apa wajah ayah dan ibu kandungnya. Sulit mendapatkan gambaran akan wajahnya, karena terlalu banyak hal yang harus Aleeson hadapi. Air matanya menetes, dia ingin bercerita banyak kepada orang tuanya yang telah lama meninggal.


__ADS_2