terpaksa menikahi calon suami kakak ku

terpaksa menikahi calon suami kakak ku
MODE ANTI PELAKOR


__ADS_3

Saat ini Laysha tengah duduk di ruangan Rayyanka menemani suaminya itu bekerja ia menatap keluar jendela yang terletak dilantai 60,sungguh pemandangan dari atas sini sangat indah Laysha menatap pada orang-orang yang sibuk berlalu lalang dijalanan yang macet itu ia senang berada di sini,Laysha kemudian terpikirkan sesuatu dan menoleh pada suaminya yang sedang fokus di depan laptop


"mas " panggilnya seraya tersenyum menatap Rayyanka


Rayyanka menoleh pada istrinya yang sedang tersenyum ia tahu arti dari senyuman itu pasti Laysha menginginkan sesuatu pikirnya


" Kenapa sayaang " Jawab Rayyanka lembut


"Mas Laysha betah deh disini boleh gak Laysha kerja disini jadi staf biasa juga gapapa soalnya Laysha kan belum lulus kuliah " Ujarnya mengutarakan keinginan nyeleneh nya


Rayyanka sontak saja melongo mendengar keinginan istrinya 


"Laysha sayang kalau kamu memang betah disini kamu bisa kok ikut mas sama papa tiap hari ke kantor tanpa harus bekerja,kamu sekarang adalah nyonya Mahatma mana mungkin aku mengizinkan kamu bekerja di perusahaan suami mu sendiri " Jelas Rayyanka memberi pengertian pada istrinya itu


Laysha menunduk sedih karena Rayyanka tak mengizinkan keinginan nya padahal maksud nye ingin bekerja disini adalah ingin memantau suaminya ia sungguh kepikiran dengan para staff dibawah yang sangat cantik dan sexy apalagi setelah bertemu dengan bianca sekretaris pribadi Rayyanka ia semakin dibuat khawatir,jika ia terus mengikuti suaminya kekantor setiap hari pasti orang-orang akan berpikir ia aneh dan terlalu over posesif tetapi jika ia bekerja pasti orang-orang takakan mungkin berpikiran seperti itu


Saat Laysha tengak sibuk dengan pikirannya Rayyanka bangkit dan duduk di samping istri nya yang kini cemberut manja,ia mengelus pelan Rambut wanita itu


"Dengar sayang aku taktahu apa alasan mu ingin bekerja tapi sungguh aku tak bisa mengizinkan mu bekerja disini jangankan aku bahkan papa dan mama pun pasti takakan setuju itu ,coba kamu pikirkan apa yang akan orang-orang katakan jika nyonya muda menantu tunggal keluarga mahatma bekerja sebagai staf biasa di perusahaan suaminya sendiri coba kamu bayangkan bagaimana perasaan mu jika orang-orang berkata buruk tentang ku yang tak menyuruh istrinya sendiri bekerja ,atau begini saja contoh paling mudah ayah mu juga seorang CEO di perusahaan Prameswari group kan ,coba tanya ayah mu apa dia akan memberikan mu posisi sebagai staff biasa dikantornya sendiri ,Bahkan Keysheva saja ia berikan jabatan sebagai wakil CEO dikantor itu ,benarkan ? Jangan salah paham sayang ,aku tak ingin kamu bekerja aku hanya ingin kamu fokus merawat ku dan anak kita jika memang kamu betah disini aku akan membawa mu setiap hari " jelas Rayyanka panjang kemudian mendekap istrinya menyandarkanya di dada bidang nya


Laysha terdiam tak bisa menjawab perkataan Rayyanka yang sangat masuk akan dan juga benar ia menghela nafas dan hanya diam di dada suaminya 


Tok..tokk...tokkk..


Terdengar suara ketukan pintu dari luar ,Laysha kini mengeratkan pelukan nya di dada Rayyanka

__ADS_1


"Masuk" ucap Rayyanka


Terlihatlah bianca yang datang membawa suatu dokumen ditanganya , Bianca kaget melihat pasangan itu tengah berpelukan di depannya 


" Ada apa" tanya Rayyanka singkat 


" maaf pak mengganggu ini ada dokumen penting yang harus bapak tandatangani " Jawab Bianca melirik Laysha yang sedikit mengintip ,Wajah Bianca terlihat kesal taktau apa isi pikiran wanita itu


"Yasudah taruh saja dimeja nanti akan saya tandatangani silahkan keluar" Ujar Rayyanka singkat padat dan jelas


Bianca mengangguk dan kembali keluar dari ruangan itu, setelah Bianca keluar Laysha melepaskan pelukan nya dari tubuh Rayyanka ,Laysha kemudian berlari keluar menuju pintu dengan wajah yang tertekuk 


Saat Laysah membuka pintu ia kaget karena Bianca ternyata masih ada di depan ruangan suaminya seraya menghentakkan kakinya seperti sedang menahan kesal ,Laysha menatap curiga pada tingkah Bianca 


"Aaahhh eeeeumm maaf bu saya ngerasa ada yang ketinggalan tetapi saya lupa makanya saya masih disini " Jawab Bianca gugup


Rayyanka kini keluar berdiri di samping istrinya dan menatap datar pada Bianca yang kini semakin gugup ,Rayyanka mengkode Bianca dengan kepalanya menyuruh wanita itu pergi 


" Saya permisi pak ,bu " Ucap Bianca seraya berjalan cepat di depan kedua nya


Setelah Bianca menjauh ,Rayyanka memegang pundak Laysha yang kian mencebikkan bibir nya kala melihat Bianca


"Sayang kamu mau kemana hm kenapa tiba-tiba keluar seperti ini " Tanya Rayyanka ia berusaha berbicara selembut mungkin pada Bumil yang tengah merajuk ini 


"Lepasin aku mau keruangan papa aku males sama kamu mas " Ujar Laysha seraya melepaskan tangan Rayyanka di pundak nya dan berjalan menjauhi Rayyanka menuju Lift

__ADS_1


Rayyanka tentu saja tak tinggal diam ia mengejar istri nya dan kini Mereka berdua menjadi tontonan staff disana


"Sayang kalau kamu keruangan papa aku siapa yang nemenin dong aku ga semangat nih kalau kamu gakada " Ujar Rayyanka memasang wajah sedih nya dihadapan Laysha 


Seluruh staff yang ada di lantai 60 terkejut melihat Sikap Rayyanka yang berbeda 360 derajat dari biasanya,mereka bahkan tak pernah melihat pria itu tertawa tetapi di depan istri nya Rayyanka kini menjadi pria manja dan lucu,Bahkan Bianca yang setiap hari bekerja di dekat pria itu tak pernah sekalipun melihat ia tersenyum lebar apalagi tertawa ,Bianca semakin kesal karena Laysha yang mendapatkan perhatian Rayyanka


" Bianca tolong temani pak Rayyanka diruangan nya saya malas menemani nya " ujar Laysha memanggil Bianca yang terkejut dan menatap seluruh staff yang memandang curiga padanya ,Rayyanka juga terkejut dengan ucapan Laysha ingin menjawab tetapi Laysha sudah masuk kedalam lift,Rayyanka menghela nafasnya dan kembali keruangan nya.


Laysha kini sudah tiba di lantai 65 tepatnya didepan ruangan Harun ,ia mengetuk pintu dan Harun menyuruh nya masuk


Laysha masuk keruangan Harun dan duduk di sofa yang ada didalam ruangan itu


"Lho Laysha sayang kamu kenapa kok cemberut,coba ceritakan sama papa apa yang Rayyanka perbuat sampe putri papa ini cemberut" Tanya  Harun 


"Aku eummmm " Laysha tak bisa memberi tahu alasannya merajuk pada Ray karena ia yakin Harun pasti takakan setuju juga 


"Putri kesayangan papa ingin bekerja di perusahaan ini sebagai staff biasa " ujar Rayyanka yang tiba-tiba masuk kedalam 


Harun terkejut dan menatap Laysha yang sedang menunduk tak disangka Harun malah tertawa terbahak-bahak membuat dua anaknya menatap bingung pada orang tua itu


"Laysha kenapa ngidam mu random sekali nak,tentu saja papa takakan setuju ,kamu itu putri papa tak mungkin papa memperkerjakan putri papa sebagai staff biasa kamu mau papa di goreng sama mama mu hm seandainya mama mu tau bisa dipastikan kami berdua akan digoreng hidup-hidup karena menyuruh anak kesayangan nya bekerja " ujar Harun yang masih tertawa terpingkal-pingkal.


*


*

__ADS_1


__ADS_2