terpaksa menikahi calon suami kakak ku

terpaksa menikahi calon suami kakak ku
KEONG RACUN PERTAMA


__ADS_3

...5 Hari sudah berlalu sejak insiden dirumah sakit kemarin keluarga Hasna tak menjenguk Sheva lagi bahkan Laysha dan Rayyanka pun tak menjenguknya bukan karena Hasna melarang Laysha untuk menjenguk kakaknya tetapi itu pilihan Laysha sendiri,ia sudah mendengar apa yang terjadi tempo lalu dari Hasna tak ada yang Hasna yang lebih lebihkan sedikit pun karena disana juga ada Harun yang membenarkan ucapan istrinya ,Laysha tersenyum mengingat betapa pedulinya mertua nya ini ,Bukan Laysha tak khawatir pada kakaknya hanya saja ia tak ingin membuat Wati semakin manjauhi nya biarlah ia mengalah tak muncul dihadapan mereka agar Wati benar-benar bisa fokus merawat Keysheva juga demi kebaikan mentalnya ,Laysha saat ini tengah berada di balkon kamarnya menikmati semilir angin yang menghembus sejuk wajahnya membawa kedamaian dan ketenangan di hati dan pikirannya,usia kandungan Laysha sudah memasuki usia 2 bulan dan ia merasa pipi nya sudah semakin cabi tetapi ia tak masalah dengan berat badan nya yang mungkin akan terus menaik yang penting sang buah hati didalam sana sehat tanpa kekurangan apapun,saat ia tengah memejamkan matanya ada seseorang yang memeluk halus dirinya dari belakang,Laysha membuka matanya seraya merasakan nafas hangat ditengkuk Lehernya...


..."Sedang apa disini hm " Tanya Rayyanka , dialah orang yang tengah memeluk Laysha dan ia juga membenamkan wajahnya di lekukan leher istrinya yang jenjang juga mulus...


..."Mas kok belum berangkat nanti telat loh " Ujar Laysha mengelus rambut suaminya yang masih betah berdiam di area lekukan lehernya...


..."Aku menunggumu sayaang, mama memanggil mu untuk sarapan tapi kamu ga dengar jadi aku naik kembali dan menemukan istri ku yang tengah melamun cantik disini,apa yang kamu pikirkan hm" Tanya Rayyanka...


...Laysha berbalik dan meletakkan tangannya diatas pundak Rayyanka ,Rayyanka tersenyum memandang wajah cantik istrinya tangannya mendekap punggung Laysha...


..." Aku tak memikirkan apapun sayang aku hanya menikmati angin pagi disini segar sekali rasanya" Ujar Laysha , kemudian ia mendekatkan hidung nya ke kehidung Rayyanka,Laysha agak sedikit berjinjit karena Rayyanka sangat tinggi...


CUP


...Rayyanka mengecup mesra bibir Laysha walaupun hanya kecupan sekilas tetapi mampu membuat Laysha menjadi salah tingkah,saat mereka akan berciuman Hasna masuk ke kamar...


..."Ray mana Laysha anak mama ga papa ......" Ucapan Hasna terhenti kala melihat anaknya yang menatap terkejut kearahnya...


...Laysha menyembunyikan wajahnya di balik dada Ray ia sunggu malu saat ketahuan akan berciuman oleh mertuanya...


..." Uppssss sorry mama gatau lainkali tutup pintu dulu ya " Ujar Hasna seraya berlalu dari kamar mereka berdua...


..."Mau dilanjutin gak sayang " Tanya Rayyanka ,Sontak saja Laysha langsung mendorong tubuh suaminya dan berjalan cepat keluar kamar...


Rayyanka tertawa melihat tingkah gemas istrinya


..." kenapa mah Laysha baik-baik ajakan " tanya Harun saat Hasna sudah turun...


..."Baik kok pah sangking baiknya mereka sampe ga nutup pintu " Jawab Hasna ambigu...


...Kemudian Laysha turun seraya tersenyum malu pada mertuanya...


"Maksudnya" Tanya Harun lagi

__ADS_1


..." Gak kok pah maksud mama tuh mas Ray lupa nutup pintu soalnya dia lagi ganti baju " Jawab Laysha asal...


...Hasna dan Rayyanka tertawa mendengar ucapan Laysha ,Rayyanka tak habis pikir istrinya menjadikan nya tumbal padahal jelas-jelas ia berada dibelakang wanita itu....


...Setelah drama yang terjadi di rumah tadi kini Laysha berada di ruangan Rayyanka ,ia sangat suka ikut ke kantor itu sekalian mengawasi tingkah para karyawan Genit pada suaminya,ia tersenyum senang saat melihat pakaian Bianca yang sudah berubah menjadi lebih sopan saat di ancam oleh Hasna tempo lalu...


..." Mas,Laysha mau ke lobby sebentar ya mau ambil pesenan makan kita , kata driver ojolnya satpam gak ngizinin masuk jadi dia nunggu di depan lobby " Ujar Laysha...


..." Gausah sayang biar mas suruh OB yang ngambilin " Jawab Rayyanka...


..."No no mas aku mau jalan-jalan juga sekalian bentar kok ga lama deh " Jawabnya meyakinkan sang suami...


Dengan terpaksa Rayyanka menggangguk mengizinkan Istrinya keluar


...Laysha saat ini tengah berjalan sendirian di koridor kantor banyak yang menundukkan kepalanya pada nyonya muda Mahatma itu...


...Dari kejauhan Laysha melihat seorang wanita berpakaian terbuka dan mengenakan kacamata hitam dan bibir yang merah berjalan kearahnya ,Laysha mengernyitkan dahinya melihat penampilan wanita itu ,Saat posisi mereka berdekatan Wanita itu sedikit menyenggol pundak Laysha dengan angkuhnya...


..." Kalau jalan pake mata dong dasar karyawan rendahan" Ujarnya pada Laysha seraya berjalan menuju lift...


...Wanita angkuh yang menyenggol Laysha tadi ternyata menuju ke kantor direktur yaitu kantor Rayyanka,Bianca mencibir melihat dandanan wanita itu yang sangat menor bibir merah ,pipi merah bak habis di smackdown, wanita itu kini sudah berdiri dihadapan Bianca...


..."Heh cewek kampung dimana Rayyanka calon suami ku" Tanya nya angkuh ,Bianca menatap terkejut padanya...


..."maaf ibu ini siapa dan perlu apa mencari Atasan saya, kebetulan saya sekretaris pak Rayyanka jika ada yang ingin dibicarakan silahkan duduk di ruangan saya buk " ujar Bianca tetap bersikap sopan...


" ibu ibu saya pecat kamu ya saya masih muda panggil saya nyonya mahatma " Ujarnya


" Bodo ah ga guna bicara sama kamu " tambahnya lagi kemudian berlalu masuk keruangan Rayyanka


...Laysha saat ini tengah menenteng pesananya ia segera kembali menuju ruangan suaminya dengan senyum manis yang ia tunjukkan pada seluruh karyawan ,sikap nya yang ramah dan mudah bergaul membuat Karyawan disana menyukainya sebagai nyonya Mahatma meski tidak semua karena ada yang merasa iri padanya karena menikah dengan Rayyanka yang mereka incar incar sejak lama....


Bianca melihat Laysha kemudian mendekati nya

__ADS_1


..." nyonya didalam sedang ada wanita yang mengaku-ngaku sebagai calon istri pak Rayyanka sebaiknya nyonya cepat masuk sebelum wanita itu berbuat macam-macam pada pak Rayyanka" Ujarnya memanasi Laysha ,Laysha hanya menatap bingung pada Bianca yang seperti sengaja menunggunya ,Laysha hanya tersenyum ramah dan tak menjawab perkataan Bianca tadi...


...Saat Laysha masuk keruangan ,ia melihat wanita yang menyyengol nya tadi tengah duduk diatas meja Rayyanka ,dan juga Rayyanka yang duduk menjauh dari meja itu...


..." Heh dasar OB rendahan kalau masuk ketuk pintu dulu kamu ga tau siapa saya hah,saya calon istri Rayyanka Mahatma direktur perusahaan ini kamu mau saya pecat" Ujarnya sombong memaki Laysha...


...Laysha menatap Rayyanka yang tengah menggelengkan kepalanya kemudian ia meletakkan plastik yang ia bawa sedari tadi di atas meja...


..."Maafkan saya yang lancang masuk keruangan ini nyonya saya sungguh tak tahu jika anda sedang berada di dalam " Ujar Laysha seraya berjalan mendekati Rayyanka , kemudian ia duduk diatas pangkuan Rayyanka...


Sontak saja Wanita itu berdiri dan melotot marah padanya


..."Kamu ini ****** apa OB hah " Tanya nya marah...


..."Maaf nyonya saya bukan ****** ataupun OB " Jawab Laysha kemudian mencium bibir Rayyanka di hadapan wanita itu yang kini terbatuk-batuk melihat tingkahnya...


..."Saya adalah istri sah dari Tuan Rayyanka Mahatma dan saya adalah Menantu sah di keluarga Mahtama " Tambah Laysha...


...Wanita itu melotot marah dan kemudian keluar seraya menghentakkan kaki nya, ia membanting pintu itu dengan sangat keras...


Laysha dan Rayyanka tertawa melihatnya sedangkan Bianca yang masih berada diluar menutup mulutnya menahan tawa melihat wanita itu


...Wanita itu meradang kemudian menjambak rambut Bianca yang menertawakannya...


..."Dasar ****** berani sekali kau menertawakan aku " Ujarnya...


...Bianca tentu saja tak tinggal diam ia adalah wanita yang tak bisa di injak-injak,Bianca pun membalas menarik rambut wanita itu dengan sangat kuat kemudian menyentaknya kebawah kini genggamam wanita itu terlepas pada rambut Bianca...


..." Kau pikir siapa dirimu hah berani sekali kau menarik rambut ku " Teriak Bianca...


...Wanita itu ciut karena merasa salah mencari Lawan ia pun berteriak menyuruh Bianca melepaskan rambutnya yang membuat kulit kepalanya terasa perih...


..." Awas kau karyawan rendahan " Ujar Wanita itu seraya berlalu dari hadapan Bianca yang tengah memperbaiki tatanan Rambutnya.....

__ADS_1


......................


__ADS_2