
...Pesta mereka usai pada jam 12 malam ,Leon ternyata juga mengadakan pesta disko untuk teman-temannya,Sheva sebenarnya sudah sangat lelah karena ia juga tengah berbadan dua saat ini tetapi ia harus memaksakan dirinya karena Leon yang sedari tadi menahan nya untuk tetap diam di samping pria itu ,Sheva dan Leon juga sudah berganti pakaian yang lebih santai tetapi Masih dengan Tema pengantin , seluruh tamu undangan dari perusahaan sudah pulang dan seluruh keluarga Sheva juga sudah pulang kini tinggallah Sheva bersama Leon dan temen-temennya ,Sheva jengah tubuhnya terasa pegal...
..."Leon aku sudah sangat lelah jika kau tak kasihan padaku setidaknya pikirkan anak mu ,jika aku kelelahan anakmu tidakakan bertahan lama di dalam sana " Ujar Sheva sedikit menekan Leon...
Leon menatap tajam padanya
..." Jangan kau apa-apakan anak ku rawat dia sebaik mungkin akan ki berikan apapun yang kau mau ,pergi lah kekamar duluan nanti aku akan menyusul" Jawab Leon pada Sheva yang sudah berlalu dari aula pesta itu menuju kamarnya dan Leon sekarang....
...Sesampainya dikamar Sheva mengganti seluruh pakaian nya dengan gaun tidur berbahan sutra sangat cantik dan mewah terlihat cocok dikulit putih mulusnya,Sheva kemudian menjatuhkan tubuh lelah nya kekasur besar itu ,ia melamun menatap langit-langit kamar yang kini akan menjadi kamarnya ,seraya mengelus perut Ratanya ia kembali mengenang masa-masa ia dan Rayyanka membuat Rencana untuk masa depan mereka ,Rayyanka bahkan berjanji padanya setelah menikah nanti ia akan membawa Sheva ke Swiss dan akan menjadikan ia satu-satunya Ratu di hati dan juga di hidupnya ,Sheva menghela Nafasnya itu semua sudah menjadi kenangan-kenangan yang harus diucapkan selamat tinggal, nasi sudah menjadi bubur Rayyanka sudah tau siapa dia sebenarnya takada harapan lagi untuknya masuk ke hati pria itu bahkan kini Tameng Rayyanka dan Laysha menjadi semakin kuat dengan adanya Hasna Dan Harun ,ia masih mengingat ucapan Hasna tempo Hari yang sangat menatap benci padanya Sheva menutup matanya guna menjauhkan pikirannya dari bayang-bayang Rayyanka ,saat ia tengah menutup mata terdengar suara pintu terbuka ia kemudian membuka matanya dan melihat Leon masuk seraya menatap kearahnya,Sheva sudah tau apa arti tatapan pria itu tanpa basa-basi ia melepas gaun tidurnya sebelum Leon memberikan obat yang akan membuatnya semakin lelah nantinya...
...Leon tersenyum senang menatap Sheva yang melucuti pakaiannya sendiri tanpa diminta ,Leon juga melakukan hal yang sama melepas seluruh pakaian yang ia kenakan saat ini dan berjalan kearah Sheva yang sudah duduk tenang dengan tubuh polosnya...
..."Kau sepertinya sudah sangat tak sabar istriku" ujar Leon yang kini sudah berada dihadapan Sheva ,Sheva tersenyum terpaksa seraya mengelus Rahang Leon yang bersih dan mulus tanpa rambut disana...
__ADS_1
..." aku selalu menantikan mu sayang " Jawab Sheva seraya mencium bibir Leon ,Leon sudah tak tahan lagi dengan obrolan mereka ia langsung menyerang wanita itu dengan sangat brutal...
...Leon dan Sheva 2 anak manusia yang sama-sama haus akan bercinta kini tengah bergelung nikmat diatas ranjang mereka menikmati malam yang semakin larut dan dingin dibawah Kungkungan Leon Sheva terus mendesah nikmat merasakan lidah pria itu yang tengah mengeskpor gunung kembarnya tangan nya pun tak tinggal diam ,dibawah sana Tangan Leon juga sedang membelai miliknya yang terasa sangat Banjir lama mereka dengan posisi itu dan kini saatnya bagi Leon memasuki segitiga bermuda wanita yang kini sudah menjadi istrinya...
..."Lebarkan kaki mu sayang " suruh Leon , Sheva menuruti permintaan lelaki itu , mereka bercinta dengan sangat erotis tak kenal lelah Leon terus saja menggepur Sheva hingga keringat membasahi tubuh mereka berdua sudah berbagai gaya mereka lakukan dan entah sudah berapa kali Leon lepaskan di dalam rahim Sheva malam ini,Leon dan Sheva seolah tak bosan dengan kegiatan mereka , pergaulan bebas yang mereka rasakan membuat mereka sama-sama kecanduan dengan bercinta ,malam ini adalah malam pertama mereka sebagai pasangan suami istri dan malam ini menjadi malam sekian yang mereka habiskan di ranjang itu,Seperti saat ini jam sudah menunjukkan pukul 4 dinihari Leon masih terus saja memainkan lidahnya diarea sensitif Sheva ,Sheva sebenarnya lelah dan ingin sekali beristirahat ia sudah lelah seharian dipesta pernikahannya dan sekarang sepanjang malam ia harus melayani nafsu setan Leon yang seolah tak mengenal kata lelah, entah sudah berapa puluh kali Sheva orgasme hingga membanjiri area pahanya...
..."Sayang aku lelah aku sudah tak bisa sekuat dulu karena saat ini ada anakmu yang harus aku jaga " Ujar Sheva pelan, sungguh jika saja ia tak menggunakan alasan anak tak mungkin Leon mau berhenti sampai lelaki itu puas...
...Leon berhenti menghentakkan miliknya di liang wanita itu karena mendengar kata "anakmu"ia sangat menginginkan anak darah dagingnya sendiri dengan terpaksa ia menyudahi permainannya dan membiarkan Sheva beristirahat....
...Tak butuh waktu lama Sheva akhirnya terlelap sangking lelahnya, Leon mendekat pada Sheva yang sudah memejamkan matanya menyelimuti tubuh polos istrinya dan mencium kening Sheva mesra ,ia juga mengelus perut yang saat ini ada nyawa didalamnya, setelah itu Leon masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang sangat lengket....
...Pagi tiba membangunkan Leon yang terlelap disamping Istrinya,ia kemudian menatap pada Sheva ya masih nyenyak dengan tidurnya tak ingin menganggu wanita itu Leon berlalu kekamar mandi untuk sekedar mencuci wajahnya dan menggosok giginya karena ia sudah mandi tadi subuh , setelah selesai Leon menuju walk in closet yang terhubung dikamar itu ia memilih pakaiannya sendiri, setelah mengenakan pakaian lengkapnya untuk kekantor Leon berjalan menuju kearah Sheva yang masih lelap dengan tidurnya,ia mencium kening wanita itu sejenak dan berlalu keluar kamar....
__ADS_1
...Kembali pada keluarga Laysha dan Rayyanka saat ini mereka tengah sibuk dengan kondisi Laysha yang sepertinya kembali mual muntah atau morning sickenss terhitung sudah 6x ia bolak-balik ke kamar mandi tetapi takada sedikit pun yang keluar dari perut nya ,Hasna menatap iba pada menantu saat ia hamil dulu ia tak separah Laysha mungkin dikarenakan usia Laysha yang masih mudah makanya ia mengalami Morning Sickness yang begitu parah pikirnya...
..."Sayang makan ya biar kamu ada tenaga nya kasian anak kita kalau kamu lemes ga mau makan begini" Ujar Rayyanka sejak tadi ia terus membujuk istrinya tetapi Laysha terus saja menggeleng...
..." Laysha sayang bener kata Rayyanka kalau kamu ga bisa memaksakan diri untuk mengisi perut mu kamu akan semakin lemas kamu bilang takut dengan jarum suntik sekarang pilih kamu mau maksain makan atau di infus biar tenaga mu tetap ada " Bujuk Hasna mendengar itu Laysha menangis...
..."Maaamaaaaaaaaaa " Tangis nya ,Hasna dan Rayyanka terkekeh melihat tingkah lucu Laysha saat ini...
..."Laysha mau makan ikan bakar buatan mama " Ujar Laysha di sela tangisnya , Rayyanka gemas dan memeluk erat wanita itu...
...Hasna mengangguk seraya berlalu keluar kamar membuatkan makanan yang di inginkan menantu kecilnya......
......................
__ADS_1