
...Ruangan yang tadinya sangat ribut kini kembali tenang setelah Satpam rumah sakit itu memberi peringatan pada mereka semua ,Wati juga sudah ditangani oleh Dokter ia masih tak sadarkan diri dan kini diberi Infus ,Laysha menatap ngeri pada tangan ibunya yang terpasang infus sekujur tubuhnya merinding karena Laysha memang memiliki phobia terhadap jarum suntik TRYPANOPHOBIA namanya ,Saat ini Laysha dan Hasna berada diruangan Wati menjaga wanita itu ,Rayyanka juga tak ingin istrinya menjadi stres dan mengganggu kehamilannya jika terus berada diruangan Sheva biarlah para lelaki yang menyelesaikannya kata Rayyanka...
...Dan saat ini diruangan Sheva mereka duduk terpisah agar Effendi sedikit jauh dengan Leon yang sudah babak belur dan mengeluarkan darah di sudut bibirnya karena pukulan Effendi....
..."pak Effendi sekarang bisa kita bicarakan baik-baik masalah ini?" Tanya Harun , Effendi hanya menganggukkan kepalanya...
..."Baiklah disini saya mewakili pak Effendi karena dia adalah besan saya ,bukan saya bermaksud ikut campur tetapi saya hanya menengahi masalah kalian " Jelas Harun...
..."Jadi dengan apa yang sudah kamu jelaskan pada kami,dan kamu pun mengakui jika anak yangada dikandungan Keysheva putri sulung pak Effendi adalah anak kamu darah daging kamu apakah kamu siap bertanggung jawab dengan apa yang sudah kalian perbuat nak Leon ", Sambung Harun lagi...
..."Saya siap mempertanggung jawabkan perbuatan saya pak dan saya siap menikahi Keysheva dan menjadikan istri saya " Jawab Leon lugas...
..."TIDAK AYAAH SHEVA TAKMAU MENIKAH DENGAN LEON SHEVA HANYA INGIN MENIKAH DENGAN RAYYANKA AYAH " teriak Sheva yang sedari tadi diam memperhatikan mereka, Effendi meradang dan bangkit dari duduknya mendekati Sheva...
PLAAAKKKKKKK
...Satu tamparan kembali mengenai pipi gadis itu ,Harun bangkit menenangkan Effendi...
..."TUTUP MULUT MU ANAK SETAN DASAR MURAHAN JANGAN LAGI KAU MEMPERMALUKAN KU SUDAH UNTUNG ADA YANG MAU MENERIMA DIRIMU YANG SUDAH KOTOR DAN MURAHAN JANGAN LAGI KAU MENYEBUT NAMA RAYYANKA MENANTU KU DENGAN MULUT KOTOR MU ITU ANAK TAKTAHU DIRI" teriak Effendi di depan wajah Sheva yang menangis mendengar ucapan ayahnya...
..."Sudah pak tenang ayo kita bicarakan baik-baik" pinta Harun seraya membawa Effendi kembali ke sofa tempat mereka berkumpul...
"Kau " tunjuk Effendi pada Leon yang menunduk takut melihatnya
__ADS_1
..."aku tak ingin anak itu terus ada di rumah ku siapkan pernikahan kalian secepatnya dan segera bawa dia pergi terserah padamu mau kau apakan anak itu aku tak peduli aku minta dalam 1 Minggu ini kau sudah harus mempersiapkan segala keperluan pernikahan kalian " Ujar Effendi tegas ,Leon hanya mengangguk patuh padanya...
"KELUAR " teriak Effendi lagi
...Leon bergegas keluar dari ruangan itu,ia sudah kehilangan harga dirinya di hadapan Effendi,ia sungguh menyesal berlagak santai saat mendatangi Keluarga Effendi tanpa dampingan bodyguard....
...Leon berjalan santai keluar rumah sakit dengan wajah yang membiru dan darah yang sudah mengering...
...Diruangan Wati kini Laysha dan Hasna sibuk menenangkan wanita ia yang berteriak histeris dan menangis,Laysha tak kuat melihat keadaan ibunya ia berlari keluar menuju ruangan Sheva ,Laysha mendobrak pintu itu menggagetkan seluruh orang yang ada disana kini menatap nya...
..."Ayaaahh tolong ibu ,ibu teriak sambil menangis ayaah tolong ibu " Ujar Laysha airmata mengalir deras di pipinya ,Rayyanka bangkit kemudian mendekap tubuh istrinya yang bergetar,Effendi dan Harun berlari keluar menuju ruangan Wati ,Sheva menatap benci pada keduanya yang kini berpelukan dihadapannya matanya berkilat menahan amarah melihat bagaimana perhatian nya Rayyanka terhadap Laysha , setelah Laysha agak tenang ia mendongak menatap Rayyanka...
..." Ayo mas kita keruangan ibu " Ajaknya ,Rayyanka mengangguk kemudian menggandeng tangan istrinya keluar dari ruangan itu ,kini tinggalah Sheva sendirian ia berteriak seraya memukuli perutnya seperti orang gila karena masalah yang tengah menimpanya saat ini.....
..."Maaf pak istri bapak sepertinya mulai mengalami depresi ringan " Ujar Dokter itu pada Effendi...
...Effendi hanya bisa mengangguk dan memijat pelan kening nya yang mulai berdenyut,Harun mendekati pria itu dan menepuk pelan punggungnya...
"Yang sabar pak saya akan bantu menyelesaikan masalah kalian " Ujar Harun tulus
..."Saya sungguh malu dengan keluarga kalian pak aib keluarga saya terpampang jelas dihadapan kalian sungguh saya merasa sudah tak memiliki wajah lagi sekarang ditambah lagi istri saya yang depresi saat ini " Ujar Effendi ia menangis dihadapan Harun dan Hasna yang menatap iba padanya...
..." Saya permisi sebentar ya pak " Ujar Hasna ia kemudian keluar dan melihat kearah Rayyanka dan Laysha yang duduk di kursi tunggu ...
__ADS_1
..."Lho kenapa ga masuk nak,masuk aja ibu kamu lagi istirahat tenangin ayah kamu ,kasian ayah kamu lagi nangis " Ujar Hasna pada Laysha...
..." iya mah Ray ga bolehin Laysha masuk tadi takutnya Laysha kebawa emosi kan ga baik buat kandungannya " jawab Rayyanka ...
"mama kenapa keluar " Tanya Rayyanka lagi "
..." ahhh eum mama mau beli minum mama haus " Jawab Hasna ragu...
..."Ya udah biar Ray yang beliin mama tolong jagain Laysha ya " Ujar Rayyanka ,Hasna memegang tangan putranya dan menggeleng...
..."Ray gausah nak mama bisa kok beli sendiri kamu jagain Laysha aja,Laysha lebih butuh kamu gapapa kok mama janji gak lama " jawab Hasna tersenyum meyakinkan putranya...
Ray mengangguk kemudian masuk bersama Laysha
...Hasna memastikan mereka berdua benar-benar sudah masuk dan ia berjalan kearah ruangan Sheva ,ya Hasna berbohong pada anak menantunya ,ia ternyata pergi keruangan Keysheva...
Ia masuk kedalam dan melihat Sheva yang masih memukuli perutnya
..."Apa yang kau lakukan " Ujar Hasna marah ia mendekat pada Sheva dan menampar gadis itu ,Sheva terkejut Hasna yang datang secara tiba-tiba dan menamparnya...
..."Dasar wanita bodoh dimana perasaan mu hah,kau dengan tega memukuli anak yang tak berdosa itu seharusnya kau malu padanya karena sudah berbuat kotor dasar taktahu malu saat membuatnya kau tak pikir panjang dan asik bergaul sana-sini dengan banyak pria lalu kau menuduh putra ku yang jelas-jelas tak pernah menyentuhmu kau pikir aku apa hah,kau pikir aku tak mendidik putra ku dengan baik,aku yang menjaga nya sedari kecil dan aku pastikan ia takakan pernah menyentuh wanita manapun terlebih kupu-kupu malam seperti mu , beruntung sekali aku tak mendapatkan menantu seperti mu setelah ini aku akan bersujud pada Allah karena sudah menukar jodoh anakku dengan wanita baik-baik seperti Laysha,ku ingatkan pada mu Jangan pernah mengganggu hubungan putra dan menantu ku apalagi sampai mencelakai menantu kesayanganku ,kau taktahu seperti apa aku Keysheva jika aku tahu kau melukai perasaan Laysha ataupun menyentuh fisiknya akan ku pastikan aku sendiri yang akan memberi mu pelajaran " Tegas Hasna pada Sheva yang saat ini terdiam , ia sungguh tak menyangka wanita yang selama ini lembut padanya ternyata sangat mengerikan.....
......................
__ADS_1