
...Pagi ini terasa berbeda bagi Laysha ,ia merasa tak enak badan dan perutnya seperti di aduk,sejak kemarin ia terus merasa mual tetapi dia mengabaikannya karena ingin fokus mengurus pendaftaran preschool Rasha, ketika Laysha hendak bangun ia merasa kepala nya sangat berat dan tubuh nya lemas sekali....
" Massss " Panggil Laysha pelan
..." Masssssss " Panggil nya lagi sedikit lebih keras karena Rayyanka tak ada di dalam kamar...
..." Ya Allah kepala ku " Gumam Laysha...
...Seraya memegangi kepalanya, Laysha mencoba untuk berdiri mecari suaminya,namun baru beberapa langkah Laysha sudah terjatuh dilantai karena merasa sangat mual....
" Mas Ray " Panggil Laysha lagi
..." Ya Allah sayang kamu kenapa " Panik Rayyanka melihat istrinya terduduk dilantai dengan wajah pucat pasi , secepat kilat Rayyanka langsung mengangkat tubuh istri nya dan meletakkan nya ke atas ranjang....
..." Sayang kamu kenapa ,kamu sakit ,apa yang sakit sayang ,wajah kamu pucat sekali " Serbu Rayyanka dengan semua pertanyaan nya...
" Mas kepala aku pusing" Eluh Laysha
Rayyanka kemudian berlari keluar kamar
..." Maaaaahh tolong maaahh ,mamaaaahhhh " Teriak Rayyanka dari atas memanggil Mama nya...
...Tak lama kemudian Hasna datang seraya berlari tergopoh-gopoh karena terkejut dengan teriakan Rayyanka yang meminta tolong....
..." Ada apa Ray kok teriak-teriak si pagi-pagi begini,ngagetin mamah aja " Omel Hasna...
..." mah maaf ,tapi Laysha tadi tiba-tiba duduk di lantai,lihat wajahnya pucat mah " Adu Rayyanka seraya menunjuk ke arah Laysha...
..." Ya Allah Laysha kenapa nak " Panik Hasna juga dan tak sadar menggeser tubuh Rayyanka yang awalnya berdiri di samping Laysha...
..." Mah kepala Laysha pusing,perut Laysha mual mah badan Laysha juga lemes " jawab Laysha dengan suara nya yang terdengar lemah...
..." Ada apa ini kamu kenapa teriak-teriak Ray " sambung Harun yang baru datang seraya menggendong Rasha...
..." Laysha pah sakit ,tadi pas Ray masuk dia tiba-tiba udah dilantai makanya Ray panik "ujar Rayyanka menjelaskan...
__ADS_1
" Kenapa nak " Tanya Harun lagi
...Laysha sudah tak memiliki tenaga untuk berbicara ia hanya menatap sendu kearah Harun...
..." Laysha kapan terakhir kali kamu datang bulan nak? " tanya Hasna menyelidik...
..." udah 1 bulan ini Laysha gak Datang bulan mah kenapa " Tanya Laysha lemah...
...Seketika senyuman manis terbit di bibir Hasna ,dengan cepat wanita paruh baya itu menatap ke arah suaminya dengan senyum yang semakin lebar ,Harun mengerti apa maksud istrinya ia pun ikut tersenyum dan mencium pipi Rasha yang masih berada dalam gendongannya....
..." Ray kamu pergi ke apotek dulu beli testpack cepetan " Suruh Hasna pada Rayyanka...
..." Mah ,Laysha di bawa ke dokter aja ga sih kenap....."...
..." Nurut aja Ray kalau orang tua nyuruh sana pergi " omel Hasna memotong ucapan Rayyanka...
..." Iya mah , Rasha mau ikut ayah gak bunda lagi sakit jangan ganggu bunda dulu ya " Ajak Rayyanka pada Rasha ,anak itu mengerti apa artinya sakit ia hanya mengangguk dengan tatapan sedih nya , Rasha paling tak suka jika melihat bunda nya sakit...
...Rayyanka mengambil alih tubuh Rasha dari dalam gendongan Harun dan segera berlalu membeli apa yang Hasna suruh tadi....
..." Rasha kenapa sedih hm?" Tanya Rayyanka lembut seraya menyetir...
..." ayah kenapa cakit datangin buna ,kenapa ga ayah aja " Tanya Rasha polos dengan wajah sendu nya ,Rayyanka kaget mendengar ucapan terakhir anaknya,ia ingin tertawa tapi takut Rasha menangis,al hasil Rayyanka berusaha menahan tawanya...
..." jadi kalau ayah sakit Rasha gak sedih gitu " Tanya Rayyanka pura-pura cemberut...
" Lacha cedih buna cakit ayaah " Jawabnya pelan
..." Bunda ga sakit sayang ,bunda cuma kecapean nanti sampe rumah Rasha bantuin ayah jaga bunda ya sayang ,Rasha kan anak pinnnn..."...
" tel " Sambung Rasha
..." Bagus ,jagoan ayah emang pinter ,Rasha tunggu disini dulu ya ayah mau keluar sebentar " Ujar Rayyanka saat dia sudah sampai di depan apotek, Rasha pun mengangguk patuh pada ayahnya...
...Setelah membeli barang yang tadi Hasna suruh ,Rayyanka dengan segera melajukan mobilnya pulang kerumah , sebenarnya Rayyanka bingung kenapa mama nya malah menyuruh nya membeli Testpack ,hati nya mengatakan apakah Laysha hamil ? Tetapi mata nya melihat jika Laysha tak sedang hamil melainkan sakit ,tapi jika memang Laysha hamil maka itu akan menjadi kebahagiaan yang ia nantikan dari lama....
__ADS_1
..." mah ini testpack nya " Sahut Rayyanka yang baru datang dari apotek...
..." Yaudah sana keluar dulu,bawa itu si Rasha ,papa juga keluar sana " Usir Hasna pada 3 lelaki itu...
...Setelah mereka keluar Hasna membantu Laysha untuk berjalan ke arah mandi ,dan Hasna juga membantu menantunya itu menampung urine nya dalam wadah kecil , setelah itu Hasna mencelupkan Testpack itu kedalam urine yang sudah ia tampung....
...5 menit kemudian terlihat 2 garis merah yang ada di testpack itu , seketika Hasna melompat kegirangan dan memeluk tubuh lemas Laysha...
...Laysha yang mendapat pelukan secara tiba-tiba tentu nya terkejut dan menatap bertanya pada mertua nya yang terlihat bahagia...
" Mah apa hasilnya" Tanya Laysha pelan
..." Shaaaaa , Alhamdulillah mama akan dapat cucu lagi " Jawab Hasna semangat seraya menunjukkan hasil tespack ditangannya...
...Laysha menutup mulutnya dan langsung mengembangkan senyum manisnya,kali ini dialah yang memeluk Hasna bahagia...
...Setelah itu mereka berdua kembali ke kamar dan langsung memberitahu berita gembira ini pada Harun dan Rayyanka yang masih setia menunggu di depan pintu kamar bersama Si kecil Rasha...
..." Papaaaahhh kita akan punya cucu lagi pahhh , lihat ini pah lihat " Teriak Hasna kegirangan menunjukkan testpack itu pada suaminya...
...Harun dan Rayyanka tersenyum senang mendengar berita itu ,dengan cepat Rayyanka langsung memeluk tubuh Laysha yang sudah berada di atas kasur nya...
..." Buna cakit apa " Tanya Rasha pelan mendekati bunda nya...
..." Rasha sayang bunda gak sakit kok ,tapi disini ada adek ,Rasha mau adek kan " Tanya Laysha pada putra nya...
...Hasna dan Harun menatap ekspresi Rasha saat Laysha menanyakan tentang adik pada anak itu , melihat Rasha yang hanya diam ,Laysha mengalihkan tatapannya pada Rayyanka...
" Rasha mau adik gak " sambung Rayyanka lagi
..." Lacha au adek ,tapi Lacha ga au buna cakit " Jawab Rasha pelan masih memikirkan kondisi sang bunda yang terlihat lemas...
..." Bunda gak sakit kok sayang,bunda hanya kecapean,jagoan bunda gausah khawatir ya bunda baik-baik aja kok " Jawab Laysha pura-pura bersikap seolah ia sedang baik-baik saja ,Laysha tak boleh menampakkan jika ia tengah lemah ataupun sakit di depan putra nya itu...
...Laysha langsung memeluk dan menciumi seluruh wajah putranya itu dengan sayang , nyatanya anak sekecil itu sangat peduli pada nya ,Laysha berjanji saat nanti anak keduanya sudah lahir,Laysha tak akan lengah dalam mendidik Rasha ,akan ia pasti kan masa lalu kelam nya tak akan pernah terulang kembali pada anak-anak nya ,Laysha akan bersikap adil untuk Rasha dan calon adik nya kelak........
__ADS_1
...****************...